Mencegah alergi melibatkan pengurangan paparan alergen dan mengambil langkah-langkah untuk mengelola gejala ketika muncul. Jika bayi memiliki riwayat reaksi alergi, Mama dapat mengikuti beberapa tindakan pencegahan untuk membantu meminimalkan gejala dan mengurangi risiko reaksi alergi.
Berikut adalah beberapa panduan yang dapat membantu mencegah alergi:
Identifikasi alergen spesifik yang memicu gejala dan hindari paparan terhadapnya. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya reaksi alergi.
Jika bayi memiliki alergi makanan, bacalah label makanan dengan saksama untuk menghindari bahan-bahan yang menyebabkan reaksi alergi. Bila bayi masih menyusu ASI, Mama bisa menghindari makanan pemicu alergi.
Bersihkan debu dan sedot debu rumah secara teratur untuk mengurangi alergen di udara. Gunakan pembersih udara dan tutup jendela dan pintu untuk mengurangi alergen di luar ruangan. Cuci seprai, gorden, dan boneka mainan secara teratur untuk mengurangi alergen tungau debu.
Mengonsumsi obat bebas atau resep, seperti antihistamin, semprotan hidung, atau dekongestan, sesuai petunjuk dokter dapat membantu mengelola gejala dan mencegah reaksi. Suntikan alergi atau imunoterapi juga dapat mengurangi gejala karena dapat membangun kekebalan terhadap alergen tertentu seiring waktu, sehingga mengurangi kemungkinan reaksi alergi.
Mencuci tangan secara teratur, terutama setelah berada di luar ruangan atau bersentuhan dengan alergen potensial, dapat membantu mengurangi paparan alergen dan mencegah reaksi alergi.
Jika bayi memiliki alergi di luar ruangan, kenakan topi, kacamata hitam, dan masker untuk mengurangi paparan alergen di udara, terutama di tempat umum atau area ramai. Gunakan kemeja lengan panjang serta celana panjang saat melakukan aktivitas luar ruangan lainnya untuk mengurangi paparan kulit terhadap alergen.
Mengonsumsi makanan seimbang dan bergizi yang kaya buah dan sayur dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan terkena alergi.
Alergi bisa dialami oleh siapa saja, termasuk bayi. Penting untuk mengetahui tips pertolongan pertama alergi pada bayi. Jika Mama mengetahui jenis alergi bayi, konsultasikan juga dengan dokter mengenai cara menghindari alergi dan penanganan reaksi alergi sesuai dengan kondisi si Kecil, ya.
Apakah bayi mama punya alergi tertentu?