Terlahir Sehat, Bayi di Singapura Memiliki Antibodi Covid-19

Bayi yang terlahir dari penyintas Covid-19 ini memiliki antibodi kuat

30 November 2020

Terlahir Sehat, Bayi Singapura Memiliki Antibodi Covid-19
Pixabay/Charlotte Paltrinieri

Surat kabar The Straits Times melaporkan bahwa ada bayi lahir dengan antibodi yang kuat terhadap paparan Covid-19. Bayi tersebut terlahir sehat di National University Hospital (NUH), Singapura, pada hari Minggu (29/11/2020). 

Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, termasuk dokter yang bertugas. Pasalnya sang Mama berkebangsaan Singapura pernah terinfeksi Covid-19 saat menjalani awal-awal kehamilan, namun bayinya terlahir sehat dan memiliki antibodi kuat. 

Antibodi yang dimiliki oleh bayi tersebut membuatnya sehat saat dilahirkan dan negatif dari Covid-19

Dilansir dari The Straits Times, Celine Ng-Chan mengatakan bahwa dokter curiga kalau bayi yang dilahirkannya telah mendapatkan antibodi Covid-19 sejak di dalam kandungan. 

Ketika dinyatakan positif Covid-19 saat menjalani masa kehamilan Ng-Chan mengalami gejala ringan. Ia hanya menjalani isolasi di rumah sakit setelah menjalani perawatan selama dua setengah minggu. 

Jika Mama ingin mengetahui beberapa informasi detail lainnya mengenai pemberitaan bayi yang memiliki antibodi Covid-19, kali ini Popmama.comtelah merangkumnya. 

Disimak dengan baik yuk, Ma!

Editors' Picks

1. Bayi baru lahir bisa terpapar Covid-19 dengan penularan kongenital

1. Bayi baru lahir bisa terpapar Covid-19 penularan kongenital
Pexels/Natalie

Pemberitaan terkait penularan Covid-19 terhadap bayi baru lahir memang terus terjadi dan sangat mengkhawatirkan. 

Berdasarkan pemaparan dari Dokter Adam Prabata di Instagram pribadinya, ia sempat menjelaskan bahwa terkait klasifikasi penularan Covid-19 pada bayi baru lahir. Penularan kongenital memang perlu diwaspadai, di mana Covid-19 dapat terjadi pada janin saat masih di dalam kandungan. 

Perlu Mama ketahui bahwa penularan kongenital yang terjadi di dalam kandungan bisa terjadi dengan persentase 12,2 persen. 

2. Asupan makanan yang dikonsumsi selama hamil membantu bayi memiliki antibodi kuat

2. Asupan makanan dikonsumsi selama hamil membantu bayi memiliki antibodi kuat
Pixabay/ponce_photography

Mama perlu memahami bahwa antibodi yang kuat bisa diperoleh oleh janin sejak di dalam kandungan. Asupan makanan bergizi yang selalu konsisten dikonsumsi oleh ibu hamil akan membantu antibodi si Kecil ketika nanti dilahirkan. 

Sayuran hijau dan buah citrus, termasuk asupan bernutrisi untuk imunitas tubuh selama menjalani masa kehamilan agar tetap sehat. Asupan bernutrisi pun nantinya akan memengaruhi antibodi bayi baru lahir menjadi lebih kuat.  

Bayam, termasuk sayuran hijau yang bisa dikonsumsi selama masa kehamilan dan perlu masuk ke dalam menu harian. 

Dilansir dari WebMD, bayam memiliki sumber kalsium, potasium, asam folat atau vitamin B9 yang mampu mendukung perkembangan janin. Sumber asam folat yang dikonsumsi oleh ibu hamil bisa mencegah terjadinya cacat tabung syaraf dan mencegah penularan virus. 

Selain sayuran hijau, Mama yang sedang hamil di tengah pandemi bisa mengonsumsi kelompok buah-buahan dari citrus. Citrus merupakan satu kelompok buah-buahan, seperti lemon, jeruk nipis, jeruk, jeruk bali, dan aneka jenis jeruk lainnya. 

Ibu hamil yang mengonsumsi buah citrus akan mendapatkan sumber antioksidan, vitamin C, serat, folat, dan kalium yang baik untuk tubuh. 

Jika konsisten dikonsumsi, maka buah dan sayuran dapat meningkatkan antibodi bayi menjadi lebih kuat saat dilahirkan. 

3. Imunitas ibu hamil menjelang persalinan perlu diperhatikan 

3. Imunitas ibu hamil menjelang persalinan perlu diperhatikan 
Freepik/valuavitaly

Ketika sudah memasuki trimester ketiga, Mama perlu menjaga kesehatan apalagi saat nanti akan melahirkan di tengah pandemi Covid-19. 

Demi kesehatan diri sendiri dan janin di dalam kandungan, imunitas ibu hamil perlu diperhatikan. Imunitas ini bisa diperoleh dengan mempertahankan kesehatan fisik dan mental selama hamil.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari paparan virus, seperti meningkatkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan yang bergizi, olahraga, dan istirahat cukup. 

Selain itu, kesehatan mental juga perlu diperhatikan selama trimester akhir kehamilan. Hindari stres yang justru menurunkan imunitas tubuh dan meningkatkan risiko terpapar penyakit. 

Jika imunitas tubuh selama hamil terjaga, maka kesehatan janin di dalam kandungan juga terjamin dan menurunkan risiko terpapar virus. 

Itulah beberapa rangkuman terkait bayi baru lahir yang memiliki antibodi Covid-19 dan cara meningkatkan imunitas tubuh selama hamil. 

Semoga informasi ini bisa menjadi pengetahuan baru agar si Kecil terlahir dengan sehat tanpa terpapar virus ya, Ma. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.