FDA Keluarkan Larangan Penggunaan Pelampung Leher untuk Bayi

Diketahui dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian

4 Juli 2022

FDA Keluarkan Larangan Penggunaan Pelampung Leher Bayi
Freepik/bearfotos

Tepat pada akhir Juni 2022, Food and Drug Adimnistration (FDA) mengeluarkan larangan untuk penggunaan seluruh produk pelampung bayi. Tak hanya untuk penggunaan pribadi, hal ini juga termasuk pada penggnuaan baby spa atau terapi pada bayi.

Pasalnya, pelampung leher yang juga dikenal sebagai neck rings ini dinilai dapat meningkatkan risiko cedera pada bayi. Tak hanya itu, pelampung ini juga diduga bisa menjadi penyebab kematian pada bayi.

Nah, berikut ini rangkuman informasi mengenai FDA keluarkan larangan penggunaan pelampung leher bayi yang sudah Popmama.com rangkum untuk Mama. Simak sama-sama, yuk!

1. FDA menyatakan bahaya pada penggunaan pelampung leher

1. FDA menyatakan bahaya penggunaan pelampung leher
Pixabay/McStone

Food and Drug Adimnistration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat meyatakan larangan untuk penggunaan pelampung leher bayi atau yang juga disebut dengan neck rings. FDA memberikan peringatan ini karena menemukan adanya potensi bahaya dalam penggunaan jenis pelampung tersebut.

Selain itu, FDA juga menyatakan bahwa alat yang dikategorikan sebagai jenis balon plastik tiup itu masih belum ditetapkan keamanan dan efektivitasnya. Sehingga, tentu saja alat ini tidak bisa digunakan sembarangan pada bayi.

Editors' Picks

2. Risiko yang tidak disadari ketika bayi menggunakan pelampung leher

2. Risiko tidak disadari ketika bayi menggunakan pelampung leher
clondalkinleisure.com

Walaupun pelampung leher memiliki kesan lucu dan bermanfaat karena dapat membantu bayi berenang, FDA justru mengungkapkan bahaya dari penggunaan pelampung leher.

Beberapa di antaranya seperti menyebabkan kematian karena tenggelam, mati lemas, tegang, dan cedera pada leher bayi. Beragam risiko serius ini bahkan lebih mungkin dialami oleh bayi-bayi dengan kebutuhan khusus seperti spina bifida, atrofi otot tulang belakang, down syndromecerebral palsy, atau Spinal Muscular Atrophy Tipe 1.

FDA juga menyoroti kasus seperti bayi meninggal dan juga bayi yang terpaksa mendapatkan perawatan karena kelalaian pengawasan saat menggunakan pelampung tersebut.

3. Belum ada bukti ilmiah jika pelampung leher aman untuk digunakan

3. Belum ada bukti ilmiah jika pelampung leher aman digunakan
Freepik.com/prostooleh

Dilansir dari WebMD, dokter Sarah Denny, dokter anak di bagian gawat darurat di Nationwide Children’s Hospital, Columbus, Ohio, mengatakan bahwa tidak ada bukti mengenai manfaat penggunaan pelampung leher atau neck rings. Justru alat ini memiliki risiko untuk bayi.  

“Tidak ada manfaat yang terbukti dari penggunaan pelampung leher dan ada risiko yang berhubungan dengan penggunaannya,” ungkap Sarah.

Sarah Denny yang juga merupakan anggota komite eksekutif American Academy of Pediatrics Council on Injury, Violence, and Poison Prevention mengatakan kalau pelampung leher juga berpotensi membebani leher bayi sehingga dapat menyebabkan cedera.

Selain itu, AAP juga telah menyarankan orangtua untuk menghindari semua perangkat mengapung berisi udara untuk bayi. Sebab menurut mereka apa pun yang dapat ditiup hanyalah mainan dan dapat mengempis dan ini dianggap sebagai sesuatu yang tidak dirancang untuk menyelamatkan jiwa.

4. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keselamatan bayi saat berenang

4. Beberapa cara bisa dilakukan menjaga keselamatan bayi saat berenang
njfamily.com/

Dilansir dari laman resmi American Academy of Pediatrics (AAP), terdapat beberapa tips penting yang perlu Mama perhatikan untuk menjaga keselamatan bayi agar terhindar dari kecelakaan yang menyebabkannya tenggelam, yaitu:

  • Pastikan untuk tidak meninggalkan si Kecil sendirian saat berada di atau dekat kolam renang maupun spa, pengawasan maksimal dari orang dewasa yang bertanggung jawab adalah cara terbaik untuk mencegah tenggelamnya anak-anak.
  • Ketahui cara melakukan CPR untuk memberikan tindakan darurat jika hal yang tidak diinginkan terjadi selama bayi berenang.
  • Siapkan peralatan penyelamat dan handphone di dekat kolam. Pilih peralatan penyelamat yang terbuat dari fiberglass atau bahan lain yang tidak menghantarkan listrik.
  • Hindari penggunaan alat bantu renang tiup seperti pelampung. Ada baiknya Mama menggunakan jaket pelampung demi keamanan si Bayi.
  • Usahakan untuk selalu berenang bersama bayi di bawah pengawasan seseorang yang berpengalaman untuk membantu Mama dalam kondisi darurat.

Nah, itulah tadi rangkuman informasi mengenai FDA keluarkan larangan penggunaan pelampung leher bayi. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk