TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Skincare Viral yang di Review dr. Richard Lee, Bagaimana Hasilnya?

Dari Scarlett Whitening, MS Glow, The Ordinary, Some by Mi, hingga Everwhite sudah direview nih..

Instagram.com/dr.richard_lee

Nama dr. Richard Lee, MARS, AAAM sudah tidak asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dokter yang viral di TikTok ini kerap membagikan tips mengenai kesehatan serta perawatan wajah dan tubuh. 

Sebagai ahli kecantikan, dr. Richard Lee, MARS, AAAM sudah meriview berbagai produk di Indonesia. Beberapa skincare viral pun pernah ia jajal dan coba untuk melihat hasilnya.

Penasaran dengan review dan pendapat dari dr. Richard Lee ini? Popmama.com sudah rangkum nih secara lengkap!

1. Body lotion Scarlett Whitening yang viral di Indonesia

Youtube.com/dr. Richard Lee, MARS

Skin dan body care yang cukup viral dan ada di mana-mana adalah Scarlett Whitening. Merek ini memiliki produk hand and body lotion dan serum. 

Diakui dr. Richard Lee jika memang banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan Scarlett Whitening. Karena kepopulerannya itu, dokter Richard pun mengecek keamanan dari body lotionnya. 

"Mulai dari body lotion yang lumayan laris dari merek ini. Sudah saya cek ke lab 3 varian body lotion dan hasilnya zonk. Jadi hasilnya itu Scarleet Whitening ini tanpa merkuri, hidrokuinon atau steroid. Denger hasilnya ini jutsru senang karena saya ngereview-nya juga senang. Terus yang paling saya suka juga tim Scarlett sudah menyiapkan cara membedakan body lotion yang palsu dan asli," jelas dokter Richard Lee dalam akun Youtubenya. 

Lalu, produk kedua yang ia review dan coba adalah dua buah serum dari merek ini. Ia pun memasukkan dua serum tersebut untuk di tes lab mengenai keamanannya. 

"Saya juga mencoba masukan kedua serum dari Scarlett Whitening ke lab, dan hasilnya zonk juga. Karena aman dan tidak ada merkuri atau hidrokuinon," tuturnya di Youtube. 

Ia mengaku sebagai ahli kecantikan, sangat senang menemukan produk lokal yang aman. Karena ia sering kesal dan marah jika  menemukan ada yang kandungan berbahaya pada skincare karena bisa merusak kulit dan wajah perempuan di Indonesia.

2. Some By Mi Snail Truecica, kosmetik dari Korea yang viral

Youtube.com/dr. Richard Lee, MARS

Skincare kedua yang direview dr. Richard Lee adalah merek Some by Mi yang merupakan merek dari Korea Selatan. Salah satu fakta yang mengejutkan dan ditemukan oleh dokter viral ini adalah hampir semua produk dari merek ini tidak memiliki izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Hampir semua produk Some by Mi ini tidak BPOM. Saya juga heran, dari 50% produknya nggak BPOM dan cuman ada 4 yang sudah BPOM. Dan yang saya pakai ini Snail Truecica Serum juga nggak BPOM," tutur dokter Richard. 

Memang ia melihat jika dari kemasan dan namanya sangat keren. Kemudian, iklannya juga yang bisa menghilangkan scars karena kandungan siput hitam Koreanya bisa membuat orang tertarik.

Embel-embel 'miracle' yang ada dalam serum Some by Mi ini mencoba dibuktikan oleh dokter Richard. Apakah memang benar terbukti bisa menghilangkan scars atau bopeng? Atau hanya marketing semata.

"Saya sudah pakai 1.5 bulan, produknya nyaman dan enak banget. Muka saya jadi lebih plumpy dan lebih kenyal. Dan juga bener dari yang dibilang, bekas jerawat memudar sekalipun tanpa ini tapi kalau pakai ini lebih cepat," tuturnya.

Dokter Richard memuji kemampuan serum Truecica dari Some by Mi ini karena bisa memperbaiki skin barrier-nya.

"Setelah pakai ini skin barrier saya itu lebih mild dan jadinya itu lebih elastis dan plumpy. Nah, plumpy ini yang memblurkan scars. Sehingga bukan scars-nya yang hilang. Ini yang saya rasakan," jelas dokter Richard.

Ia mengklarifikasi untuk bisa menghilangkan scard yang berat tidak akan bisa hanya dengan serum saja, perlu ada perawatan lain. Oleh karenanya, ketika mencoba skincare jangan sekedar mengikuti tren, kita harus lihat lagi sesuai atau tidak dengan kebutuhan kulit.

3. The Ordinary AHA 30% BHA 2% Peeling Solutions yang harganya sempat mahal karena viral

Youtube.com/dr. Richard Lee, MARS

Peeling dari The Ordinary ini sempat melambung menyentuh Rp 500.000 per botolnya pada pertengahan 2020 lalu. Hal itu pun membuat dokter Richard Lee penasaran dengan kehebatan dari peeling ini.

