Waspada! Bayi Sering Bersin Bisa Jadi Tanda Sindrom Berbahaya

Ada sindrom pernapasan akut yang ditandai dengan bayi sering bersin. Waspada ya, Ma!

23 Mei 2019

Waspada Bayi Sering Bersin Bisa Jadi Tanda Sindrom Berbahaya
parenting.firstcry.com

Bayi yang bersin adalah hal yang normal. Popmama.com pernah menulis, bahwa hingga usia sekitar 6 bulan, bayi bersin sebagai salah satu tanda bahwa sistem pernapasannya sedang berfungsi dengan baik atau terjadi proses pematangan. 

Kebiasaan bersin bisa terjadi ketika saluran pernapasan bayi mulai tersumbat oleh kotoran tertentu, sehingga rongga hidung terasa gatal. Namun, ada tanda bersin yang menjadi gejala penyakit berbahaya. Simak info yang telah Popmama.com rangkum disini.

Baca juga: 5 Hal Penyebab Bayi Baru Lahir Sering Bersin dan Ini Normal!

Waspada Bayi Sering Bersin Bisa Jadi Tanda Sindrom Berbahaya
parenting.firstcry.com

Dilansir dari Parenting First Cry, kondisi bayi baru lahir mengalami bersin-bersin dianggap umum dan normal terjadi. Kondisi udara serta lingkungan sekitar bisa memengaruhi bayi bayi mengalami bersin dan hidungnya yang kecil masih mudah tersumbat. 

Mama tidak perlu khawatir ketika bayi mengalami bersin-bersin. Justru seharusnya senang karena tubuh si Kecil bereaksi secara alami sama seperti orang dewasa ketika bersin.    

Ketika bayi bersin dapat membantu saluran hidungnya menjadi lebih bersih dari partikel debu serta penyumbatan kotoran, sehingga dapat menjaga aliran udara masuk dan keluar lebih mudah. Apalagi saluran hidung berguna untuk menyaring partikel yang masuk agar tidak sampai di paru-paru si Kecil. 

Baca juga: Akibat Penyakit Langka! Sekali Bersin Saja Bayi Ini Bisa Patah Tulang

Editors' Picks

Tanda Bersin yang Berbahaya

Tanda Bersin Berbahaya
momjunction.com

Bersin adalah upaya saluran pernapasan mengeluarkan penghalang napas secara mendadak dan kuat melalui hidung dan mulut. Tanda awal bersin adalah gatal di bagian hidung, mata berair, dan desakan kuat di saluran napas untuk mengeluarkan iritan dengan segera. 

Beberapa penyakit ditandai dengan bersin sebagai gejala. Berikut ulasannya: 

1. Alergi 

Bersin, bisa menjadi tanda alergi saluran napas. Biasanya, debu, serbuk sari, bulu binatang, tungau, dan asap rokok menjadi penyebab anak yang saluran napasnya sensitif menjadi alergi. Bersin adalah tanda yang menyertai rasa gatal di hidung, mata yang berair, dan tenggorokan yang kering. Bila serangan alergi menjadi parah, maka bayi mama bisa sesak napas, napasnya berbunyi, dan menjadi rewel.  

2. Flu 

Serangan virus influenza sangat mungkin menyebabkan bersin-bersin. Bersin adalah reaksi saluran napas membersihkan lendir dan kuman. Dalam satu kali bersin, ribuan kuman akan terlepas dari rongga pernapasan dan terbang ke udara. Biasanya, saat terserang flu, tubuh si Kecil akan menjadi demam dan disertai batuk atau radang tenggorokan. 

3. Pilek

Pilek bisa terjadi karena virus atau alergi. Pilek dengan ingus berwarna bening menandakan serangan alergi sementara lendir karena serangan virus berwarna putih hingga hijau kental. Bersin saat pilek adalah reaksi tubuh membersihkan saluran pernapasan atas. Biasanya, setelah bersin, hidung sedikit kosong sehingga bernapas menjadi sedikit enak. 

Waspada Bayi Sering Bersin Bisa Jadi Tanda Sindrom Berbahaya
momjunction.com
Penyakit tifus pada bayi

4. Neonatal Abstinence Syndrome

Ada beberapa kasus yang membuat frekuensi bersin pada bayi menjadi tanda Neonatal Abstinence Syndrome (NAS). Perlu diketahui bahwa kondisi ini bisa terjadi ketika selama masa kahamilan Mama mengonsumsi zat tertentu hingga sempat mengalami kecanduan. Beberapa zat yang bisa memicu NAS pada bayi seperti alkohol, metadon dan heroin. 

Intensitas bersin yang terlalu sering dan menganggu penapasan bisa menjadi tanda terjadinya NAS pada bayi. Mama perlu memerhatikan ketika bayi bisa bersin tiga sampai empat kali secara berturut-turut dalam rentang waktu 30 menit berarti kemungkinan mengalami sindrom yang satu ini. 

Selain kondisi NAS pada bayi, sebaiknya perlu berkonsultasi dengan dokter bila si Kecil menunjukkan gejala seperti batuk dan demam ketika terlalu sering bersin-bersin. 

Biasanya situasi seperti ini menyebabkan bayi bernapas sangat cepat. Gerakan dadanya yang semakin kuat dan mengejan saat bernapas bisa menjadi tanda si Kecil mulai kesulitan bernapas. 

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;