Ini Dia Penyebab Bayi Menggigit Puting saat Menyusu

Beberapa alasan yang menyebabkan bayi menggigit saat menyusu dan cara mencegahnya

4 Januari 2021

Ini Dia Penyebab Bayi Menggigit Puting saat Menyusu
Freepik/fizel

Setelah kekhawatiran saat persalinan terlewati, muncul kekhawatiran baru dalam menyusui si Kecil. Mulai dari khawatir ASI tidak keluar, hingga kesakitan karena bayi kerap kali menggigit puting susu mama saat sedang menyusu.

Sebelum gegabah memutuskan untuk berhenti menyusui karena kebiasaan bayi mengigit puting susu yang menyakitkan, kenali dulu beberapa alasan yang menyebabkan si Kecil melakukannya. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi Mama untuk memahami dan menghindari gigitan menyakitkan di masa depan.

Yuk, simak informasi lengkap mengenai penyebab bayi menggigit puting saat menyusu di artikel Popmama.com berikut ini!

1. Bayi sudah selesai menyusu

1. Bayi sudah selesai menyusu
Freepik

Bayi yang sedang aktif menyusu tidak akan menggigit. Apabila bayi mulai menggigit, itu adalah salah satu tanda bahwa Ia tidak lagi lapar dan sudah bosan.

Perhatikan isapan bayi. Jika Mama merasa si Kecil menarik lidahnya dan isapannya melemah, ini adalah tanda menuju akhir sesi menyusui. Segera lepaskan isapan bayi sebelum puting mama menjadi mainan dan digigit.

Editors' Picks

2. Tumbuh gigi

2. Tumbuh gigi
Pexels/Henley Design Studio

Saat bayi mama tumbuh gigi, gusinya akan terasa sakit dan bengkak. Oleh karena itu, mereka mungkin merasa tidak nyaman saat mengisap. Jika bayi menggunakan puting mama sebagai mainan alih-alih menyusui, lepaskan isapannya dan beri dia sesuatu untuk digigit, seperti waslap dingin atau teether.

Mama juga bisa mencegah gigitan dengan memastikan bayi melekat dengan baik saat menyusu. Jika pelekatannya tepat, si Kecil tidak akan bisa menggigit.

3. Terdistraksi sekitar

3. Terdistraksi sekitar
freepik.com/freepic.diller

Ketika menyusu, bayi mungkin terdistraksi dengan apa yang sedang terjadi di sekitar. Seperti anak kecil lain berlarian, kartun animasi yang menarik di televisi, bahkan kendaraan yang lalu lalang di jalanan.

Jika si Kecil mendorong Mama dengan lengannya dan memalingkan kepalanya dari payudara, itu menandakan bahwa Ia lebih tertarik untuk melihat apa yang sedang terjadi di sekitar dibandingkan menyusu. Buka isapannya dan lihat apakah bayi ingin tetap menyusu. Jika iya, pergi ke ruangan yang tenang dan minim distraksi untuk melanjutkan sesi menyusui.

4. Tertidur

4. Tertidur
Pixabay/seeseehundhund

Bayi tertidur saat menyusu menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi ibu menyusui. Mama mungkin khawatir bayi terbangun dan menjadi rewel, namun juga takut bayi tanpa sadar menggigit puting hingga menyebabkan luka.  

Jika bayi belum benar-benar terlelap, usahakan untuk melepaskan isapan puting secara perlahan. Namun jika sudah, lepaskan isapan dengan cepat namun tanpa terlalu banyak bergerak. Apabila si Kecil terbangun, tenangkan hingga ia kembali tidur tanpa menyusuinya lagi.

5. Butuh lebih banyak atau minum terlalu banyak ASI

5. Butuh lebih banyak atau minum terlalu banyak ASI
Freepik/Javi_indy

Jika ASI mama cenderung butuh waktu lebih lama untuk keluar, bayi mungkin akan bingung dan reflek menggigit karena terlalu lama menunggu ASI. Coba pijat payudara dengan lembut sebelum sesi menyusui atau konsumsi berbagai makanan dan minuman penunjang untuk membantu memicu keluarnya ASI dengan lebih cepat.

Hal lain yang mungkin terjadi adalah apabila ASI mengalir terlalu banyak dalam waktu yang cepat sehingga si Kecil tersedak dan berusaha menghentikan ASI dengan menggigit puting mama. Untuk kasus ini, coba gunakan posisi menyusui menyandar di mana bayi berada di atas payudara atau perah dulu ASI yang sedang deras, kemudian kembali menyusui ketika aliran ASI sudah lebih normal.

Nah, sekarang Mama sudah mengetahui apa saja penyebab bayi menggigit puting saat menyusu dan bagaimana cara mencegah atau menyikapinya agar tidak terluka. Selamat mencoba dan semangat menyusui!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.