TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Musim DBD, Ini 6 Cara Mengusir Nyamuk dari Rumah

Tak melulu pakai obat pengusir nyamuk saja, Ma

Freepik/pichit_sansupa

Kasus anak yang terkena DBD makin banyak, Mama harus ekstra pengawasan di rumah agar tidak ada nyamuk yang datang dan bersarang.

Hanya karena masalah sepele, nyamuk bisa betah di rumah dan bebas menggigit anak kapan saja. 

Tentu tak mau kan hal itu terjadi. Maka dari itu, penting sekali untuk memerhatikan kebersihan rumah dari datangnya serangga penghisap darah itu.

Disusun Popmama.com, inilah beberapa cara mengusir nyamuk dari rumah.

1. Jangan ada pakaian kotor menumpuk terlalu lama

Freepik/Pornpan77

Mungkin Mama sudah sering menyemprot ruangan dengan pembasmi nyamuk namun tetap saja nyamuk berkeliaran di rumah. Masalahnya bisa jadi ada di pakaian yang menumpuk. 

Nyamuk suka sekali dengan bau badan manusia. Menumpuk baju kotor terlalu lama membuat mereka senang berkeliaran di sana. 

Jadi hindari menggantung baju yang sudah dipakai. Begitu juga dengan keranjang pakaian kotor, gunakan keranjang yang tertutup agar nyamuk tidak bersarang di sana. 

Cara paling aman adalah, rutin mencuci baju sehari atau 2 hari sekali agar tidak ada baju kotor menumpuk. 

2. Bersihkan rumah setiap hari

professionalhomesearch.com

Nyamuk senang dengan area yang tidak terjamah. Cara lain untuk mengusir nyamuk adalah dengan rajin membersihkan rumah.

Saat menyapu dan merapikan barang, biasanya baru terlihat area mana saja yang jadi sarang nyamuk. 

Dengan merapikan rumah secara rutin membuat mereka tidak betah ada di sana. Jadi, jangan malas membersihkan rumah setiap hari, ya.

3. Buang air menggenang 

Pexels/Skitterphoto

Salah satu penyebab klasik nyamuk terus hadir di rumah adalah karena ada genangan air di rumah. Di air, nyamuk bertelur dan jentik nyamuk semakin cepat muncul. 

Jadi lihat lagi, adakah air menggenang di rumah. Apakah ada pot tak terpakai di halaman yang berisi air menggenang? Atau, ember terbuka dengan sisa air sedikit? Bisa juga vas bunga di rumah yang berisi air.

Usahakan untuk membuang air menggenang yang tidak berguna. Sedangkan untuk air yang memang diperlukan, seperti vas, gantilah setidaknya sehari atau 2 hari sekali. Dengan begitu, nyamuk tidak betah bertelur di sana. 

4. Tutup celah di pintu atau jendela

Pexels/Pixabay

Menyemprot pembasmi nyamuk takkan ada gunanya jika masih ada celah terbuka menuju kamar. Maka dari itu, lihat lagi mana saja area yang masih renggang. 

Segera tutup celah tersebut agar nyamuk tidak bisa masuk. Mama bisa menggunakan selotip busa dan sejenisnya. 

5. Taruh potongan sereh di pojok ruangan

drweil.com

Tak ingin menggunakan semprotan pembasmi nyamuk? Mama bisa menggunakan bahan alami pengusir nyamuk. Ada banyak yang bisa digunakan seperti minyak lavender atau minyak thyme. 

Namun jika ingin cara mudah dan bahan yang bisa didapat di warung, maka bisa gunakan sereh. Cukup potong-potong sereh segar dan tempatkan di wadah. 

Kemudian wadah tersebut bisa ditaruh di pojok kamar atau ruangan yang sering didatangi nyamuk. Bau dari sereh membuat nyamuk enggan mendekat. 

6. Gunakan tirai di pintu dan jendela

Freepik

Cara terakhir yang tak kalah ampuh adalah menggunakan tirai di pintu dan jendela. Saat ini sudah banyak yang menjual tirai yang bisa ditempel di pintu atau jendela. 

Asyiknya lagi, tirai ini bisa disingkap dan mudah tertutup sendiri karena dilengkapi dengan magnet di tengahnya. 

Dengan menggunakan tirai ini, kamar bisa lebih steril dari nyamuk. 

Itulah 6 cara mengusir nyamuk dari rumah yang bisa dicoba untuk. Semoga berhasil!

Baca juga: 

The Latest