TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

6 Hal yang Bisa Dilakukan saat Karantina di Rumah selama Kehamilan

Isolasi mandiri dan harus karantina di rumah saja selama pandemi Covid-19? Tak masalah!

Freepik/Cookie-studio

Di masa pandemi ini, menjaga kesehatan diri adalah hal yang paling utama. Virus ini memang tak mengenal usia dan kondisi. Siapapun berisiko terkena virus yang menyerang pernapasan ini, baik dengan maupun tanpa gejala.

Terutama bagi ibu hamil yang termasuk golongan rentan terhadap paparan virus Covid-19. Karantina di rumah penting dilakukan meski Mama tidak bepergian ke tempat-tempat yang berisiko Covid-19 untuk mencegah paparan penyakit. 

Namun, harus diakui, sebagai makhluk sosial, karantina di rumah atau pun isolasi mandiri bukanlah hal yang mudah dijalani. Apalagi saat persiapan menuju persalinan yang mana lazimnya kita membutuhkan kehadiran dan dukungan orang-orang terdekat. 

Tapi, Mama pasti bisa menjalaninya, kok. Tak perlu khawatir, berikut Popmama.com berikan enam hal yang bisa dilakukan saat menjalani karantina mandiri di rumah selama masa kehamilan agar tetap tenang dan menyenangkan:

1. Mempersiapkan kedatangan si Kecil

Pixabay/themarketingshoppe

Karantina di rumah saja memberikan banyak waktu bagi Mama untuk fokus mempersiapkan kedatangan si Kecil ke dunia ini. Jadikan ini kesempatan untuk memikirkan apa saja yang perlu dipersiapkan dan ditata untuk menyambut kelahiran bayi. Seperti berbelanja barang-barang kebutuhan bayi secara online, merapikan atau mendekorasi kamar bayi.

Apabila hari persalinan sudah dekat, Mama juga bisa mulai mempersiapkan stok makanan siap saji agar ketika pulang dari rumah sakit nanti tak perlu kebingungan memasak. 

2. Melakukan riset seputar melahirkan

Freepik/yanalya

Melahirkan di masa pandemi ini memang menantang. Mumpung karantina di rumah, Mama bisa mulai membaca tentang berbagai jenis kelahiran serta tempat bersalin yang direkomendasikan. Pelajari aturan tiap tempat bersalin yang biasanya berbeda-beda selama pandemi ini. Yang tak kalah penting juga adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi apa yang terjadi selama dan sesudah persalinan, mulai dari tanda-tanda persalinan hingga merawat si Kecil di hari-hari pertama kehidupannya. 

3. Membuat jurnal kehamilan

pixabay.com/karlajara

Isi waktu mama selama di rumah saja dengan kegiatan yang menyenangkan dan membuat terkenang di kemudian hari. Salah satunya adalah dengan membuat jurnal kehamilan. Banyak ibu yang lupa melakukannya. Tetapi, sebenarnya ini bisa menjadi kenang-kenangan yang menarik untuk ditunjukkan pada anak saat ia besar nanti lho, Ma. 

Mama bisa mulai memfoto diri mama pada berbagai tahap kehamilan, mencetaknya, kemudian susun dalam album atau jurnal. Menuliskan perasaan mama dalam buku harian juga bisa menjadi teknik yang baik untuk mengurangi kecemasan, dan ini akan membantu Mama nanti untuk mengingat bagaimana perasaan dan perjalanan yang telah dilalui selama kehamilan. 

4. Terus beraktivitas

freepik.com/senivpetro

Meski terbatas hanya di rumah saja, jangan lupa untuk tetap bergerak, Ma. Royal College of Obstetricians and Gynecologist (RCOG) menyarankan untuk berolahraga secara online, seperti yoga kehamilan atau pilates. 

Walaupun di rumah saja, di pagi hari gantilah daster mama dengan baju olahraga. Berjalan-jalanlah di sekitar rumah sesering mungkin, diiringi dengan peregangan yang ringan untuk ibu hamil. Dengan aktif bergerak ini akan membantu Mama tidur lebih nyenyak di malam hari. 

Terus beraktivitas tidak hanya terbatas pada olahraga saja kok, Ma. Mengerjakan pekerjaan rumah tangga juga termasuk kegiatan yang bermanfaat agar tubuh selalu bergerak. Yang penting jangan kecapekan ya.

5. Pilih-pilih informasi yang diterima

Pexel/mikoto.raw

Di masa pandemi ini, media sosial maupun portal berita didominasi oleh kabar-kabar seputar perkembangan virus Covid-19. Harus diakui, hingga kini perkembangan virus ini masih belum bisa dikendalikan. Begitu banyak aspek kehidupan manusia yang sudah terdampak karenanya. 

Mama boleh tetap terinformasi, tetapi jangan terobsesi dengan berita. Meskipun penting untuk mengikuti perkembangan situasi terkini, dengan terus tenggelam dalam berita, membaca prediksi skenario yang membawa kabar buruk, tidak akan membuat Mama merasa lebih baik. 

Kontrol diri yuk, Ma. Periksa media sosial sesekali boleh. Tetapi alihkan perhatian Mama kepada hal lain yang lebih menyenangkan, menenangkan, dan mengurangi stres.

6. Lakukan kegiatan yang bersentuhan dengan alam

Freepik/jcomp

Berjalan-jalan di luar rumah semasa pandemi ini memang tidak dianjurkan. Jika tidak mendesak, memang sebaiknya di rumah saja. Tetapi, jika Mama punya ruang di luar rumah, manfaatkan yuk, Ma. Entah itu untuk sekadar berjemur atau berkebun. 

Berkegiatan di luar rumah bisa membuat suasana hati jadi lebih baik dan positif, meski itu hanya di balkon atau teras rumah. Apabila kondisi rumah tidak ada balkon atau teras, penting untuk menjaga siklus perputaran udara dalam rumah tetap baik dengan membuka jendela di pagi dan siang hari. Cara ini juga membantu mencegah penularan infeksi Covid-19 ke orang lain yang tinggal bersama Mama.

Itulah beberapa aktivitas yang bisa dilakukan saat isolasi Mandiri di rumah selama kehamilan. Situasi ini memang tak mudah, Ma. Tetapi ingatlah bahwa Mama tidak sendirian. Tetaplah terhubung dengan orang-orang tersayang, meski itu hanya melalui video call, untuk mendapatkan dukungan dan semangat dalam mempersiapkan kelahiran dan menjalani karantina di rumah.

Semoga informasi ini dapat menginspirasi, Ma. 

Baca Juga:

The Latest