TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Mayat Bayi Ditemukan di Kamar Kos, Penghuninya Pergi 5 Bulan yang Lalu

Pemilik kos menyebut bahwa penghuni kamar pergi dengan alasan ingin refreshing ke Kendari

Unsplash/?? Janko Ferlič

Kabar menyedihkan belum lama ini menggegerkan warga di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Pada Sabtu (4/6/2022), warga setempat dikejutkan dengan penemuan mayat seorang bayi di dalam kardus berbalut lakban di sebuah kamar kos.

Ironisnya, kamar kos tersebut telah ditinggalkan penghuninya sejak lima bulan yang lalu. Penghuni kos yang merupakan seorang perempuan berinisial NM diduga telah meninggalkan Makassar.

Untuk lebih lengkapnya, berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai mayat bayi ditemukan di kamar kos yang tak berpenghuni.

1. Kronologi ditemukannya mayat bayi di dalam kamar kos

Pexels/kat wilcox

Pada Sabtu (4/6/2022), seorang pemilik kamar kos di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar dikejutkan dengan penemuan mayat bayi di dalam kamar kos miliknya. Kamar kos tersebut dimiliki oleh pasangan suami istri bernama Syamsul dan Nulfa Anugrahwati.

Nulfa mengungkapkan bahwa kamar kos yang disewa seorang perempuan berinisial NM itu telah ditinggalkan sejak lima bulan lalu. Pada Desember 2021, NM mengatakan kepada Nulfa bahwa ia ingin pergi ke Kendari untuk refreshing.

Namun, sejak pergi, NM tidak pernah kembali lagi ke kamar kosnya tersebut.

2. Pemilik kamar kos mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar kos

Unsplash/Denny Müller

Sebelum menemukan mayat sang bayi, Nulfa sempat mencium aroma tidak sedap seperti bau terasi dari dalam kamar kos NM. Khawatir ada tikus, Nulfa pun mengecek kondisi dalam kamar, tetapi kardus yang berisi mayat bayi tersebut masih belum dicurigai Nulfa dan diabaikannya.

Alhasil, Nulfa masih berulang kali mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar tersebut. Bahkan, saat kardus tersebut dipindahkan, bau tersebut masih bisa tercium.

3. Isi dari kardus tersebut

Unsplash/Brandable Box

Mulai curiga dengan bau dari kardus itu, Nulfa akhirnya memberanikan diri untuk mengecek isi dari kardus tersebut. Kardus tersebut dibungkus dengan dua lapis kantong plastik yang setiap lapisnya dibalut dengan lakban cokelat. 

Setelah berhasil membuka semua lakban, Nulfa menemukan sebuah parang, tas ransel, dan dua benda yang terbungkus kantong plastik. Lagi-lagi, kantong plastik tersebut juga dibalut dengan lakban cokelat. 

Satu kantong plastik berisi satu butir telur kosong yang hanya tersisa cangkangnya, sementara benda yang satunya lagi berbentuk kotak seperti kardus sepatu. Saat kotak tersebut dibuka, benda tersebut langsung mengeluarkan bau yang semakin menyengat.

Saat mengintip isi dari kotak tersebut, Nulfa melihat sesuatu yang menyerupai pasir. Karena kaget, Nulfa langsung mendorong benda tersebut, kemudian memanggil suaminya, Syamsul.

Syamsul pun mencoba untuk membuka kotak tersebut, dan sontak kaget saat melihat isinya. Di dalam kotak tersebut, Syamsul melihat sebuah kain bermotif kulit ular.

4. Ketua RT dan pihak kepolisian akhirnya turun tangan

Unsplash/?? Janko Ferlič

Semakin yakin bahwa ada yang tidak beres, Syamsul dan Nulfa akhirnya melapor kepada ketua RT yang kemudian datang bersama warga sekitar. Selain itu, mereka juga menelepon polisi untuk menyelidiki barang mencurigakan tersebut. 

Setelah balutan kain bermotif ular tersebut dibuka, semua terkejut karena menemukan rambut dan tulang kepala. Mayat bayi yang hanya tersisa rambut dengan tulang kepala itu selanjutnya dibawa polisi untuk diselidiki lebih lanjut. 

Pemilik kamar kos sempat berusaha untuk menghubungi NM. Namun, hingga saat ini, tidak ada kabar dari perempuan yang sempat tinggal di kos tersebut.

Itulah informasi terkait mayat bayi ditemukan di kamar kos yang tak berpenghuni. Semoga pelaku yang meninggalkan bayi malang tersebut dapat segera ditemukan ya.

Baca juga:

The Latest