TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Cara Ajarkan Anak Menghargai Keberagaman Suku Bangsa di Sekitarnya

Hindari sikap rasis pada anak dengan melakukan langkah berikut, yuk, Ma!

Pexels/cottonbro studio

Di dalam hidup bermasyarakat, kita pasti banyak bertemu dengan orang dari suku bangsa yang berbeda-beda, ya, Ma?

Berdasarkan data sensus yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2010, jumlah suku bangsa yang ada di Indonesia terdiri lebih dari 300 kelompok etnik, atau lebih spesifiknya terdapat 1.340 suku.

Sebuah jumlah fantastis jika dibandingkan dengan negara-negara lain pada umumnya, sehingga akhirnya karena fakta tersebut membuat Indonesia menjadi negara dengan suku bangsa terbanyak di dunia. 

Nah, keberagaman suku bangsa ini bisa jadi dikatakan sebagai sebuah kebanggaan tersendiri bagi negara kita, Ma. Tentunya dalam menyikapi hal tersebut, kita harus saling menghargai perbedaan antar sesama. 

Sebagai generasi penerus bangsa yang akan hidup mandiri, anak juga perlu diajarkan sikap yang benar untuk menghadapi keberagaman di Indonesia, Ma. 

Yuk, simak tips dari Popmama.com berikut ini yang akan menjelaskan 5 cara ajarkan anak menghargai keberagaman suku bangsa di kesehariannya!

1. Belajar menerima perbedaan

Pexels/Zen Chung

Setiap orang pasti memiliki perbedaan. Terdapat karakteristik tertentu yang melekat pada diri manusia yang akhirnya menjadi sebuah identitas. 

Untuk menjadi pribadi yang bisa menghargai keberagaman bangsa, anak harus terlebih dahulu bisa sampai di tahap menerima, bahwa tak semua manusia adalah sama. 

Dalam menyikapinya, tentu bukan dengan cara mengotak-ngotakkan setiap individu berdasarkan suku, ras, agama, bahasa, atau adat.

Namun baiknya pahami perbedaan tersebut sebagai suatu jalan untuk bisa saling mengenal, belajar, dan memahami satu sama lain. Keberagaman akan membuat interaksi setiap manusia semakin asyik, karena banyak pertukaran informasi karena perbedaan yang dimiliki. 

2. Kenalkan budaya lain kepada anak

budaya-indonesia.org

Untuk mengetahui indahnya perbedaan, Mama bisa secara langsung memberikan pengalaman kepada anak menyaksikan indahnya kebudayaan dari berbagai suku bangsa di Indonesia. 

Misalnya, menonton pertunjukan seperti pentas tari dan sebagainya, berwisata ke berbagai kota sambil melihat kearifan lokal, atau mengulik berbagai rasa makanan khas nusantara!

Selain mendukung anak dalam menghormati kekayaan budaya bangsa, si Kecil jadi punya wawasan yang kaya dan bisa menceritakannya pula ke teman-temannya. 

3. Fokus terhadap kesamaan, bukan perbedaan

Pexels/RODNAE Productions

Anak akan menemukan banyak orang yang berbeda dengannya di sekolah maupun di lingkungan rumahnya. 

Mungkin saja, saat anak melihat perbedaan tersebut untuk pertama kali dia akan bertanya-tanya. Nah, sebagai figur orangtua, penting sekali untuk Mama membuka pola pikir anak untuk tidak melihat perbedaan sebagai sebuah ancaman. 

Lebih daripada itu, ajarkan kepada anak untuk jangan berfokus kepada perbedaan, namun lihatlah persamaan antara anak dengan orang tersebut. Misalnya, apakah mereka mempunyai hobi yang sama, selera makanan yang mirip, atau suka idola tertentu.

Hal paling penting, Mama harus tekankan kepada anak bahwa tidak boleh berperilaku angkuh terhadap orang yang berbeda. Pastikan Mama menanamkan prinsip bahwa sebagai sesama manusia, semuanya adalah setara. 

4. Bertoleransi terhadap keberagaman

elearn.id

Kunci hidup rukun bermasyarakat adalah saling menumbuhkan sikap toleransi. 

Perbedaan tak akan pernah lekang dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, untuk menciptakan suasana damai, bertoleransi adalah syarat utama ketentraman bangsa. 

Anak harus mengerti bahwa tidak semua perbedaan dapat dipaksakan untuk sama, semua orang berhak untuk mempertahankan hal yang telah menjadi identitasnya. Begitu pun dalam melaksanakan adat istiadat, bahkan negara pun telah memberikan kebebasan untuk setiap suku melangsungkannya.

Bertoleransi adalah tentang menghormati dan menghargai perbedaan. Hendaklah si Kecil mengerti bahwa saling mengusik atau merendahkan keberagaman yang dimiliki orang lain hanya akan memicu perpecahan.

5. Menjelaskan silsilah keluarga kepada anak

diversitybestpractices.com

Sesekali, Mama bisa membahas silsilah keluarga bersama anak-anak.

Dalam garis keturunan, dapat ditemukan perbedaan-perbedaan tertentu dari anggota keluarga sebelumnya.

Memberikan pemahaman kepada anak tentang asal usul mereka yang hadir dari sebuah perbedaan, akan membuat anak lebih mudah untuk mengapresiasi setiap keanekaragaman yang mereka temukan. Toh, mereka sendiri juga berasal dari keluarga yang ternyata memiliki perbedaan.

Jadi, ketika menemukan sesuatu yang berbeda di kehidupan sehari-hari, si Kecil tak akan menganggapnya sebagai masalah. 

Itulah, Ma, 5 cara ajarkan anak menghargai keberagaman suku bangsa di sekitarnya.

Anak yang menghargai perbedaan tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang penuh hormat terhadap budaya lainnya, namun ia juga bisa menjadi sosok pemberani yang mampu melawan perundungan karena perbedaan.

Baca juga:

The Latest