TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jangan Direbus, Ini Cara Mencairkan ASIP Beku yang Benar

Jangan sampai salah ya, Ma

Unsplash/Debby Hudson

Apakah Mama termasuk yang suka menyimpan ASI perah untuk si Kecil? Jika iya, cara mencairkannya tentu tidak boleh sembarangan. Hal itu harus diperhatikan agar kesegaran dan nutrisinya tetap terjaga. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak para mama di luar sana yang melakukan kesalahan saat memanaskan ASIP beku. Alhasil, gizi yang diberikan pun jadi tidak sempurna.

Memang, bagi para Mama yang bekerja, memompa dan menyimpan ASI di lemari pendingin adalah cara terbaik saat tidak bisa memberikannya secara langsung. Namun untuk menghindari kerusakan nutrisi, Mama juga harus memahami bagaimana cara menyimpan dan mencairkannya setelah keluar dari lemari pendingin. Berikut ini adalah cara mencairkan ASIP beku sebagaimana dirangkum oleh Popmama.com.

 

1. Pilih yang paling lama

Pexels/Suzy Hazelwood

Untuk menyimpan dan mencairkan ASIP beku, sebaiknya Mama menggunakan metode first in, first out, yaitu mengeluarkan ASIP yang lebih dahulu disimpan. Oleh karena itu, Mama perlu menuliskan tanggal kapan ASI diperah agar lebih mudah untuk memilih mana yang akan diberikan kepada bayi. ASI yang terlebih dulu dimasukkan ke dalam freezer harus diberikan terlebih dahulu.

Namun, beberapa dokter anak ada yang menyarankan untuk memberikan ASIP yang terakhir kali diperah. Tujuannya agar bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan saat itu. Sebab para ahli percaya bahwa kandungan ASI menyesuaikan dengan kondisi bayi saat itu. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapat masukan yang pasti ya, Ma.

Untungnya, kantong ASI yang beredar saat ini sudah mencantumkan kolom tempat Mama menuliskan tanggal dan jam perah. Jika sudah ditandai, letakkan ASIP yang mempunyai tanggal terlama di bagian depan sehingga memudahkan untuk mengambil saat diperlukan. Dengan demikian, nantinya Mama tidak repot mencari-cari dan memilah-milah botol atau kantong ASIP di dalam freezer.

Sebagai tambahan informasi, ASIP yang disimpan dalam freezer bersuhu -15 derajat Celcius bisa disimpan selama dua minggu. Namun jika suhunya lebih rendah, Mama mungkin bisa menyimpannya hingga beberapa bulan. Sebelum memberikan pada si Kecil, jangan lupa memastikan bahwa botol ASIP tidak pecah.

2. Mencairkan ASIP beku dengan air hangat

Pexels/Pixabay

Saat ingin mencairkan, Mama harus memerhatikan metode yang benar. Karena jika kita salah memperlakukan ASIP beku, maka susu tersebut sudah tidak bisa diberikan kepada bayi karena nutrisi dan kesegarannya sudah hilang bahkan rusak.

Perlu Mama ketahui bahwa jika ingin menggunakan ASIP beku dibutuhkan waktu 24 jam untuk mencairkannya sebelum diberikan kepada bayi. Adapun caranya adalah dengan memindahkan ASIP yang telah dibekukan ke bagian kulkas bawah yang memiliki suhu lebih tinggi. Jika nanti Mama akan memberikannya pada bayi, rendam dalam air hangat hingga suhunya sesuai.

Jika Mama ingin segera memberikannya kepada bayi, Mama bisa langsung merendam ASIP tersebut di dalam baskom berisi air hangat dengan suhu kurang lebih 37 derajat Celcius. Ingat ya Ma, jangan menggunakan air panas apalagi mendidih karena akan merusak ASI.

3. Bisa juga dengan air yang mengalir

Pexels/Ron Lach

Selain dengan membiarkannya di bawah freezer dan merendamnya dengan air hangat, mencairkan ASIP beku bisa dengan cara mengalirkan air pada kantong atau botol ASIP beku. Jika ingin lebih cepat, gunakan water heater yang mengalirkan air hangat. Sekali lagi, jangan menggunakan air panas karena hal ini akan merusak nutrisi yang penting untuk antibodi bayi di dalamnya.

Selain itu, menggunakan air panas juga bisa meningkatkan risiko berpindahnya bakteri dari wadah ke dalam ASIP. Hal ini jelas sangat berbahaya karena kita tidak tahu zat apa saja yang mungkin terkandung dalam wadah.

4. Jangan direbus

Pixabay/Myriams-Fotos

Sebagaimana dibahas di atas, satu hal penting yang perlu Mama pahami adalah memerhatikan suhu. Jangan pernah memanaskan ASIP dengan menggunakan microwave atau memasukkannya ke dalam panci yang berisi air mendidih.

Cara mencairkan seperti itu berisiko menimbulkan panas berlebih yang bisa menghancurkan enzim dan kandungan di dalam ASI. Jika sudah rusak, maka ASI tidak bisa diberikan kepada bayi dan harus dibuang. Selain itu, ASIP yang terlalu panas juga dapat membuat mulut dan tenggorokan bayi mengalami luka bakar.

5. Bolehkah dibekukan lagi?

Pexels/Enrique Zafra

Salah satu hal umum yang akan Mama hadapi adalah ASI perah yang tidak habis diminum bayi. Sebagian orang mungkin akan berpikir untuk membekukannya lagi di dalam freezer. Namun perlu diingat bahwa ASIP yang sudah dicairkan tidak bisa dibekukan, karena bisa merusak kualitas ASI. ASIP yang sudah cair dan berada di suhu ruang selama kurang lebih dua jam sebaiknya dibuang karena sudah tidak bisa digunakan lagi.

Begitu juga dengan ASIP yang sudah diminum dan tidak dihabiskan. Buang sisanya karena makanan dan minuman di bahwa suhu ruang mungkin sudah terkontaminasi bakteri yang berasal dari udara dan peralatan. Karena pencernaan bayi lebih sensitif, hal ini mungkin akan berdampak kurang baik. Karenanya, ASI yang sudah dicairkan sebaiknya langsung dihabiskan oleh bayi.

Itulah ulasan Popmama.com tentang cara mencairkan ASIP beku dengan benar. Beberapa poin yang perlu digarisbawahi adalah jangan menggunakan suhu tinggi maupun membekukannya kembali jika tidak habis. ASIP yang sudah cair bisa berbahaya jika disimpan kembali ke dalam freezer karena bakteri bisa saja berkembang di dalamnya.

Baca juga:

The Latest