TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tugas Malaikat Israfil, Malaikat Peniup Sangkakala

Malaikat Israfil mendapat utusan dari Allah SWT untuk meniupkan sangkakala di hari akhir nanti

Pixabay/LucasFZ70

Sebagai umat Islam, kita diwajibkan untuk beriman kepada nabi dan juga malaikat. Artinya, kita harus meyakini adanya mereka dan berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk mengimani.

Tak hanya nabi, malaikat pun mendapat utusan yang berbeda-beda dari Allah SWT. Seperti misalnya Malaikat Israfil yang mendapat tugas untuk meniupkan sangkakala pada akhir zaman nanti.Sebagaimana dijelaskan dalam hadis sebagai berikut.

Dikutip dari buku 'At-Tadzkirah Jilid 1 yang bertajuk 'Bekal Menghadapi Kehidupan Abadi' karya Imam Syamsuddin Al-Qurthubi, disebutkan bahwa para ulama sepakat malaikat peniup terompet sangkakala ialah Israfil.

Rasulullah SAW pun pernah bersabda sebagaimana disebutkan Abu Said Al Khudri RA, "Bagaimana akan bersantai-santai sedangkan malaikat peniup sangkakala (Israfil) telah meletakkan sangkakalanya ke bibirnya seraya menunggu perintah untuk meniupnya."

Lantas, bagaimana kisah tugas malaikat Israfil, malaikat peniup sangkakala serta apa saja tugasnya dalam agama Islam? 

Untuk mengetahui jawaban tersebut, berikut Popmama.com telah merangkumnya dari berbagai sumber. Bisa jadi bahan pembelajaran untuk menambah pemahaman bagi anak nih, Ma!

1. Fakta terkait Israfil sebagai malaikat peniup sangkakala

Pexels/NO NAME

Malaikat Israfil merupakan malaikat utusan Allah SWT yang bertugas untuk meniup sangkakala sebagai tanda hari kiamat nanti. Hal ini pun sudah tertulis dalam ayat Al-Quran dalam surat An-Naml ayat 87, yang mana bunyi adalah sebagai berikut:

وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَفَزِعَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِىالْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗوَكُلٌّ اَتَوْهُ دَاخِرِيْنَ

Artinya: “Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.

Tak hanya itu, Rasulullah SAW pun pernah bersabda mengenai terompet sangkakala, hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam HR Abu Hurairah:

“Sesungguhnya, Allah SWT semenjak menciptakan langit dan bumi, Dia menciptakan pula sangkakala, lalu Dia berikan kepada Israfil. Israfil meletakkannya di mulutnya. Dia berada di ‘Arasy tengah menunggu datangnya perintah dari Allah SWT untuk meniup terompet tersebut.”

2. Fakta mengenai terompet sangkakala yang ditiup Israfil

Pexels/Chattrapal (Shitij) Singh

Dalam beberapa tafsir dan pendapat para ulama, disebutkan bahwa Malaikat Israfil meniupkan sangkakala sebanyak beberapa kali.

Jumlah pertama yang disebutkan adalah sebanyak dua kali. Sebagaimana dikemukakan oleh Ibnu Abbas, Al-Hasan Al-bashri, Qatadah, Al-Qurthubu, dan Ibnu Hajar Rahimullah, berdasarkan firman Allah dalam surat An-Nazi'at ayat 6-7 yang berbunyi"

يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ

Artinya: “(Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam. Tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan ke dua.” (QS. An-Nazi’at [79]: 6-7.

Tipuan ini disebut sebagai nafkhotul faza’ wa ash-shaqi, di mana tiupan ini menyebabkan terkejutnya seluruh makhluk sehingga menyebabkan kematian. Adapun tujuan ditipkan sebanyak dua kali yaitu mencakup dua kejadian berupa kematian dan kebangkitan.

