TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Efek Samping Jika Anak Suka Minum Kopi

Jangan biarkan anak menghabiskan kopinya si Papa, Ma!

Freepik

Anak mama suka minum kopi?

Kopi adalah salah satu minuman dengan kandungan kafein tertinggi. Satu cangkir kopi mengandung 95 miligram kafein. Sedangkan batasan asupan kafein dalam sehari untuk anak-anak maksimal 45 miligram.

Jadi mulai sekarang tidak minum kopi saat anak di dekat Mama, ya. Sebab dampak minum kopi bisa memengaruhi pertumbuhan dan kesehatannya, lho.

Berikut ada 5 efek samping yang dialami anak yang suka minum kopi. 

1. Anak akan menjadi hiperaktif, tidak bisa diam

Freepik

Bagi orang dewasa, manfaat baik dari minum kopi dapat menambah energi. Tapi sayangnya tidak berlaku untuk anak-anak.

Efek buruk dari anak yang suka minum kopi ialah bisa mengalami gelisah, berkurangnya tingkat konsentrasi, dan hiperaktif.

Tak hanya itu saja, dampak dari anak yang sering mengonsumsi kopi ia jadi sulit mengendalikan dirinya dan menunjukkan perilaku tidak bisa diam. Hal itu disebabkan oleh kandungan kafein pada kopi.

2. Mengalami gangguan tidur, insomnia

Freepik/yanadjana

Dampak buruk dari anak yang suka minum kopi yaitu tidak dapat tidur di malam hari.

Sedangkan pada usianya membutuhkan tidur selama 11 jam dalam sehari. Dengan waktu tidurnya yang cukup, maka fungsi tubuhnya bekerja dengan baik.

Namun apabila ia meminum kopi,  maka kandungan kafein yang akan tersimpan dalam tubuhnya selama 8 jam. Nah, ketika waktunya tidur tiba ia pun masih tetap terjaga dan belum merasakan kantuk.

Dengan begitu jam tidurnya akan terganggu, sehingga mereka mengalami insomnia dan kurang tidur di pagi harinya.

Siklus susah tidurnya tersebut akan terus berulang jika anak selalu meminum kopi.

3. Kafein menyebabkan ketergantungan atau kecanduan

Freepik/zasabe

Ma, memberikan kopi pada anak menjadi sebuah larangan untuknya dan tidak boleh ia lakukan di usianya yang masih kecil.

Tahukah Ma? Kandungan kafein yang ada di dalam kopi bisa memicu ketergantungan padanya.

Lama-kelamaan, anak bisa minum kopi lebih banyak setiap harinya. Jika itu sudah terjadi maka dikatakan sang Anak sudah ketergantungan kopi.

Tentunya hal tersebut berisiko menyebabkan berbagai gangguan dalam seperti penyakit jantung atau kerusakan sarafnya.

Jadi sebaiknya hapuskan ia dalam kebiasaan minum kopi, ya.  

Apabila ia terus meminum kopi, kemungkinan bisa menyebabkan depresi, otot melemah, hingga sakit kepala.

4. Mengurangi kadar kalsium pada tubuhnya

Freepik

Minuman kopi tentunya memiliki rasa manis. Dengan kadar gula pada kopi itulah yang membuat si Anak suka mengonsumsi kopi.

Tapi sayangnya kafein merupakan kandungan yang tidak baik untuk tubuh anak. Zat tersebut bisa mengganggu penyerapan kalsium dalam tubuhnya. 

Selain itu kafein bersifat diuretik, yaitu memicu produksi air seni. Jika banyaknya urine yang dikeluarkan oleh ginjal, maka semakin banyak kalsium yang belum diserap tubuh anak dan ikut terbuang begitu saja.

Padahal kalsium sangat dibutuhkan oleh anak-anak untuk pertumbuhan tulang dan giginya.

Jika anak kekurangan kalsium, bisa berisiko menjadi pendek, tulang keropos, dan gigi yang rapuh.

Apabila si Kecil suka mengonsumsi kopi yang mengandung kafein di atas batas wajar, hal itulah yang membuat karies di giginya.

5. Mengurangi nafsu makan

Freepik/a3pfamily

Yang harus orangtua ketahui bahwa kopi adalah minuman stimulan yang bisa berdampak buruk bagi anak-anak, salah satunya mengakibatkan berkurangnya selera makan.

Sedangkan pada usianya anak sedang dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan berbagai asupan gizi dari makanan.

Dengan anak suka minum kopi, minuman kafein tersebut bisa mengurangi nafsu makan dan menyebabkan gangguan pencernaan padanya.

Hal ini akan membuat ia kekurangan nutrisi yang ada di dalam tubuhnya.

Dilihat akan risiko yang ditimbulkan meminum kopi bagi anak, sebaiknya mulai sekarang tidak membiasakannya untuk minum kopi sebelum usia 18 tahun. 

Baca juga: 

The Latest