TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Darah Nifas Berapa Lama Keluar? Ini Faktanya

Ada beberapa hal yang perlu Mama ketahui terkait lamanya masa nifas!

smartparenting.com.ph

Tubuh Mama perlu untuk beradaptasi kembali dari masa kehamilan hingga melahirkan. Adapatasi tubuh pasca melahirkan, dapat membuat kondisi tubuh Mama lelah, bahkan bisa pula mengalami nyeri dibagian tubuh tertentu.

Umumnya, tubuh membutuhkan waktu sekiranya 6-8 minggu untuk kembali pulih, namun pada perempuan yang melahirkan secara Caesar, waktu yang dibutuhkan untuk pulih kemungkinan akan lebih lama.

Nah, selama proses pemulihan, keluarnya darah nifas umum terjadi. Keluarnya darah nifas dari vagina merupakan cara tubuh untuk membuang sisa sisa lapisan rahim, sel lemak janin, dan kotoran janin saat berada di dalam Rahim Ma.

Lamanya darah nifas yang keluar berbeda-beda, tapi ada beberapa fakta yang perlu Mama tahu. Dilansir dari Baby Center dan beberapa sumber lainnya, ini dia yang harus Mama tahu!

Lamanya darah nifas keluar

Freepik/natalliaboroda

Biasanya, darah nifas yang keluar setelah melahirkan mirip dengan menstruasi berat. Hanya saja jumlah darah yang keluar cenderung lebih banyak dan durasinya akan lebih lama dibandingkan siklus menstruasi.

Biasanya, perempuan yang melahirkan secara secara Caesar, akan mengeluarkan darah nifas yang lebih sedikit dibandingkan yang melahirkan secara normal. Meski begitu, lamanya masa nifas biasanya berlangsung selama 6 hingga 8 minggu.

Umumnya, darah nifas yang keluar akan lebih banyak ketika Mama sedang bergerak. Saat Mama berdiri misalnya, darah yang keluar dapat terasa lebih banyak. Ini dapat terjadi karena saat Mama duduk atau berbaring, darah nifas akan terkumpul di area sekitar vagina, sehingga saat berdiri darah nifas yang terkumpul pun akan keluar.

Darah nifas yang keluar biasanya akan berkurang seiring berjalannya waktu. Namun Mama disarankan untuk kedokter jika mengalami perdarahan yang parah, atau masa nifas yang dialami terjadi lebih dari 8 minggu.

Darah nifas yang tidak normal

Freepik/Tirachardz

Untuk mengatasi keluarnya darah nifas, Mama hanya perlu menggunakan pembalut. Ganti pembalut secara teratur agar kenyamanan dan kesehatan Mama tetap terjaga.

Dilansir dari Healthline, Mama disarankan untuk segera ke dokter jika mengalami gejala dari darah nifas yang tidak normal. Berikut beberapa tandanya:

  • Darah nifas yang keluar berbau tidak sedap. Hal ini bisa menjadi pertanda dari infeksi
  • Darah yang keluar berwarna cerah dan terjadi perdarahan berat meski telah memasuki minggu ke dua
  • Darah nifas yang keluar sangat banyak. Mama bahkan harus mengganti lebih dari 1 pembalut dalam rentan waktu satu jam
  • Keluarnya gumpalan darah yang sangat besar atau gumpalan darah yang banyak
  • Mama menderita demam tinggi, atau kedinginan
  • Perut bagian bawah terasa sakit atau nyeri saat ditekan
  • Menderita pusing dan pinsan
  • Detak jantung yang tidak teratur.

Perubahan emosi juga akan Mama alami

Freepik/yanalya

Selain mengetahui lamanya masa nifas dan tanda-tanda darah nifas yang tidak normal, Mama juga harus tahu bahwa masa nifas juga dapat membuat Mama mengalami perubahan emosi.

Pada satu sisi, Mama mungkin merasa bahagia dengan hadirnya sang buah hati. Namun di sisi lain, rasa cemas dan lelah karena waktu yang tersita untuk mengurus sang buah hati juga akan Mama rasakan. Sehingga tak heran, saat masa nifas berlangsung, beberapa Mama akan mengalami perubahan suasana hati yang cepat, bahkan bisa pula mengalami baby blues syndrome. Jadi, Mama perlu mengelola emosi dengan baik agar baby blues syndrome tidak berlarut atau mengganggu kehidupan Mama.

Itulah fakta tentang darah nifas termasuk berapa lama keluarnya. Jangan terlalu khawatir, darah nifas keluar memang lebih lama dari waktu haid ya, Ma.

Baca juga:

The Latest