Ternyata ia menemukan kalau serum The Ordinary bisa dibilang ilegal distribusi di Indonesia. Pasalnya, pereturan AHA sesuai BPOM menyebut maksimal yang ada dalam kosmetik dan bisa dipakai bebas harus di bawah 10%. 

Ketika kandungan AHA sudah lebih dari 10% bahkan 30% harus diaplikasikan oleh dokter kulit. 

"Bisa dibilang ini sebenarnya cairan peeling yang dipakai di klinik karena sesuai aturan hukum Indonesia, AHA yang 30% di The Ordinary ini harus dilakukan dan diaplikasikan oleh dokter kulit," tuturnya di Youtube. 

Ketika melihat situs BPOM memang merek-merek The Ordinary sudah yang yang terdaftar tapi tidak ada The Ordinary AHA 30% BHA 2% Peeling Solutions ini. 

"Karena menurut aturan BPOM soal penggunaan AHA tadi. Bisa dibilang ini produknya bagus tapi ilegal distribusi di Indonesia," jelas dokter Richard Lee.

Diakui olehnya jika kandungan AHA memang berfungsi untuk mencerahkan kulit dan dokter Richard juga mengamini kalau produk ini cukup bagus. Namun, kita sebagai penduduk Indonesia juga harus mempertimbangkan legalitas dari produk yang kita pakai sesuai aturan yang ada. 

4. MS Glow yang sudah dipantau dr. Richard Lee sejak lama

Youtube.com/dr. Richard Lee, MARS

Produk MS Glow adalah salah satu rangkaian skincare yang banyak beredar di masyarakat. Melihat hal itu, dokter Richrad pun tergerak untuk mencoba menguji keamanan dari produk ini. 

Ia membeli satu set perawatan kosmetik dari MS Glow yang berjumlah 10 buah untuk direview dan diujikan ke lab.

"Saya sudah pantau MS Glow ini sejak lama bahkan kayaknya lebih lama dari merek-merek yang lain. Hasilnya mengecewakan! Kenapa? Karena tanpa ada merkuri dan hidrokuinon," terangnya. 

Namun, karena masih penasaran pada bulan berikutnya dokter Rochard pun kembali membeli rangkaian lain dari merek ini. 

"Ternyata saya cek memang tanpa merkuri dan hidrokuinon. Saya harus gentle, kalau memang abal-abal ya saya bilang, kalau memang aman ya saya akan bilang juga. Sampai sekarang sampai saya posting (26 Juni 2020) produk MS Glow yang saya cek tidak ada kandungan merkuri atau hidrokuinon tadi," tuturnya. 

5. Everwhite yang katanya bikin dr. Richard Lee sempat males review, kenapa?

Youtube.com/dr. Richard Lee, MARS

Merek selanjutnya yang juga kena review dokter Richard Lee yakni Everwhite. Ketika pertama melihat kemasan skincare Everwhite, dokter Richard mengaku kagum karena kemasannya rapi dan bagus. 

"Ini ada hangul-nya juga jadi well concept banget. Sehingga saya sempet nggak percaya ini produk Indonesia. Dan saya yakin sih ini jual di Korea sana digabungin dengan merek Korea yang lain nggak akan tahu kalau ini produk Indonesia," paparnya di Youtube. 

Namun, meski dipuji habis-habisan karena konsep dan tampilannya. Dokter Richard ternyata malas untuk meriview merek lokal ini lho. Rupanya saking bagus dan rapinya, dokter Richard tidak akan percaya kalau ini produk abal-abal.

"Tapi, ada satu catatan sih untuk Everwhite ini. Jadi ini adalah merek yang paling males saya cek-in, kenapa? Karena memang secara kemasan udah bagus dan cantik banget buat dilihat. Sehingga jauh dari kesan abal-abalan," tuturnya. 

Dugaan itu pun benar. Setelah dokter Richard menguji dalam laboratorium mengenai skincare Everwhite ini ternyata bebas dari kandungan berbahaya. 

"Dan ternyata benar, ketika di cek lab memang hasilnya bagus karena tanap merkuri dan hidrokuinon," pungkasnya.

Sebagai ahli kecantikan dan kesehatan kulit, dokter Richard Lee mendorong agar perempuan di Indonesia tidak asal-asalan dalam memilih produk. Pastikan yang paling dasar sudah terdaftar dan mendapat izin.

Ia juga mengingatkan jika hasil dari skincare tidak bisa instan dan cepat jika aman. Kecuali memang ada kandungan berbahaya dalam produknya, itu lain soal. Eits, jangan dipilih ya kalau memang ada merkuri atau hidrokuinon.

Baca juga:

The Latest