TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Olahraga Pagi untuk Anak SD agar Sehat Selama Belajar dari Rumah

Selain baik untuk kesehatan, baik juga untuk menjaga fokus belajar anak

Freepik/Master1305

Semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 di tahun 2021 ini membuat pemerintah kembai memperpanjang kegiatan belajar mengajar dari rumah. Hal ini guna menjaga keamanan dan kenyamanan siswa dan para pengajar.

Meski kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kembali diperpanjang, anak harus tetap semangat dan fokus dalam menyelesaikan sekolahnya. Salah satu cara membuat anak tetap semangat dan fokus adalah dengan mengajak mereka melakukan olahraga ringan.

Sebelum memulai jam belajarnya dari rumah, Mama bisa mengajak anak melakukan beberapa olahraga ringan guna menambah kebugaran anak selama menjalani kegiatannya, serta kemampuan akademisnya pun semakin membaik.

Tak perlu waktu lama, cukup sekitar 10-15 menit saja, Ma!

Nah, kira-kira olahraga apa saja ya yang cocok dilakukan anak di pagi hari sebelum memulai sekolah online?

Yuk, simak ulasan 5 olahraga pagi untuk anak SD yang sudah Popmama.com rangkum di bawah ini.

1. Yoga

etsy.com

Tak hanya orang dewasa saja yang bisa melakukan yoga, anak-anak pun bisa melakukannya kok, Ma. Mama bisa melakukan kegiatan ini bersama anak dari rumah.

Olahraga satu ini dikenal sebagai olahraga yang ringan dan mudah dilakukan di mana saja. Selain itu, yoga juga sangat kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya baik untuk meningkatkan fokus. Terlebih pada anak-anak SD yang harus tetap fokus meski hanya belajar dari rumah.

2. Melompat

Freepik

Untuk membangun kekuatan otot, melath kebugaran, serta mempertahankan daya ingat, melompat bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat, Ma.

Selain cukup di lakukan di dalam rumah, kegiatan satu ini pun memiliki berbagai macam jenis yang dapat anak lakukan secara bergantian. Berikut jenis-jenis melompat:

  • Tuck jumps: Tekuk lutut dan angkat tumit tinggi sambil melompat.
  • Jumping jacks: Rentangkan lengan dan kaki ke samping seperti bintang laut sambil melompat, kemudian kembalikan lengan ke samping dan kaki ke tengah saat mendarat turun.
  • Criss-cross feet: Melompat lurus ke atas, lalu silangkan satu kaki di depan yang lain. Pada lompatan berikutnya, minta anak mengganti kaki satunya.
  • Lompat satu kaki: Sesuai dengan namanya, minta anak berlompat dengan satu kaki secara bergantian yuk, Ma!
  • Hurdle hops: Melompat dari samping kiri ke kanan atau dari depan ke belakang dengan pura-pura ada rintangan guna membangkitkan semangatnya.

Selain jenis-jenis di atas, Mama juga bisa memberikan anak skipping yang bisa ia gunakan sebagai alternatif olahraga melompat ini. 

3. Jalan kaki

Pixabay/Vnukko

Jalan kaki menjadi olahraga yang banyak dilakukan selama pandemi ini. Selain mudah dilakukan, olahraga ini juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Seperti mengencangkan otot, serta melatih fokus.

Nah, sebelum anak memulai belajar online, yuk ajak ia terlebih dahulu untuk melakukan jalan pagi selama kurang lebih 10 menit.  Olahraga satu ini bisa dilakukan disekitaran rumah dan tetap memathui protokol 3M ya, Ma!

4. Squat dan lunges

Freepik

Olahraga sederhana satu ini berguna dalam membangun kekuatan kaki anak untuk memberi pondasi yang baik ketika anak melakukan semua jenis kegiatan olahraga dan kebugaran lainnya.

Caranya pun cukup mudah, Ma. Ajak anak sedikit membungkukkan badannya lalu letakan kedua tangan sejajar ke depan. Lakukan ini selama beberapa kali hingga 5 sampai 10 menit sebelum anak memulai belajar dari rumah.

5. Sit-up dan push-up

Openfit.com

Tak hanya dilakukan orang dewasa, anak pun dapat melakukan sit-up dan push-up untuk memperkuat tubuh bagian atas dan otot-otot inti di perut dan punggung.

Ketika tubuh anak aktif bergerak, maka ia pun akan lebih semangat dan merasa lebih mudah fokus selama kegiatan belajar berlangsung.

Caranya adalah, ajak anak berbaring di atas matras, Mama bisa memegang kedua kaki anak untuk menahannya ketika ia mengangkat tubuhnya.

Nah, itu dia 5 jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan di rumah sebelum anak memulai belajar online. Cukup 5 sampai 10 menit, setelah itu tubuhnya siap memulai pembelajaran yang diajarkan.

Selain olahraga pagi untuk anak SD di atas, jangan lupa berikan si Kecil sarapan bergizi yang cukup untuk membantunya meningkatkan kognitif otaknya. Selamat mencoba, Mama!

Baca Juga:

The Latest