TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Sayuran untuk Turunkan Darah Tinggi Saat Program Hamil

Waspada, kondisi darah tinggi harus menjadi perhatian serius saat ingin hamil!

Pixabay/Rohtopia

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk perawatan ketika Mama sedang mencoba hamil.

Sebab jika tidak dikelola dengan baik, maka tekanan darah tinggi bisa berkembang selama kehamilan.

Dilansir dari Healthline, perempuan yang mengalami kehamilan pertama dapat lebih mungkin untuk memiliki tekanan darah tinggi. Apalagi menggunakan teknologi IVF selama proses pembuahan, ini meningkatkan kemungkinan tekanan darah tinggi.

Jadi, kondisi darah tinggi harus menjadi perhatian serius. Sedangkan 5 sayuran berikut cukup baik untuk menurunkan darah tinggi saat proragam hamil. Yuk, cek ulasannya dari Popmama.com!

1. Bayam mencegah penebalan dinding arteri

Pexels/Jacqueline Howell

Pemantauan tekanan darah adalah bagian penting dari perawatan prenatal. Termasuk mengonsumsi makanan super sepeti bayam.

Ya, bayam termasuk makanan untuk penderita darah tinggi. Ini karena bayam banyak mengandung kalium, kalsium, magnesium dan potasium yang sangat baik. 

Dikutip dari Medicalnewstoday, bayam kaya akan nitrat yang membantu mengelola tekanan darah.  Makan 1-2 porsi sayuran kaya nitrat setiap hari, maka dapat mengurangi hipertensi hingga 24 jam.

Jika Mama rutin memakan sayur bayam selama tujuh hari, kemungkinan memiliki kadar tekanan darah yang lebih terkontorol dan mencegah penebalan dinding arteri.

2. Brokoli mengurangi hipertensi dan penyakit kardiovaskular

Pixabay/PDPics

Meski beberapa obat tekanan darah dianggap aman untuk digunakan selama program kehamilan, tetapi memakan brokoli lebih baik bukan?

Brokoli sendiri dapat mengeluarkan enzim pelawan peradangan dan penurun darah tinggi. Pasalnya, brokoli mengandung kalsium, kalium, magnesium dan vitamin C.

Diberitahu oleh Tasteofhome, brokoli merupakan sumber yang baik dari tiga mineral pengatur tekanan darah. Memilih brokoli dapat mengurangi hipertensi, penyakit kardiovaskular dan stroke.

Sementara kalium dan magnesium pada brokoli mampu mengendurkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.

3. Kale kaya nutrisi yang ramah jantung

Pexels/Anna Guerrero

Jika Mama memiliki tekanan darah tinggi saat menjalankan program hamil, maka perbanyaklah makanan sehat seperti kale.

Diwartakan dari Ndtv, kale yang padat nutrisi telah menjadikannya favorit di dunia kesehatan dan nutrisi. Kale juga kaya nutrisi ramah jantung. Termasuk kandungan antioksidan seperti lutein, asam lemak omega-3 dan flavonoid.

Artinya, kale menawarkan banyak nutrisi dan bebas lemak, bebas gula, bebas kolesterol.

Keseimbangan ini menjadikannya pilihan yang bagus untuk ditambahkan ke dalam diet selama program kehamilan.

4. Seledri mengurangi risiko pembekuan darah

Pixabay/Buntysmum

Tekanan darah tinggi atau hipertensi didefinisikan sebagai suatu kondisi yang harus segera diatasi. Salah satunya dengan mengonsumsi seledri.

Seledri sendiri merupakan komponen penting dari manajemen tekanan darah dan mengurangi risiko pembekuan darah maupun stroke.

Lebih dari itu, seledri kaya kandungan senyawa phthalides yang bisa mengendurkan pembuluh darah.

Bahkan membuat jus lezat dari seledri, maka bisa menjadi detoks alami yang luar biasa sepanjang hari.

5. Wortel meningkatkan status antioksidan total

Pexels/mali maeder

Mengubah pola makan secara signifikan selama program hamil, ini dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

Bahwa makanan tertentu seperti wortel bisa menurunkan tekanan darah, baik secara langsung maupun dalam jangka panjang.

Dihimpun dari Medicinenet, meminum jus wortel setiap hari menurunkan tekanan darah sistolik. Jus wortel juga melindungi sistem kardiovaskular dengan meningkatkan status antioksidan total.

Bahkan kandungan senyawa felonik tinggi seperti klorogenik, p-coumaric, dan asam caffeic pada wortel membantu mengendurkan pembuluh darah.

Demikianlah 5 sayuran untuk turunkan darah tinggi saat program kehamilan. Jadi, segeralah mengobati tekanan darah tinggi!

Baca juga:

The Latest