Pengobatan hipotiroid kongenital biasanya melibatkan pemberian obat untuk menggantikan hormon tiroid yang hilang. Hormon tiroid yang paling umum adalah levotiroksin — hormon sintetis yang menyerupai hormon T4 bayi. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, jadi Mama perlu menghancurkan pil dan mencampurnya dengan susu formula, ASI, atau air putih bayi.
Dokter endokrinologi anak dapat menunjukkan cara melakukannya dan memberi tahu Mama apakah ada susu formula yang harus dihindari. Beberapa susu formula berbahan dasar kedelai dapat mengganggu penyerapan hormon tiroid.
Bayi perlu mulai mengonsumsi obat dalam bulan pertama kehidupannya untuk mencegah keterlambatan perkembangan permanen atau disabilitas intelektual. Dokter akan memeriksa kadar hormon tiroid dalam darah bayi secara teratur untuk memastikan mereka mendapatkan dosis obat yang tepat.
Biasanya, dokter akan melakukan tes darah:
Setiap 1 hingga 2 bulan hingga bayi mencapai usia 6 bulan,
Setiap 2 hingga 3 bulan setelah bayi mencapai usia 6 bulan.
Kebanyakan orang dengan hipotiroid kongenital perlu mengonsumsi obat seumur hidup mereka. Beberapa mungkin hanya memerlukan pengobatan sementara. Dokter spesialis endokrinologi anak dapat memberi tahu Mama apa yang dapat diharapkan dalam situasi ini.
Sebagai orangtua, Mama ingin bayi yang baru lahir memasuki dunia yang penuh harapan dan kemungkinan. Mendengar bahwa bayi memiliki kondisi kesehatan tertentu bisa terasa menakutkan dan tidak pasti. Mama mungkin akan memiliki banyak pertanyaan seperti, "Apa arti diagnosis hipotiroid kongenital bagi bayi saya?" "Bagaimana pengaruhnya terhadap mereka?"
Dokter siap menjawab semua pertanyaan Mama. Hubungi dokter untuk mendapatkan informasi. Kabar baiknya adalah dengan pengobatan, si Kecil dapat hidup bahagia dan sehat.
Sekarang Mama sudah mengetahui tentang apakah skrining hipotiroid kongenital pada bayi ditanggung BPJS. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya, Ma.