Tetapi, jarak antara tiupan pertama dan kedua adalah empat puluh tipuan, Ma. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:

(Jarak) antara dua tiupan adalah empat puluh.” Para sahabat bertanya,”Wahai Abu Hurairah, apakah empat puluh hari?” Abu Hurairah menjawab,”Aku enggan.” Mereka bertanya lagi,”Empat buluh bulan?” Abu Hurairah menjawab,”Aku enggan.” Mereka bertanya lagi,”Empat puluh tahun?” Abu Hurairah menjawab,”Aku enggan.” (HR. Bukhari no. 4935)

Selain dua kali tiupan, ada pula yang berpendapat tiga kali tipuan. Hal ini berdasarkan hadits yang telah diriwayatkan Abu Hurairah RA. Dalam hadits tersebut diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Jika melihat buku bertajuk 'Ensiklopedia Kiamat' karya Tim Gema Insani (2013: 217), tiupan pertama yaitu tiupan faza’ atau tiupan yang mengagetkan. Melalui tiupan tersebut, manusia akan merasa kebingungan, bumi terbelah, gunung berterbangan, dan binatang-binatang berhamburan.

Setelah itu, Allah mengutus Israfil untuk meniup selanjutnya yang mematikan. Tiupan selanjutnya, Allah kembali meminta Israfil meniup sangkakala untuk membangkitkan orang-orang yang telah mati dan mengumpulkan mereka di Padang Mahsyar untuk mempertanggungjawabkan amalan masing-masing.

Dari hadits yang diriwayatkan tersebut, disebutkan pula bahwa bentuk terompet sangkakala seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Sementara ukuran bulatan pada depan terompet disebutkan seluas langit bumi.

3. Tugas lain dari Malaikat Israfil

Pexels/Konevi

Tak hanya sebagai malaikat peniup sangkakala, dijelaskan pula tugas lain dari Malaikat Israfil yang telah diutus oleh Allah SWT. Dalam kitab Imam Abdur Rahim yang berjudul 'Syarah Daqoiqul Akhbar' dikatakan oleh Abdullah bin Abbas ra bahwa: 

"Sesunguhnya malaikat Israfil memohon kepada Allah Swt agar diberikan kekuatan tujuh langit, maka Allah mengabulkan permohonan itu dengan memberikan kekuatan tujuh bumi, kemudian Allah memberikan kekuatan angin, kekuatan gunung, kekuatan sesuatu yang yang berat, serta Allah memberikan kekuatan hewan buas."

Itu berarti, Allah SWT juga telah memberikan tugasnya kepada Israfil untuk melindungi makhluk dan alam semesta sebagaimana yang disebutkan di atas. Sebagai makhluk Allah yang taat, Israfil juga selalu menemani malaikat lain untuk selalu bertakwa dan bertasbih kepada Allah SWT.

4. Tangisan Malaikat Israfil mengenai hari akhir

Pexels/Ahmed Aqtai

Disebut sebagai makhluk Allah SWT yang taat akan semua ajaran-Nya, Israfil pun pernah disebutkan menangis lantaran pernah menyaksikan neraka Jahanam sebanyak tiga kali dalam sehari semalam.

Melihat hal itu, Israfil pun menangis sejadinya dihadapan Allah dan tangisan tersebut berhasil dihentikan oleh-Nya. Sebab jika tidak dihentikan, tangisan Malaikat Israfil dapat membasahi bumi seperti banjir bandang yang terjadi dimasa Nabi Nuh AS.

Dari cerita lain pun disebutkan bahwa air laut dan seluruh air yang ada di bumi ini jika disatukan, maka hanya cukup membasahi kepala Malaikat Israfil. Disebutkan pula bahwa akan ada penyeru dan hal buruk yang belum pernah dilihat manusia adalah hari kiamat.

Sebagaimana firman Allah dalam ayat Al-Qamar ayat 6 yang artinya:

Artinya: "Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (di hari pembalasan)." 

Itu tadi kisah tugas malaikat Israfil, malaikat peniup sangkakala serta apa saja tugasnya dalam agama Islam.

Melalui kisah di atas, Mama dapat membagikannya kepada anak sebagai bentuk mengajarkan anak untuk melakukan kebaikan dan mengimani malaikat. Semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang saleh. Insya Allah.

Baca juga:

The Latest