TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Penting! 9 Hal Mengenai Pertolongan Pertama Saat Kecelakaan

Sebelum kecelakaan terjadi, Mama harus mengetahui bekal pertolongan pertama

Pexels/Luis Quintero

Anak-anak yang sudah mulai bisa berjalan, ia akan mulai menjadi penjelajah alam. Anak-anak akan senang berlari, melompat, dan mencoba banyak hal yang baru.

Pada masa itulah mereka akan mengalami beberapa kecelakaan yang sulit dihindari hingga menyebabkan luka, goresan, benjolan, dan masih banyak lagi.

Kecelakaan itu terjadi secara tidak sengaja dan tidak terduga. Dengan informasi yang tepat, Mama dapat mencoba dan mengurangi insiden kecelakaan ini. Apa saja informasi mengenai pertolongan pertama yang harus diketahui Mama?

Cek di bawah ini ya!

1. Pertolongan pertama saat bepergian

Unsplash/dearseymour

Saat sekolah, Mama pernah menjadi anggota Palang Merah Remaja? Pastinya saat itu Mama diajarkan cara tepat menggunakan perban dan obat-obatan pada luka.

Nah, ini saatnya Mama lakukan ilmu yang Mama dapatkan saat sekolah dulu jika anak terjatuh saat berpergian.

Saat berpergian, jangan pernah melupakan pentingnya kotak P3K. Selalu sediakan pada tas si Kecil dan di dalam mobil.

Agar saat membutuhkannya, Mama nggak usah repot-repot mencarinya bahkan sampai harus membeli yang baru.

2. Pertolongan pertama ketika anak tersedak

Flickr/ Anjanettew

Berikan hingga lima pukulan punggung. Caranya : pukul anak dengan kuat pada punggung mereka di antara tulang belikat.

Jika pukulan kembali tidak mengeluarkan objek, lanjutkan langkah ke dua dengan cara lakukan pukulan balik yang membuat sebuah getaran dan tekanan kuat di saluran napas yang memungkinkan dapat menghilangkan sumbatan atau mengeluarkan objek yang membuatnya tersedak. Hilangkan sumbatannya, ini akan memungkinkan anak dapat bernapas kembali.

3. Mengobati goresan atau luka terpotong

Freepik

Hentikan pendarahan dengan menekan bagian area yang terluka dengan kuat. Gunakan kain kasa atau kain biasa.

Kemudian bilas luka dengan air dingin yang mengalir sebelum memberikan pembalut seperti plester. Air keran sangat baik, jadi nggak perlu solusi antiseptik yang mewah.

4. Mengobati luka bakar

c1.staticflickr.com

Bilas luka bakar di bawah air yang nggak terlalu panas dan dingin hingga 20 menit. Ini akan mencegah kerusakan lebih lanjut dan mengurangi rasa sakit. Jangan gunakan air dingin atau es beku.

5. Mengobati sengatan lebah

Pexels/waqed walid

Cabut stinger jika masih menempel dan gunakan kompres es untuk mengurangi pembengkakan.

Jangan gunakan pinset karena ini dapat memeras lebih banyak racun. Untuk mengikis sengatan lebah, gunakan objek bermata datar yang kaku seperti kartu ATM, misalnya.

6. Mengobati mimisan

pinterest.com

Bersihkan hidung anak agar mereka nggak menelan darahnya dan cubit hidungnya agar tertutup tepat di bawah bagian tulang. Darah dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan mual dan muntah.

Baca juga: Sebelum Panik, Kenali 7 Penyebab Anak Mimisan

7. Mengatisipasi terjadinya kejang

thenewageparents.com

Saat anak kejang, jangan pernah memasukkan sesuatu ke mulut seorang anak yang mengalami kejang.

Gulingkan anak ke sisi dan tunggu sampai kejang berhenti. Biasanya kejang terjadi saat anak demam dengan suhu tubuh yang sangat tinggi. Jika kejang tidak berhenti, segera bawa anak ke dokter. 

8. Cara mengatasi kelelahan karena terkena terik panas matahari

Unsplash/Robert Collins

Jauhkan anak dari panas dan tinggikan kakinya. Pencegahan adalah kunci jadi pastikan anak Mama minum banyak cairan sebelum dan selama kegiatan apa pun dalam cuaca panas.

9. Pertolongan pertama ketika anak keracunan

Freepik

Jika Mama menduga bahwa anak telah menelan zat yang berpotensi membahayakan, jangan membuat mereka muntah atau memberi mereka apa pun untuk dimakan atau minum, segera bawa anak ke pusat kesehatan terdekat untuk pertolongan utama.

Itulah sembilan pertolongan pertama yang dapat Mama lakukan jika anak mengalami hal yang tak diinginkan.

Setiap orangtua harus tahu siapa yang harus dihubungi dalam keadaan darurat. Mama juga harus mengajarkan ini kepada anak-anak sejak ia mulai bisa diajak berkomunikasi.

Tuliskan angka-angka itu dan tempelkan di kulkas atau di suatu tempat di dekat telepon.

Semoga artikel ini bisa menjadi informasi yang bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:  7 Hal yang Harus Dilakukan Agar si Kecil Berenang dengan Aman

The Latest