TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Yuk, Cari Tahu Pengertian Beserta Perbedaan Gaya dan Gerak

Meski saling berkaitan, gaya dan gerak ternyata memiliki perbedaan

Freepik/greggalas971

Dalam kehidupan sehari-hari, saat kita melakukan aktivitas pasti melibatkan gaya dan gerak. Misalnya, mengayuh sepeda, mengangkat barang, memindahkan kursi, atau menendang bola.

Namun pada dasarnya, gaya dan gerak tersebut merupakan dua hal yang berbeda, lho.

Gaya dan gerak memiliki perbedaan sendiri yang dapat memudahkan kita mengindentifikasi apakah aktivitas yang dilakukan termasuk gaya atau gerak.

Lantas, apa sih yang dimaksud dengan gaya dan gerak? Apa saja perbedaan gaya dan gerak itu? Apakah gaya dan gerak memiliki jenis-jenisnya sendiri?

Agar ilmu pengetahuan si Kecil semakin bertambah, yuk cari tahu tentang pengertian dan perbedaan gaya dan gerak, Ma. Disimak informasi yang telah Popmama.com rangkum ini sampai akhir, ya!

1. Apa yang dimaksud dengan gaya dan gerak

Freepik/goumbik

Gaya merupakan sebuah dorongan atau tarikan yang menyebabkan suatu benda menjadi bergerak, sedangkan gerak adalah perpindahan posisi suatu benda dari tempat satu ke tempat lain (dengan bebas dan tidak terikat).

Gaya juga dapat diartikan sebagai besaran yang memiliki besar dan arah tertentu, sedangkan gerak adalah benda yang posisinya berpindah dari tempatnya berada, yang disebabkan oleh gaya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gaya adalah kesanggupan untuk berbuat dan sebagainya. Pengertian gerak menurut KBBI adalah peralihan tempat atau kedudukan, baik hanya sekali maupun berkali-kali.

Sementara dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), gaya adalah dorongan atau tarikan yang dapat menyebabkan benda bergerak, sedangkan gerak adalah perpindahan posisi benda dari tempat asalnya karena adanya gaya.

2. Perbedaan gaya dan gerak

Freepik/av-photography

Gerak pada suatu benda dapat terjadi karena pengaruh gaya. Tidak heran jika gerak dan gaya saling berhubungan erat.

Misalnya pada sebuah sepeda. Benda tersebut dapat bergerak karena ada orang yang mengayuhnya (memberikan gaya). Lantas, apa perbedaan gaya dan gerak?

Nah, berikut ini adalah perbedaan gaya dan gerak yang telah Popmama,com rangkum,

  1. Gaya dapat menyebabkan benda bergerak, sedangkan gerak dapat terjadi karena pengaruh gerak.
  2. Gaya dapat membuat gerak benda semakin cepat atau lambat, sedangkan gerak tidak dapat melambat atau dipercepat tanpa adanya gaya.
  3. Gaya merupakan sesuatu yang tidak bisa dilihat, tetapi dapat dirasakan. Sementara gerak bisa dilihat.
  4. Gaya dapat mengubah arah gerak benda, sementara gerak tidak bisa mengubah arah benda.
  5. Gerak dipengaruhi oleh gaya, sedangkan gaya tidak harus dipengaruhi gerak.
  6. Gaya dapat memengaruhi bentuk benda dari dorongan atau tarikannya, sedangkan gerak tidak memengaruhi bentuk benda.
  7. Gerakan benda dapat disebabkan oleh adanya gaya, sedangkan benda yang bergerak belum tentu memiliki gaya.

3. Jenis-jenis gaya dan gerak

Freepik/debphotography

Gaya dan gerak memiliki jenis-jenisnya tersendiri. Adapun jenis-jenis gaya dan gerak adalah sebagai berikut.

1. Jenis-jenis gaya

Gaya terbagi dalam enam jenis, yakni gaya magnet, gaya listrik, gaya otot, gaya gravitasi, gaya pegas, dan gaya gesekan. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis gaya.

  • Gaya magnet merupakan gaya yang diakibatkan oleh adanya daya tarik magnet. Magnet memiliki dua kutub, yakni kutub utara dan selatan.
  • Gaya listrik merupakan gaya yang timbul karena adanya arus listrik yang mengalir.
  • Gaya otot ini adalah gaya yang dihasilkan oleh kerja otot manusia. Otot akan bertambah besar dan kuat ketika seseorang mengangkat beban.
  • Gaya gravitasi merupakan gaya yang timbul karena adanya daya tarik bumi. Ketika sebuah benda dilempar ke atas, benda tersebut akan jatuh ke bawah.
  • Gaya pegas adalah gaya yang dihasilkan oleh kerja benda elastis. Kekuatannya ditimbulkan oleh karet atau pegas lentur yang diregangkan.
  • Gaya gesek adalah gaya yang dihasilkan dari dua permukaan benda yang saling bergesekkan.

2. Jenis-jenis gerak

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica (2015), gerak dalam fisika berubah seiring dengan waktu posisi atau orientasi tubuh. Gerak di sepanjang garis atau kurva disebut terjemahan.

Gerak dapat memengaruhi sebuah benda berdasarkan jenisnya, yakni sebagai berikut.

  • Gerak lurus adalah gerak yang lintasannya berbentuk lurus.
  • Gerak parabola adalah gerak yang lintasannya berbentuk parabola.
  • Gerak melingkar adalah gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran.

Sementara berdasarkan percepatannya, gerak terbagi menjadi dua jenis, yakni:

  • Gerak beraturan, gerak ini percepatannya sama dengan nol (a = 0) atau gerak dengan kecepatan yang konstan.
  • Gerak berubah beraturan, gerak tersebut adalah gerak yang percepatannya konstan (a = konstan) atau kecepatan geraknya berubah secara teratur.

4. Contoh gaya dan gerak dalam kehidupan sehari-hari

Freepik/liza-summer

Berikut adalah contoh gaya dan gerak dalam kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, baik secara sadar maupun tidak.

1. Contoh gaya

  • Meja atau kursi yang didorong untuk memindahkan tempat.
  • Menarik ember dalam sumur dengan sebuah katrol.
  • Mengangkat kardus, baik beserta isinya maupun tidak.
  • Menendang bola ke arah kiper.
  • Mengangkat benda ke atas lemari.
  • Menarik karet pada ketapel.
  • Melempar bola ke atas, hingga turun dan jatuh dengan sendirinya.

2. Contoh gerak

  • Berjalan kaki dari sekolah ke rumah.
  • Air yang mengalir dari hilir ke hulu.
  • Air hujan yang jatuh dari langit.
  • Mobil yang berjalan dengan kecepatan tetap menuju tempat tertentu.
  • Kelereng yang menggelinding pada permukaan licin.
  • Sepeda yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
  • Karet yang memanjang karena ditarik.

Itulah pengertian dan perbedaan gaya dan gerak, Ma. Secara sederhana, perbedaan gaya dan gerak dapat dilihat dari bentuknya, di mana gaya adalah kekuatan yang membuat benda menjadi bergerak.

Baca juga:

The Latest