TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

10 Keputusan Anak yang Bermanfaat bagi Lingkungan

Tindakan kecil namun bermanfaat bagi lingkungan.

Coba perhatikan lingkungan di sekitarmu. Mama dan si Anak dapat menemukan sampah berserakan di jalanan, air yang tercemar, apalagi polusi udara yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor. 

Hal-hal ini merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan lingkungan. Jika terue-menerus dibiarkan tanpa adanya pencegahan, ini dapat berakibat buruk bagi bumi yang kita tinggali saat ini. 

Pencemaran lingkungan mulai terjadi dan berdampak pada rusaknya lingkungan. Ini dapat ditandai dengan peristiwa efek rumah kaca, mencairnya es di kutub, peningkatan suhu, lapisan ozon yang berlubang, dan masih banyak lagi. 

Faktanya hal=hal tersebut terjadi bukan karena tindakan yang besar, namun dari hal kecil yang memiliki dampak yang fatal. Contohnya saja seperti membuang sampah plastik sembarangan. Padahal plastik merupakan bahan yang sulit terurai dan dapat meracuni tanah. 

Meskipun begitu, kita masih dapat melakukan perubahan yang bermanfaat. Mengutip dari parents.com, ada 10 keputusan anak yang sederhana namun bermanfaat bagi lingkungan. 

Yuk simak pembahasan selengkapnya di Popmama.com

1. Biasakan membawa bekal dari rumah

taste.com.au

Bekal makanan anak seringkali menjadi masalah tersendiri bagi orangtua. Mama seringkali tidak punya waktu menyiapkan bekal anak, sehingga memberikan mereka uang untuk membelinya di sekolah. 

Padahal sebenarnya memberikan anak bekal makanan sehat dari rumah dinilai lebih efektif baik bagi lingkungan juga dapat mengurangi pengeluaran. 

Daripada membiarkan anak-anak makan di kantin, sebaiknya tidak membiarkan makanan di rumah terbuang sia-sia. Mama dapat memberikan berbagai olahan menu makanan unik yang berbeda setiap harinya agar memberikan anak kejutan. 

2. Batasi penggunaan energi yang berlebih

household-decoration.com

Anak mama perlu memahami bahwa energi yang dapat mereka gunakan tidak ada terus-menerus. Suatu saat nanti energi minyak dari bahan bakar dapat habis. Itulah mengapa kita sebisa mungkin menggunakan energi sesuai dengan kebutuhan. 

Seperti mematikan peralatan elektronik ketika tidak digunakan, mematikan ac ketika tidak dipakai, tidak membiarkan keran mengeluarkan air setelah selesai mencuci piring atau mandi. 

3. Gunakan tumbler

Pexels/Leah Kelley

Salah satu permasalahan utama lingkungan yang terus meningkat dan sulit sekali diperbaiki ialah masalah plastik yang menumpuk dan sulit diuraikan. 

Berbeda dengan sampah berbahan organik yang mudah diuraikan oleh mahluk pengurai, kantung plastik membutuhkan waktu dari 10-20 tahun hingga sepenuhnya terurai. Inilah alasan utama mengapa kita perlu membatasi penggunaan benda berbahan plastik. 

Ini dapat Mama atasi dengan memberikan si Kecil botol tumbler. Selain lebih bersahabat, tumbler juga lebih aman bagi anak-anak. Botol ini dapat dicuci dan dipakai berkali-kali. 

Tumbler anak yang penuh warna dan memiliki gambar karakter kesukaan mereka juga membuat pengalaman anak minum terasa lebih menyenangkan. 

4. Ajari anak untuk menjaga barang-barangnya

Freepik/rawpixel.com

Ini merupakan salah satu keputusan terpenting dari pilihan keputusan lainnya di daftar ini. Menjaga barang-barang sendiri dan tidak menghilangkannya membantumu menjaga lingkungan sekaligus meminimalisir pengeluaran. 

Anak-anak perlu mengerti bahwa ketika benda miliknya hilang, ini berarti orangtua perlu menggantinya dengan mengeluarkan uang untuk membeli yang baru. 

Selain itu, mendidik anak untuk menjaga barangnya sendiri juga dapat menjadi pelajaran berharga, membantu mereka lebih menghargai apa yang menjadi miliknya. 

5. Makan di rumah

Freepik/Tirachardz

Jajan atau makan di luar rumah bukanlah pilihan yang salah, namun ada baiknya ini dibatasi. 

