Jendela bangun bayi baru lahir terbuka dan tertutup dengan cepat. Jadi, mengatur waktu Mama saat mereka bangun bisa terasa seperti berpacu dengan waktu. Namun seiring berjalannya waktu, Mama akan dapat memenuhi kebutuhan mereka dan memiliki lebih banyak waktu untuk menjalin ikatan dengan bayi di setiap periode terjaga.
Yang terpenting adalah kebutuhan-kebutuhan pokok, seperti menyusui, mengganti popok, tummy time, dan aktivitas bonding, seperti menggendong bayi dan berbicara dengannya. Seiring dengan semakin panjangnya periode terjaga mereka, Mama dapat menambahkan beberapa aktivitas pengayaan tambahan, seperti berjalan-jalan, membaca buku, bermain dengan mainan, dan melatih keterampilan baru, seperti duduk dan berdiri.
Memahami kapan jendela bangun akan berakhir penting untuk mempersiapkan bayi agar tidur siang dengan baik.
Tujuan memahami jendela bangun bayi adalah untuk membantu orangtua mempersiapkan mereka tidur siang ketika mereka mengantuk tetapi masih terjaga. Dengan begitu, mereka dapat mulai belajar menenangkan diri dan tertidur secara mandiri.
Menenangkan diri sendiri merupakan keterampilan penting bagi bayi untuk mendapatkan tidur yang sehat. Dan bagi orang dewasa dalam hidup mereka, keterampilan ini juga penting untuk merawat diri mereka sendiri. Kebanyakan bayi dapat mulai mempelajari teknik menenangkan diri sejak usia sekitar 3 bulan.
Perhatikan isyarat bayi untuk mulai merasakan kapan jendela bangun mereka mencapai batasnya.
Setiap bayi menunjukkan tanda-tanda mengantuk yang berbeda. Tanda-tanda yang umum adalah menguap, menggosok mata, lebih sering berkedip, atau melamun. Umumnya, Mama akan melihat tingkat aktivitas menurun saat mereka mulai mengantuk.
Setelah Mama mulai mengenali tanda-tanda bayi, periksa jam dan catat polanya.
Misalnya, jika bayi yang berusia 4 bulan secara teratur mulai menunjukkan tanda-tanda mengantuk 2 jam setelah bangun, biasakan untuk menidurkannya 5 menit sebelum tanda tersebut. Dengan begitu, Mama dapat yakin bahwa bayi mulai mengantuk tetapi belum mencapai batas kelelahan.
Memahami dan merespons tanda-tanda bangun bayi dapat membantu mendorong praktik tidur yang aman.
Mengenali berakhirnya periode bangun dapat membantu bayi tertidur secara mandiri. Artinya, Mama cenderung tidak terjebak dalam ketergantungan pada ayunan, bouncer, tempat tidur orangtua, sofa, atau praktik lain yang kurang aman.
Ilustrasi bayi tersenyum (Pexels.com/Polina Tankilevitch)