TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Aktivitas untuk Mendukung Perkembangan Bayi 4 Bulan

Aktivitas ini dapat dilakukan Mama di rumah, lho!

Pexels/Victoria Akvarel

Tumbuh kembang si Kecil adalah fase yang tidak ingin dilewatkan orangtua. Perkembangan buah hati yang mempelajari berbagai hal baru memberikan kejutan yang selalu membahagiakan bagi Mama setelah mengetahui si Kecil dapat melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak dapat dilakukannya.

Dengan euforia yang dihasilkan dari menjadi penonton perkembangan si Kecil, orangtua seringkali juga ingin ambil bagian dalam perkembangannya. Akan tetapi, menyaksikan si Kecil melakukan perkembangan dengan kecepatan yang tidak diperkirakan pada setiap pertambahan bulan usianya tidak jarang juga membuat orangtua perlu berpikir keras dan kreatif untuk dapat mendukung perkembangannya.

Bayi berusia 4 bulan dapat melakukan berbagai hal lebih dari bulan-bulan sebelumnya. Pada usia 4 bulan, si Kecil dapat mengekspresikan banyak hal, seperti bersuara dengan berbagai nada tangisan yang menarik perhatian mama dan berguling ke belakang dari perutnya. Hal tersebut disebabkan bayi pada usia ini mengalami pembelajaran terus-menerus dalam otaknya.

Untuk mendukung perkembangan si Kecil yang semakin terampil dalam mengekspresikan dirinya, berikut adalah aktivitas untuk mendukung perkembangan bayi 4 bulan yang dirangkum Popmama.com khusus untuk Mama. Disimak, yuk, Ma!

1. Bicara pada bayi Mama

Freepik

Fakta tentang bayi yang jarang diketahui adalah si Kecil menyukai suara mama dan orang-orang yang sering menghabiskan waktu bersamanya. Meskipun si Kecil sering terlihat tidak mendengarkan, otaknya memfokuskan perhatian sepenuhnya pada suara mama ketika berbicara.

Aktivitas berbicara kepada si Kecil akan membantunya mempelajari bahasa dengan lebih cepat dan mengembangkan fokus otaknya. Oleh karena itu, Mama dapat melakukan aktivitas ini untuk mendukung perkembangan bahasa dan kognitifnya.

Cara untuk melakukan aktivitas yang satu ini tidak jauh berbeda dengan kebiasaan Mama berbicara pada si Kecil sehari-hari. Akan tetapi, Mama dapat memaksimalkannya dengan berbicara pada si Kecil di ruangan yang tenang.

Mama juga dapat mengucapkan beberapa kata berulang kali untuk memaksimalkan pemerolehan bahasa yang diproses si Kecil. Kemudian, kata-kata yang diucapkan dapat dilakukan dengan mata yang menatap bayi sembari melakukan gerakan kecil untuk membantu buah hati memahami dan mengembangkan fokusnya secara bersamaan.

Wah, meskipun mudah, manfaatnya sangat baik untuk si Kecil, ya, Ma. Patut dicoba, nih!

2. Ajak si Kecil becermin

Unsplash/Shot By Ireland

Cermin memiliki fungsi refleksi. Benda itu mengembalikan bayangan diri kita sendiri pada penglihatan kita di depannya.

Setidaknya itulah pemahaman orang dewasa mengenai cermin. Namun, bayi mama belum memiliki pemahaman tersebut. Bayi tidak melihat dirinya sendiri yang berada dalam pantulan cermin. Ia belum memahami bahwa cermin merefleksikan dirinya.

Nah, dengan mengajak si Kecil becermin, Mama akan memperoleh manfaat, antara lain:

  • Membantu si Kecil memahami refleksi pada cermin. Dengan mengajak si Kecil becermin, bayi mama akan melakukan beberapa ekspresi di wajahnya yang akan dipantulkan oleh cermin. Ekspresi yang diwujudkan si Kecil tentu berbeda dengan mimik yang Mama tampilkan. Dengan begitu, si Kecil perlahan akan memahami konsep refleksi yang terjadi pada cermin.
  • Membantu mengembangkan kemampuan berekspresi pada bayi. Di depan cermin, si Kecil akan menunjukkan beberapa ekspresi. Ekspresi yang ditampilkannya tersebut membantu kerja otot wajah bayi dan ekspresi-ekspresi yang dapat dilakukannya berkembang.
  • Membantu menyibukkan si Kecil. Bayi menyukai refleksi yang ditampilkan cermin. Dengan begitu, aktivitas ini akan memberikan Mama sedikit ruang dan waktu yang santai sementara si Kecil fokus terhadap cermin di hadapannya.

Meskipun demikian, Mama tetap harus berhati-hati untuk memastikan keamanan si Kecil dalam melakukan aktivitas yang satu ini, ya. Cermin terbuat dari kaca yang dapat berbahaya sewaktu-waktu bagi bayi mama apabila pecah.

