TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jangan Malas Sikat Gigi, Ini Bahaya Gigi Berlubang Saat Hamil

Jangan sampai gigi sakit saat hamil ya!

Freepik

Kehamilan adalah waktu yang indah, tentu saja Mama akan melakukan segalanya untuk memastikan 9 bulan yang sehat. Menjaga pola makan, berolahraga, dan bahkan meninggalkan beberapa kebiasaan yang dapat membahayakan dilakukan demi merasakan kehamilan yang sehat.

Tetapi sementara semua ini penting untuk kesehatan secara keseluruhan selama kehamilan, penting juga agar Mama tidak mengabaikan kesehatan gigi.

Salah satu masalah kehamilan yang tidak terduga adalah rasa sakit atau sensitivitas gigi hingga gigi berlubang.

Namun, dengan kebiasaan merawat gigi yang baik Mama tetap memiliki risiko untuk mengalami gigi berlubang yang disebabkan oleh perubahan hormon.

Apakah Mama tahu bahwa gigi berlubang saat hamil membahayakan kandungan? Kali ini Popmama.com sudah merangkumnya informasinya untuk Mama ketahui.

1. Saat hamil trimester kedua bisa mengalami risiko gigi berlubang

Freepik/Valeria_aksakova

Sebagian besar perempuan yang sedang hamil mengantisipasi beberapa ketidaknyamanan selama kehamilan mereka.

Setiap orang telah mendengar cerita tentang morning sickness yang mengerikan,  bukan rahasia lagi bahwa kehamilan dapat membuat kaki bengkak, sakit punggung, sakit gigi dan kelelahan.

Namun, masalah gigi selama kehamilan lebih umum daripada yang disadari oleh beberapa orang. Tubuh mengalami banyak perubahan selama kehamilan.

Dengan cara yang sama, peningkatan estrogen dan progesteron dapat menyebabkan gigi Mama rentan terhadap plak gigi.

Penumpukan plak ini dapat menjadi akar penyebab pendarahan gusi dan peradangan, suatu kondisi yang dikenal sebagai gingivitis kehamilan.

Mama yang mengalami gigi berlubang, terkena infeksi gusi serius yang menghancurkan tulang yang menopang gigi yang menyebabkan Mama harus cabut gigi.

2. Gigi berlubang menurunkan selera makan

Freepik/Yanalya

Jika Mama terus-menerus meraih cemilan bergula atau tinggi karbohidrat untuk memuaskan hasrat, ada risiko kerusakan gigi yang mengakibatkan gigi berlubang.

Saat sedang mengalami sakit gigi tentu akan mengganggu selera makan, sehingga sulit untuk makan atau minum. Mama yang tidak makan akibatnya tidak memiliki nutrisi untuk diserap si Janin.

Hal ini tentu membahayakan kehamilan Mama dan akan menghambat perkembangan si Janin. Selain itu Mama yang menderita dengan refluks asam atau mual di pagi hari, sering muntah atau asam lambung dapat secara perlahan merusak email gigi Mama. Hal ini dapat memicu sensitivitas gigi.

3. Gigi yang berlubang dapat memicu gangguan pada kehamilan

Freepik/Dashu83

Meskipun terlihat sepele tetapi permasalahan gigi berlubang dapat membahayakan kesehatan si Janin, sebab gigi berlubang diakibatkan oleh kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Bakteri ini dapat menyebar ke dalam organ tubuh lainnya melalui aliran darah, sehingga dapat mengganggu kesehatan si Janin dan menghambat perkembangannya. Risiko yang dapat terjadi yaitu keguguran dan prematur.

4. Pencabutan gigi saat hamil lebih baik dilakukan di trimester kedua

Freepik/Nensuria

Jika Mama mengalami penyakit periodontal selama kehamilan dan dokter gigi Mama tidak dapat menyelamatkan gigi yang berlubang, pencabutan selama trimester kedua dapat menghentikan rasa sakit dan sensitivitas.

Pernyataan ini didukung oleh American Pregnancy Association, tindakan merawat gigi berlubang masa kehamilan ideal dilakukan saat memasuki trimester kedua kehamilan.

Sebaiknya bila mengalami gigi berlubang segera konsultasikan kepada dokter, Mama tidak boleh asal untuk langsung minum obat saat gigi sedang sakit. Sebab penggunaan obat yang tidak tepat dapat memicu masalah pada kehamilan.

5. Melakukan perawatan gigi setiap 3 bulan sekali saat hamil

Freepik/Pressfoto

Pembersihan gigi rutin selama hamil tidak membahayakan kandungan Mama. Sehingga Mama dapat terus menjadwalkan pembersihan ini seperti biasa.  Faktanya, membersihkan gigi bisa menghilangkan sensitivitas yang disebabkan oleh terlalu banyak plak.

Pembersihan juga dapat memperkecil risiko gigi berlubang pada masa kehamilan. Melakukan perawatan gigi yang lebih sering saat hamil sebaiknya setiap 3 bulan dibandingkan dengan setiap 6 bulan. Jadi selama hamil Mama harus tetap menjaga kebersihan gigi ya!

Berikut tadi informasi tentang gigi berlubang saat hamil yang harus diperhatikan.

The Latest