TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kaya Protein, Makanan Khas Lombok ini Bisa Cegah Stunting

Tema Hari Gizi Nasional 2023, Protein Hewani Cegah Stunting, jadi apa dalam bentuk kuliner Lombok?

Popmama.com/ Sandra Ratnasari

Stunting adalah masalah yang sedang diupayakan pemerintah RI untuk musnah dari negeri ini. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Stunting bisa dimuali sejak janin hingga anak berusia 2 tahun. Anak stunting memiliki tubuh yang kerdil, kecerdasan yang kurang, dan fisik yang lemah. Jika tidak segera diatasi, stunting bisa mengancam masa depan Indonesia. 

Karena stunting erat kaitannya dengan status gizi, maka di Hari Gizi Nasional 2023, pemerintah memfokuskan pencegahan stunting melalui kampanye pemberian protein hewani. 

Yang menarik, dalam pencegahan stunting ini, Danone menggelar acara "Aksi Gizi Generasi Maju" dan mengundang Popmama.com untuk meliput edukasi gizi dan menikmati kuliner kaya protein di Lombok, Nusa Tenggara Barat.   

Makanan khas Lombok beberapa memang kaya akan protein hewani dan nabati. Nah, makanan khas Lombok mana saja yang kaya protein? Simak penjelasannya yuk, Ma!

1. Ayam Taliwang

Popmama.com/ Sandra Ratnasari

Semua orang tahu ayam taliwang adalah makanan khas Lombok yang lezat tiada tara.

Taliwang adalah nama daerah di Lombok yang punya ciri khas mengelola ayam.

Pada dasarnya ayam taliwang adalah ayam muda yang diolah dengan cara dibakar. Uniknya, ayam taliwang melalui dua kali proses pembakaran. Yang pertama untuk mematangkan daging, kemudian pembakaran kedua dilakukan setelah ayam bakar dicelup bumbu yang mengandung cabai hitam, terasi lombok, dan bumbu lainnya sebelum dibakar lagi.

Meski dibakar, ayam taliwang memiliki tekstur yang lembut dan lembap sehingga cocok juga dimakan oleh anak-anak. Mungkin, Mama harus mengurangi level bumbu pedasnya saja agar bisa lebih diterima lidah si Kecil.

Ciri khas lain ayam taliwang adalah ayam muda yang dipakai.

Menurut Sofyan, pemilik dan pengelola Restoran Taliwang Irama 3, yang sangat ternama di Lombok, ayam muda memberikan rasa daging yang lembut dan sedikit manis. Enak deh!

2. Bebalung Iga

Instagram.com/warm_and_spicy

Makanan khas lainnya dari Lombok adalah bebalung. Bebalung adalah makanan berkuah yang cita rasanya gurih dan hangat. Bebalung memakai daging sapi atau iga sebagai isian kuahnya.

Daging sapi atau iga yang superlembut diolah dengan cara memasak yang lama sehingga sari protein daging menjadi kaldu yang kental di kuahnya dan daging yang lembut dan empuk.

Bebalung adalah bahasa Sasak yang artinya vitalitas. Kata Sofyan, kaldu bebalung yang kental dan kaya itulah yang bisa memberikan energi kepada orang yang memakannya. Kuah tinggi protein sudah tentu sangat bergizi untuk si Kecil.

Mau ajak anak mama untuk coba juga, Ma?

3. Sate Pusut

Instagram.com/makanan_lombok

Sate pusut mirip dengan sate lilit khas dari Bali. Namun perbedaannya adalah sate pusut diolah tanpa memakai santan kelapa sehingga rasanya lebih gurih daging.

Di Lombok, sate pusut bisa dibuat dari daging ayam, sapi, atau ikan. Kebanyakan sate pusut yang disukai masyarakat Lombok dibuat dari daging ikan tenggiri.

Kalau Mama dan si Kecil kira-kira akan suka sate yang mana? 

4. Sate Rembiga

Instagram.com/makanan_lombok

Sate yang juga khas Lombok ini dibuat dari daging sapi dengan pengolahan yang sangat unik.

Daging sapi ditumbuk lalu direndam dalam bumbu selama dua jam sebelum ditusuk dan dibakar. Karena ditumbuk itulah bumbu sate begitu meresap dan daging sapinya terasa lembut.

Si Kecil pasti mudah mengunyahnya kan, Ma!

5. Ayam RarangĀ 

Instagram/Ayam_Rarang

Ayam Rarang adalah ayam goreng yang memiliki cita rasa hangat dan pedas. Menu dari Lombok Timur ini memang memakai baluran sambal khas sebelum proses penggorengan.

Tentu saja, meskipun rasanya tidak sepedas ayam taliwang, Mama harus memerhatikan level kepedasannya agar sesuai dengan lidah si Kecil. 

6. Sate Ikan Tanjung

Instagram.com/makanan_lombok

Wah, sate ikan tentu unik ya Ma. Sate ikan tanjung adalah sate ikan yang kaya cita rasa rempah.

Ikan yang dipakai adalah ikan tuna yang digiling kemudian diberi bumbu lengkuas, sereh, cabai, dan bawang putih.

Untuk memperkaya rasa, daging ikan juga dibubuhi daun jeruk purut dan santan.

Sate ini berasal dari desa Tanjung di Lombok Utara. Hmmm, kayaknya layak dicoba ya, Ma?

7. Sate Bulayak

Instagram/makananlombok

Kuliner Lombok ternyata kaya ragam sate. Sate yang satu ini juga unik karena bumbunya dibuat dari santan kental yang sedikit pedas.

Bulayak sendiri adalah lontong khas yang menemani sate ini. Lontong bulayak dibungkus dengan daun lontar dengan bentuk mirip kerucut.

Mau coba? Ingat kurangi level pedasnya untuk si Kecil ya, Ma! 

Selain menu khas dari bahan protein hewan, Lombok juga kaya akan makanan dari sumber protein nabati. Yang dibanggakan masyarakat Lombok antara lain:

Tahu khas Lombok

Popmama.com/ Sandra Ratnasari

Tahu di Lombok beda dengan tahu dari belahan lain di Indonesia. Rasanya cenderung tawar namun tingkat kepadatan teksturnya sangat baik. Meskipun padat, rasanya tetap lembut. Tahu goreng yang dicocol sambal atau kecap tentu menggugah selera makan.

Simpel dan penuh gizi kan?

Kelaq Lebui

Instagram.com/hijosfarm

Kelak lebui adalah makanan mirip bubur kacang ini dibuat dari kacang lebui yang mirip kedelai hitam. Rasanya gurih dan enak sekali dimakan hangat-hangat. Protein nabati dari kacang lebui tidak perlu diragukan lagi. Ya, ini sumber protein alternatif lah ya. 

Semua menu makanan Lombok ini enak sekali jika dipadukan dengan makanan khas lainnya misalnya urap kacang-kacangan dan plecing kangkung. Kangkung khas Lombok yang bertangkai lembut sudah pasti bergizi untuk anak mama.

Semoga si Kecil lahap makan dan terhindar dari stunting ya, Ma! Selamat makan! 

Baca juga:

The Latest