3. Bermain menggelindingkan bola

https://shopee.co.id

Bayi menyukai benda yang bergerak. Aktivitas yang satu ini akan sangat menyenangkan bagi si Kecil, terlebih jika Mama menggunakan bola warna-warni. 

Visual yang dihasilkan dari warna bola juga akan sangat membantu dalam melakukan aktivitas menggelindingkan bola bersama si Kecil. Dengan begitu, bayi Mama dapat memperoleh manfaat berikut:

  • Membantu bayi memahami gerakan. Gerakan bola yang menggelinding karena sentuhan si Kecil dapat mengajarinya bahwa gerakan tubuh yang dihasilkannya pada bola sebagai objek dapat menghasilkan gerak pada objek tersebut pula.
  • Membantu bayi memahami warna. Warna-warni pada bola secara tidak langsung membantu si Kecil memahami warna. Bayi mama cenderung lebih menyukai warna-warna terang karena visualisasinya yang terlihat lebih menarik di mata si Kecil.
  • Membantu meningkatkan cengkraman bayi. Dalam bermain, si Kecil akan mencoba memegang atau menggenggam bola. Untuk dapat melakukannya, bayi mama memerlukan cengkraman yang baik. Oleh karena itu, usaha berulang kali dalam mendapatkan cengkraman tersebut akan membantu meningkatkan cengkraman tangannya.

4. Ajak si Kecil bermain gelembung

Pixabay/Andrew Martin

Aktivitas yang satu ini menuntut sedikit lebih kreativitas mama. Mama dapat menggunakan air sabun untuk membuat bahan gelembung yang akan ditiupkan. Dengan begitu, Mama dan si Kecil dapat melakukan permainan gelembung.

Permainan ini dapat memberikan manfaat-manfaat yang baik bagi si Kecil, di antaranya:

  • Membantu perkembangan sensorik. Dalam melakukan aktivitas ini, bayi mama akan menyentuh gelembung yang dihasilkan. Begitu pula gelembung yang dapat mendekati si Kecil, lalu disentuh oleh bayi mama. Sentuhan antara bayi dan gelembung dalam aktivitas ini dapat membantu perkembangan sensoriknya. Hal tersebut menghasilkan kesadaran sensorik pada bayi.
  • Membantu perkembangan motorik. Untuk dapat menyentuh gelembung, bayi mama akan bergerak. Gerakan yang dilakukan si Kecil akan mengikuti arah gelembung. Dengan begitu, lengan bayi mama akan melakukan banyak gerak yang membantu mengembangkan kemampuan motoriknya.
  • Membantu koordinasi tangan dan mata. Kemampuan koordinasi tangan dan mata menjadi manfaat aktivitas ini sebab si Kecil perlu memperhatikan arah pergerakan gelembung untuk dapat mengoordinasikan tangannya menangkap gelembung tersebut.

Namun, Mama harus tetap waspada dalam memastikan pergerakan gelembung yang dihasilkan agar tidak mengenai mata si Kecil. Demikian pula dengan peniup gelembung yang dapat membahayakan si Kecil jika berada terlalu dekat dengan jangkauannya.

5. Latihan fisik ringan

Freepik

Tidak hanya orang dewasa yang memerlukan latihan fisik, bayi juga memerlukannya. Akan tetapi, bayi tidak memerlukan latihan fisik yang berat seperti orang dewasa.

Bayi memerlukan latihan fisik yang ringan. Aktivitas tersebut ditujukan untuk menggerakan bagian tubuh si Kecil. Untuk itu, aktivitas latihan fisik bayi ini dapat dilakukan dengan menggunakan mainan sebagai pancingannya.

Mama dapat mengajak si Kecil bermain untuk meraih mainannya. Dengan begitu, si Kecil akan menggerakan anggota tubuhnya. Pergerakan anggota tubuh bayi akan membuat fungsi tubuhnya meningkat.

Selain itu, bayi mama juga akan memperoleh manfaat berupa kesadaran atas gerakan yang dapat dilakukannya dengan bagian tubuhnya sendiri. Dalam aktivitas yang telah dilakukan, misalnya, bayi akan memahami bahwa tangan dan kakinya dapat bergerak sesuai kemauannya.

Nah, itulah aktivitas untuk mendukung perkembangan bayi 4 bulan. Perlu diketahui, melakukan aktivitas yang membersamai si Kecil dalam mendukung perkembangannya tidak hanya membantu proses tumbuh kembang bayi, tetapi juga meningkatkan ikatan mama dan si Kecil, lho.

Kalau begitu, dari aktivitas yang disajikan di atas, mana yang ingin Mama coba lakukan bersama si Kecil di rumah? Have fun, Ma!

Baca juga:

The Latest