Konon katanya bayi yang sering melihat ke atas menunjukkan keberadaan makhluk lain yang dideteksi oleh si Kecil. Lekatnya mitos itu pada kebiasaan bayi melihat ke atas tampaknya berasal dari ketakutan para mama terhadap kondisi si Kecil.
Namun, Mama tidak perlu khawatir lagi. Seringnya bayi melihat ke atas tidak berbahaya terhadap kesehatannya, bahkan tidak juga menunjukkan keberadaan makhluk lain di sekitarnya.
Bayi mama menghabiskan waktu selama 9 bulan dalam kandungan. Setelah lahir ke dunia yang dipenuhi cahaya, suara, gerak, dan stimulasi.
Reaksi bayi yang sering melihat ke atas dapat dikatakan normal. Hal tersebut disebabkan bagian atas rumah, yaitu langit-langit rumah, sering menjadi tempat kontrasnya cahaya dan adanya pergerakan bayangan dalam ruangan tersebut.
Meskipun demikian, kondisi bayi yang sering melihat ke atas tetap perlu Mama perhatikan apabila berlangsung lama dan mencurigakan. Lantas, apa yang membedakan kondisi normal dan kondisi yang membahayakan dari bayi sering melihat ke atas, ya, Ma?
Yuk, simak rangkuman informasi Popmama.com berikut, Ma!
