TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Manfaat Diet Mediterania untuk Ibu Hamil, Bisa Cegah Diabetes

Ternyata diet editerania memberikan banyak manfaat untuk ibu hamil, Ma

Freepik/Freepik

Menjaga pola makan dengan baik tentunya sangat penting untuk dilakukan selama masa kehamilan. Nutrisi yang didapat oleh ibu hamil akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin.

Oleh sebab itu, Mama perlu memilih diet saat kehamilan dengan cermat demi memenuhi nutrisi yang dibutuhkan. Ada berbagai macam diet yang dapat diikuti selama masa kehamilan, salah satunya adalah diet Mediterania.

Diet Mediterania cukup populer di negara-negara yang berbatasan dengan laut Mediterania.

Berikut Popmama.com rangkum manfaat diet Mediterania untuk ibu hamil. 


 

Apa Itu Diet Mediterania?

Freepik/our-team

Diet Mediterania adalah diet yang didasarkan pada pola makan penduduk kawasan laut Mediterania. Diet ini menggunakan makanan tradisional yang biasa dimakan orang di negara-negara seperti Prancis, Spanyol, Yunani, dan Italia.

Para peneliti mencatat bahwa orang-orang Mediterania sangat sehat dan memiliki risiko rendah dari banyak penyakit kronis. Sehingga diet Mediterania sering direkomendasikan bagi mereka yang ingin meningkatkan kesehatan mereka dan melindungi dari penyakit kronis.

Idealnya, diet Mediterania didasarkan pada makanan seperti di bawah ini:

  • Sayuran: tomat, brokoli, kangkung, bayam, bawang bombay, kembang kol, wortel, kubis Brussel, mentimun, kentang, ubi jalar, lobak
  • Buah-buahan: apel, pisang, jeruk, pir, stroberi, anggur, kurma, melon, persik
  • Kacang-kacangan, biji-bijian, dan selai kacang: almond, kenari, hazelnut, kacang mete, biji bunga matahari, biji labu, selai almond, selai kacang, kacang polong, kacang tanah, buncis
  • Biji-bijian utuh: gandum, beras merah, gandum hitam, barley, jagung, soba, roti gandum, dan pasta
  • Ikan dan makanan laut: salmon, sarden, tuna, makarel, udang, tiram, kerang, kepiting, remis
  • Unggas: ayam, bebek, kalkun
  • Telur: telur ayam, puyuh, dan bebek
  • Produk susu: keju, yogurt, susu
  • Bumbu dan rempah-rempah: bawang putih, kemangi, mint, rosemary, sage, pala, kayu manis, lada
  • Lemak sehat: minyak zaitun extra virgin, zaitun, alpukat

Pada diet Mediterania, makanan olahan, gula tambahan, dan biji-bijian olahan harus dibatasi, Ma. Diet Mediterania sendiri memiliki banyak manfaat, terutama untuk ibu hamil. 

Berikut manfaat diet Mediterania untuk ibu hamil:

1. Mengurangi risiko preeklamsia

Freepik.com/raw.pixel.com

Preeklamsia adalah komplikasi pada kehamilan yang berpotensi merenggut nyawa. Preeklamsia ditandai dengan tekanan darah tinggi dan adanya ketidakseimbangan organ pada trimester akhir atau setelah kehamilan.

Ibu hamil dengan riwaya tekanan darah tinggi kronis memiliki risiko preeklamsia lebih tinggi daripada ibu hamil tanpa riwayat tersebut sebelumnya. Begitu juga dengan perempuan yang memiliki diabetes dan obesitas memiliki risiko dua kali lipat mengalami preeklamsia.

Preeklamsia terjadi pada sekitar 2-6 persen perempuan di Amerika Serikat. Penelitian dalam Journal of American Heart Association menunjukkan bahwa perempuan yang mengikuti diet Mediterania memiliki risiko 20 persen lebih rendah terkena preeklamsia. 


 

4. Mengurangi risiko diabetes saat hamil

Pexels/Artem Podrez

Selain mengurangi risiko preeklampsia, diet Mediterania juga mengurangi risiko diabetes saat hamil. Para peneliti di Queen Mary University London menganalisis 1.252 ibu hamil di Inggris.

Mereka dibagi dalam dua kelompok dengan kelompok pertama diberi diet kaya lemak jenuh tunggal dan ganda. Sementara kelompok satunya diberi diet yang mengandung minyak zaitun, biji-bijan, kacang-kacangan, sayuran, dan beberapa ikan.

Nyatanya sebanyak 35 persen perempuan yang menjalani diet mediterania dengan suplemen minyak zaitun extra virgin dan 30 gram kacang-kacangan memiliki lebih sedikit risiko diabetes.

Penelitian dalam jurnal PLOS Medicine ini menunjukkan diet Mediterania menurunkan risiko diabetes saat hamil sebanyak 35 persen dan kenaikan berat badan rata-rata 1,25 Kg lebih rendah.


 

3. Mengontrol berat badan saat hamil

Freepik/Racool_studio

Diet Mediterania juga bermanfaat mengontrol berat badan saat hamil. Tidak hanya itu, diet Mediterania juga meningkatkan metabolisme perempuan yang mengalami periode postpartum atau nifas.

Sebuah penelitian di Madrid menunjukkan bahwa diet Mediterania adalah intervensi yang efektif untuk ibu hamil yang mengalami obesitas sebelumnya, tekanan darah tinggi kronis, dan peningkatan kadar lipid.

Oleh sebab itu, ibu hamil yang mengalami berat badan saat hamil bisa mulai mengikuti diet Mediterania dengan mengonsumsi minyak zaitun,  kacang-kacangan, biji-bijian, serta mengurangi lemak dan gula hewani.

Tapi ingat, sebelum mencoba metode diet yang satu ini, Mama tetap harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, tidak semua ibu hamil memerlukan diet atau cocok dengan diet yang satu ini.

Nah, itulah manfaat diet Mediterania untuk ibu hamil. Semoga bermanfaat, ya, Ma.

Baca juga:

The Latest