TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Serba-Serbi Proses IVF yang Harus Diketahui Pasangan Suami-Istri

IVF merupakan sebuah proses emosional yang mungkin perlu kamu lewati untuk memiliki seorang bayi

Freepik/teksomolika

Seringkali, sebelum proses IVF dimulai, sudah ada perasaan kecewa yang muncul, bersalah dan bahkan marah karena tidak bisa hamil secara alami.

Jadi, tidak mengherankan bila bagi banyak perempuan dan pasangan mereka menganggap IVF adalah roller coaster yang penuh dengan rasa emosional. Perhatikan beberapa hal berikut yuk Ma.

Mendapatkan Dukungan Saat Melalui Pengobatan Kesuburan

wallpapers13.com

Berikan calon mama dukungan yang lengkap. Ini adalah hal penting agar proses IVF yang emosional berjalan lebih mudah bagi Mama dan pasangan.

Dari mana dukungan yang lengkap bisa didapatkan untuk Mama?

  • Dukungan baik dari keluarga maupun teman atau
  • Dukungan dari konselor IVF
  • Dukungan dari jaringan online, bisa berupa komunitas atau media sosial dengan wawasan seputar IVF

Seperti apa dukungan yang lengkap?

Dukungan yang memungkinkan Mama bisa berbagi perasaan, mengajukan pertanyaan dan berbicara dengan orang-orang yang akan membantu Mama.

Mungkin dengan cara menemani Mama di sana bila menghadapi keadaan sulit atau bahkan sekedar menemani Mama saat merasa cemas melalui video call atau chat melalui instan messenger.

Pilihlah Pertemanan Sehat

huffingtonpost.com

Mengenai program IVF, sebaiknya hanya memberi tahu lebih dalam hanya kepada orang-orang terdekat dalam hidup Mama. Konsultasikan kepada mereka yang benar-benar membuat kamu merasa nyaman. Berbagi dengan mereka yang kamu tahu akan mengerti dan akan memberi respon positif pada kesejahteraan emosional kamu.

Oversharing dapat meningkatkan tekanan bagi Mama. Maka itu, diperlukan pertemanan sehat dan memilih orang-orang yang bisa memberikan tanggapan positif dari setiap hal yang kamu sampaikan.

Bagaimana dengan Dunia Kerja Mama?

womensviewsonnews.org

Sebaiknya, kamu memutuskan apakah kamu merasa senang dengan orang di tempat kerja kamu. Jika kamu lebih suka mereka tidak mengetahuinya, kamu tidak perlu memberi tahu mereka.

Kamu bisa mengatakan bahwa kamu memerlukan perawatan medis yang mengharuskan kamu menemui dokter lebih sering dalam beberapa minggu ke depan.

Buat jadwal periksa ke rumah sakit secara jelas, jadi kamu bisa mengatur dengan jadwal kerja kamu. Ini menjaga agar kerjaan kamu tetap beres dan kamu tetap bisa mempersiapkan kehamilan degan baik.

Merencanakan Kehamilan dengan Baik

conquistarumhomem.com.br

Rencanakan kapan Mama akan melakukan IVF sehingga kamu dapat mencoba memastikan hal itu terjadi dalam periode yang pasti dan tentunya Mama dalam keadaannya relatif stabil.

Penting agar Mama dan pasangan memahami proses IVF dan kemungkinan hasil yang didapat. Penting juga untuk mengetahui fakta yang ada untuk memberi kontrol pada perasaan dalam proses IVF. Merencanakan kehamilan yang benar bisa meminimalisir perang argumen dengan pasangan.

Disebutkan pada laman emmasdiary.co.uk, hanya empat orang dari 10 perempuan yang berhasil saat menjalankan siklus IVF. Bicarakan satu sama lain tentang kemungkinan hasil dari proses IVF dengan pasangan kamu.

Hubungan dengan Suami

Favim.com

Sangat penting untuk mengkomunikasikan perasaan kamu satu sama lain selama perawatan kesuburan dengan pasangan kamu. Meski sulit karena emosi dan kecemasan yang kamu rasakan, tapi kamu harus melatih kecerdasan emosionalmu. Perawatannya bisa sangat menguras emosi untuk kalian berdua sehingga Mama dan suami perlu saling mendukung sepanjang kursus.

Teruslah melakukan hal-hal yang kamu sukai seperti makan di luar bersama, nonton film drama komedi, atau pergi ke bioskop. Lakukan hal yang menyenangkan dan bisa menguatkan kamu dan pasangan.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan terkait menjalankan proses IVF. Semoga Mama bisa melewati proses IVF dengan mudah dan mendapatkan hasil yang menyenangkan untuk hubungan Mama dan pasangan.

Baca juga: Tips Mengatur PCO Saat Merencanakan Kehamilan agar Tetap Aktif dan Fit

The Latest