TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tren Balaclava, Penutup Kepala yang Mendunia

Pandemi jadi faktor Balaclava begitu popular? Cari tahu di sini!

cnn.com/russh.com

Selama beberapa tahun belakangan para selebriti dunia seperti Justin Bieber, Jared Letto, Kim Kardashian dan A$AP Rocky terlihat menggunakan penutup kepala sebagai bagian dari penampilannya. Penutup kepala yang disebut Balaclava ini telah menjamur di berbagai fashion brand. 

Bila ditelusuri sejarahnya Balaclava sebenarnya telah hadir sejak dulu. Hanya saja kini popularitasnya kian meningkat.

Lalu apa sih yang membuat penutup kepala ini begitu populer?

Yuk, baca ulasan Popmama.com selengkapnya di bawah ini. 

Asal Balaclava, Penutup Kepala yang Berasal dari Perlengkapan Militer

cnn.com

Balaclava pertama kali dikenakan oleh tentara Inggris pada saat perang Krimea di tahun 1853.

Penutup kepala ini membantu para tentara bertahan di tengah musim dingin selama perang berlangsung.

Sejak saat itulah Balaclava mulai banyak dikenakan untuk berbagai tujuan.

Meski masih menjadi bagian dari perlengkapan militer, aksesori ini berkembang dan dikenakan juga untuk olahraga musim dingin seperti snowboarding dan ski.

Popularitas Balaclava yang Mendunia

cnn.com

Popularitas Perancang busana ternama seperti Martin Margiela telah meluncurkan koleksi penutup kepala sejak akhir 80-an, lalu dipopulerkan dengan gaya yang lebih modern dari Calvin Klein dan Gucci pada pertunjukkan musim gugur 2018. 

Di akhir tahun 2021, Balaclava menjadi trending topic di media sosial. Terutama saat Kim Kardashian muncul di Met Gala 2021 dengan tampilan serba hitam yang menarik perhatian banyak orang khususnya media. 

Tren Balaclava terus berlanjut hingga di tahun 2022, beberapa fashion brand lainnya seperti Jacquemus, Marine Serre dan terutama Balenciaga juga memanfaatkan perkembangan tren dengan menawarkan koleksi penutup berbahan knit. Jonathan Anderson di Loewe untuk koleksi musim Gugur/Dingin memadukan penutup kepala berbahan knit tebal dengan strappy tops dan low rise jeans.

Matthew Williams dari Alyxstudio juga menghadirkan koleksi yang memadukan Balaclava dengan parka jacket berkilau, sedangkan perancang Ernest W Baker menyajikan koleksi penutup kepala ini dengan scarves yang serupa tampilannya. 

Tren Balaclava tak berhenti hanya di kalangan desainer ternama saja. Tercatat di beberapa fashion shopping platform juga menjual Balaclava dan seperti yang dirangkum dari GQ Magazine, popularitasnya meningkat hingga 344 persen year on year antara tahun 2021 dan 2022. 

Mengapa Balaclava Begitu Populer?

russh.com

Mengapa Balaclava begitu popular? Tidak bisa dipungkiri popularitas penutup kepala ini juga didorong dengan pandemi global yang mewajibkan masyarakat mengenakan masker.

Namun, pandemi bukan satu-satunya alasan Balaclava menjadi hot item.

Di beberapa negara dengan cuaca dingin, Balaclava menjadi aksesori yang melindungi wajah agar tetap hangat. Selain itu, penggunaan Balaclava juga dianggap dapat menjadi aksesori yang menjaga privasi seseorang. 

Di Indonesia, Balaclava tidak begitu populer. Pasalnya, hal ini juga tidak didukung karena cuaca Tropis Indonesia.

Selain itu, Balaclava sebenarnya menjadi aksesori para pengendara motor dan telah banyak dijual di beberapa platform e-commerce besar.

Penggunaan balaclava di Indonesia dianggap sangat membantu pengendara motor karena melindungi wajah dari debu.

Menurut Mama, apakah tren Balaclava ini akan terus berlanjut di tahun 2023? Share yuk, Ma!

BacaJuga

The Latest