Mengapa begitu? Mengonsumsi makanan di luar berarti menambah sampah plastik, mulai dari bungkus, sendok, garpu, hingga alat makannya. Di sisi lain, pilihan ini juga membutuhkan biaya yang lebih dari makan di rumah. 

Akan lebih baik jika Mama menjelaskan anak mengapa pilihan makan di rumah ini sangatlah baik. 

Jika kamu ingin menghabiskan waktu membeli makanan di luar rumah, sebaiknya Mama membiasakan anak membawa tempat makan sendiri dan menghidari penggunaan kantung plastik. 

6. Hanya berbelanja ketika diperlukan saja

Freepik/drobotdean

Membuang-buang makanan merupakan salah satu tindakan yang tidak sebaiknya dilakukan. Sebab proses memproduksinya memakan banyak sekali energi dan sumber daya alam. Sayangnya sekitar 30-40% sumber makanan terbuang setiap tahunnya. 

Mama perlu membiasakan si Kecil untuk berhemat, mulai dari yang sederhana, yaitu berbelanja ketika dibutuhkan saja dan tidak menghabiskan uang pada hal-hal yang kurang kamu butuhkan. 

Pilihlah juga benda-benda yang memiliki kualitas yang baik daripada jumlahnya banyak. Seperti membeli peralatan rumah atau alat elektronik yang lebih tahan lama. Sehingga Mama dapat menyimpan uang yang seharusnya digunakan untuk biaya pemeliharaan pada hal lain yang tidak kalah penting. 

7. Mulai kebiasaan berkebun

Freepik/Sutlafk

Berkebun dapat menjadi salah satu hobi menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini anak mama secara tidak langsung ikut terjun memelihara lingkungan. 

Kegiatan berkebun juga memiliki manfaat lain seperti menjadikan lingkungan lebih asri dan cantik, mengajarkan anak disiplin merawat tumbuhan, bahkan memanfaatkan buah atau bunga dari tanaman yang anak mama rawat. 

8. Memilih buku daripada mainan

Freepik

Ada banyak sekali jenis hiburan yang dapat menjadi pilihan bagi anak-anak, seperti mainan misalnya. Mengutip dari parents.com, lebih baik bagi orangtua memberikan anak buku daripada mainan. 

Alasannya sederhana, hampir semua mainan terbuat dari bahan plastik. Membeli mainan dalam jumlah banyak hanya akan menambah sampah plastik ketika anak-anak tidak lagi membutuhkannya kelak. 

Sedangkan buku lebih memiliki kegunaan jangka panjang. Bahkan ketika anak mama tidak lagi membacanya, buku masih dapat disumbangkan dan dibaca oleh banyak orang. 

9. Perbaiki benda yang masih dapat digunakan

Pixabay/Foundry

Alasan utama mengapa anak perlu menjaga barang-barangnya dengan baik ialah agar orangtua tidak perlu mengeluarkan uang untuk membelikannya yang baru dan merugikan lingkungan. 

Namun bagaimana jika anak-anak secara tidak sengaja merusak barang miliknya? Tenang saja Ma, beberapa barang yang masih dapat digunakan dapat diperbaiki kok. 

Seperti baju yang robek atau mainan yang patah, keduanya dapat diperbaiki kok. Mama dapat membantu anak menjahit bajunya hingga kelihatan seperti baru, atau menempelkan mainannya yang patah menggunakan lem. 

Selain memperbaiki, anak-anak juga dapat mengolah lalu menggunakan kembali barang-barang yang tidak terpakai. Seperti menjadikan botol plastik menjadi sebuah tempat pensil atau pot yang kreatif. 

10. Berjalan dan bersepeda

Freepik/Odua

Terakhir, untuk mengurangi pencemaran udara yang terjadi akibat penggunaan kendaraan bermotor, Mama dan Papa dapat mengajak anak-anak memilih jenis transportasi yang bersahabat bagi lingkungan. 

Berjalan kaki dan bersepeda merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan untuk dilakukan. Selain berdampak baik bagi lingkungan kegiatan ini juga baik bagi tubuh mereka. 

Jalan kaki atau bersepeda bersama dapat menjadi cara menyenangkan bagi orangtua untuk menghabiskan waktunya dengan anak di akhir pekan. 

Itulah 10 keputusan sederhana anak yang dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan. Mulai terapkan hal-hal sederhana ini dalam keseharian kita yuk, Ma!

Baca juga:

The Latest