7 Kegiatan Penunjang Perkembangan si Kecil agar Tumbuh Kembang Optimal

Lakukan ini untuk mendukung tumbuh kembang bayi 0-6 bulan!

30 Juli 2021

7 Kegiatan Penunjang Perkembangan si Kecil agar Tumbuh Kembang Optimal
Unsplash/Wesley Tingey

Sejak bayi pertama tiba di rumah, Mama sudah bisa mulai mengajaknya bermain dan beraktivitas untuk merangsang tumbuh kembangnya. Jangan takut, mengajak bayi baru lahir bermain punya segudang manfaat lho, Ma!

Selain menjaga pikiran bayi tetap aktif dan menunjang perkembangan kognitifnya, bermain dengan bayi dapat meningkatkan ketangkasan otot, menjaga postur tubuh untuk jangka panjang, merangsang kemampuan komunikasi dan bahasa, mempertajam indera, serta menguatkan tulang, otot, dan sendi.

Tidak perlu repot, Mama cukup mengajak si Kecil melakukan tujuh kegiatan untuk menstimulasi perkembangan bayi ini saja. Penasaran? Yuk cari tahu selengkapnya dalam artikel Popmama.com berikut ini!

1. Bermain ikuti objek atau suara

1. Bermain ikuti objek atau suara
Pexels/polina-tankilevitch

Permainan ini akan merangsang kepekaan dan melatih indera penglihatan serta pendengaran bayi. Posisikan bayi telentang lalu mainkan objek di hadapannya untuk menarik perhatian. Gerakkan objek dari satu sisi ke sisi lain secara perlahan untuk melihat reflek bayi. Ulangi terus menerus.

Selain membuat suara sendiri dari mulut, Mama juga bisa menggunakan aneka objek bersuara seperti mainan bebek untuk merangsang kepekaan pendengaran dan penglihatannya sekaligus. Bunyikan objek lalu sembunyikan saat bayi melihat ke arah sumber suara. Lakukan secara berulang.

2. Perdengarkan alunan musik

2. Perdengarkan alunan musik
Freepik/joaquincorbalan

Alunan melodi musik yang merdu memberikan efek menenangkan pada bayi. Mama bisa coba memperdengarkan berbagai jenis musik yang tidak terlalu keras dan amati respon bayi. Apakah dia bergerak sesuai ketukan? Apakah dia bereaksi tertentu saat musik tertentu dimainkan?

Disarankan untuk memperdengarkan musik dalam jeda waktu tertentu dan bukan sepanjang hari. Ini dimaksudkan agar bayi tetap memberi perhatian dan reaksi terhadap alunan musik.

Editors' Picks

3. Bacakan cerita

3. Bacakan cerita
Pixabay/2081671

Tunjukkan buku-buku cerita dengan visual penuh warna dan bentuk yang menarik bagi bayi, sembari menceritakan dengan nada suara yang ekspresif. Kenalkan karakter cerita lalu ajak si Kecil mengamati visual buku dan membalik halaman.

Kegiatan ini akan membantu menambah pengetahuan kosa katanya serta mengasah kemampuan kognitif untuk mendengarkan dan mengingat. Perlu diingat bahwa secara umum kegiatan ini baru dapat efektif dilakukan paling tidak setelah bayi berusia empat bulan.

4. Ajak bayi bicara

4. Ajak bayi bicara
Pexels/RODNAE Productions

Biasakan untuk mengucapkan kata-kata dengan jelas dan pertahankan kontak mata saat bermain dan berbicara dengan bayi. Beri bayi waktu untuk mempelajari wajah, ekspresi, dan gerakan bibir mama. Tunjukkan antusiasme seperti tersenyum lebar atau bertepuk tangan setiap bayi merespon.

Aktivitas ini dapat meningkatkan fungsi jalur saraf bayi dan meningkatkan perkembangan kognitif mereka. Ingat, tidak perlu bicara dengan aksen dibuat-buat. Berkomunikasi dengan jelas seperti Mama bicara dengan orang dewasa, namun gunakan kosa kata yang mudah.

5. Kenalkan bayi dengan aneka tekstur

5. Kenalkan bayi aneka tekstur
Freepik/Ake1150sb

Bayi sangat suka aktivitas yang merangsang inderanya. Salah satu yang bisa Mama lakukan adalah mengajaknya mengenali berbagai macam tekstur objek. Mulai dari kain-kainan, kayu, besi, karet, bulu, hingga plastik akan memberi sensasi berbeda pada indera sentuhannya.

Pastikan objek yang disentuh bayi tidak tajam atau beracun ya, Ma. Perhatikan juga agar bayi tidak memasukkan sembarang objek ke dalam mulutnya.

6. Buat bayi bercermin

6. Buat bayi bercermin
Unsplash/kelly sikkema

Salah satu hal menarik yang perlu Mama ketahui adalah bayi sangat senang melihat bayangannya di cermin. Posisikan bayi berhadapan dengan cermin dan biarkan dia mempelajari wajah dan gerakannya sendiri melalui cermin.

Mama bisa membantu bayi mengenali dirinya dengan melontarkan pertanyaan seperti, “Siapa itu di cermin?” selama bayi bercermin. Aktivitas ini dapat merangsang kemampuan penglihatan, mengenali diri sendiri, dan melatih bayi mempelajari ekspresi serta bahasa tubuh.

7. Pijat dan bantu bayi olahraga

7. Pijat bantu bayi olahraga
Unsplash/Isaac Quesada

Bayi baru lahir memang belum dapat banyak bergerak. Untuk itu, si Kecil butuh bantuan mama. Lakukan gerakan berikut untuk membiasakan bayi bergerak aktif:

  • Letakkan bayi dalam posisi telentang, gerakkan kakinya seolah sedang mengayuh sepeda, kemudian tarik kakinya perlahan ke arah samping sebelum menggerakkan kakinya hingga menyentuh dahi.
  • Letakkan bayi dalam posisi telentang, pijat bagian perutnya lalu putar tubuh bayi dan pijat bagian punggungnya perlahan. Gunakan minyak khusus bayi agar pijat menjadi lebih mudah.

Lakukan secara teratur dan pastikan Mama melakukan gerakan-gerakan ini dengan lembut serta perlahan agar tidak menyakiti bayi, ya.

Itu dia tujuh kegiatan untuk menstimulasi perkembangan bayi sedini mungkin. Mana yang ingin segera Mama coba terapkan?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.