TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Refleks Tonic Neck pada Bayi, Apa Manfaatnya?

Mungkin tampak aneh, namun refleks pada bayi sangat penting untuk perkembangannya, Ma

Unsplash/Felipe Salgado

Sejak hari pertama, bayi baru lahir dilengkapi dengan berbagai macam refleks. Beberapa gerakan yang terlihat sangat aneh tetapi sebenarnya menjadi tanda perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

Salah satu refleks yang mungkin terlihat aneh adalah refleks tonic neck. Ini terjadi ketika leher bayi menoleh dan anggota tubuh lain juga bereaksi.

Bagaimana Mama mengenali refleks ini dan sampai kapan refleks ini berlangsung? Mengenali refleks pada bayi sangat penting. Ketidakhadiran refleks tertentu bisa menandakan adanya gangguan pada bayi.

Yuk, simak terus penjelasan Popmama.com berikut ini tentang refleks tonic neck pada bayi.

Apa Itu Refleks Tonic Neck?

Pexels/Anthony Shkraba

Refleks ini tidak terlalu ketara sehingga bisa jadi Mama melewatkannya tanpa disadari. Saat Mama meletakkan bayi di punggungnya, kepalanya akan menoleh ke satu sisi.

Pada saat yang sama, lengan dan kaki di sisi itu akan memanjang, dengan tangan sedikit terbuka. Sedangkan lengan yang berlawanan menekuk siku, dengan tangan tertutup.

Refleks tonic neck dikenal juga dengan sebagai refleks anggar. Ini karena bayi terlihat seperti sedang dalam pose olahraga anggar.

Jika bayi memutar kepalanya ke sisi lain, hal yang sama akan terjadi sebaliknya. Lengan di sisi itu memanjang dan lengan yang berlawanan menekuk di siku.

Refleks ini muncul ketika bayi dalam keadaan rileks (misalnya, tertidur). Jika bayi menangis atau tertekan, posisi anggar mungkin tidak muncul.

Kapan Refleks Tonic Neck Muncul?

Unsplash/Marcin Jozwiak

Refleks ini biasanya muncul hari pertama setelah bayi lahir. Namun dibutuhkan sekitar satu bulan atau lebih agar postur anggar itu muncul.

Menariknya, refleks tonic neck asimetris sebenarnya berkembang selama trimester kedua, sekitar minggu ke-18 kehamilan. Ini akan menghilang antara usia 4 sampai 7 bulan.

Apa Manfaat Refleks Tonic Neck?

Unsplash/Jonathan Borba

Mama mungkin bertanya-tanya alasan munculnya refleks ini pada bayi. Para ahli berpikir bahwa refleks ini mempersiapkan bayi untuk mengembangkan otot yang mereka butuhkan untuk meraih sesuatu. Kemampuan ini biasa mulai muncul pada bulan ke-empat.

Bagaimana Menguji Refleks Tonic Neck?

Freepik/benzoix

Dokter bayi akan menguji refleks tonic neck saat pengujian semua respons bayi baru lahir. Ini akan terjadi selama pemeriksaan pertama bayi di rumah sakit. Juga pada saat pemeriksaan bayi dengan dokter anak.

Saat bayi sedang berbaring, dokter akan dengan lembut memutar kepala bayi ke satu sisi. Ia kemudian akan memeriksa apakah satu lengan terentang sementara lengan yang berlawanan menekuk.

Kemudian, dokter akan memutar kepala bayi ke sisi lain untuk melihat apakah gerakan yang sama terjadi.

Mama juga dapat melakukan hal yang sama. Pastikan saja bayi berbaring dan dalam keadaan santai. Lalu, dengan sangat lembut putar kepalanya untuk melihat dia melakukan pose anggar itu.

Perhatikan jika ada sesuatu yang tampak tidak biasa. Tetapi perlu diperhatikan, Mama mungkin akan mendapatkan respons yang berbeda. Coba lagi di lain hari. Dan jika Mama khawatir, sampaikan hal ini kepada dokter.

Kapan Mama Harus Khawatir?

Unsplash/Andriyko Podilnyk

Refleks bayi baru lahir penting karena menunjukkan otak dan sistem saraf bayi bekerja dengan baik. Itu sebabnya dokter anak memeriksa refleks tonic neck serta respons bayi baru lahir.

Berikut beberapa hal yang perlu Mama perhatikan:

  • Refleks anggar harus terjadi secara merata. Artinya ketika bayi memutar kepalanya ke kiri, lengan kirinya memanjang dan lengan kanannya sedikit menekuk. Ketika ia menengok ke kanan, lengan kanannya memanjang dan lengan kirinya menekuk. Jika satu sisi atau sisi lainnya terlihat berbeda, beri tahu dokter.
  • Jika bayi tampaknya menggerakkan satu sisi tubuhnya lebih baik daripada yang lain, beri tahu dokter anak.
  • Jika refleks tonic neck hilang untuk sementara waktu dan kemudian kembali, beri tahu dokter. Ini mungkin menandakan masalah dengan sistem saraf bayi.
  • Jika refleks anggar menghilang sebelum sekitar 4 hingga 5 bulan atau bertahan lebih dari 7 bulan dan bahkan hingga balita, beri tahu dokter.

Meskipun tidak sepenuhnya jelas apa manfaatnya, beberapa ahli berspekulasi bahwa itu adalah cara untuk memastikan bahwa bayi tetap dekat dengan mama. Juga cara agar tidak berguling ketika mereka ditelungkupkan.

Refleks tonic neck mungkin tidak terlihat jelas, tetapi penting untuk tetap mengamati refleks pada bayi. Karena ini penting untuk perkembangan otak dan saraf si Kecil.

Itulah tadi tentang refleks tonic neck pada bayi. Bagaimana dengan refleks bayi Mama?

Baca juga:

The Latest