Pengukuran suhu rektal dilakukan lewat dubur atau anus bayi. Sebelum mengukur suhunya, posisikan bayi dalam keadaan tengkurap. Lalu, oleskan sedikit petroleum jelly pada bagian ujung termometer sebelum dimasukkan ke dalam anus si Kecil.
Jika sudah, perlahan masukkan termometer pada anusnya kira-kira sedalam 2 cm. Diamkan beberapa saat hingga pengukuran suhu selesai dilakukan, kemudian baca hasilnya.
Untuk memastikan Apakah pengukuran atau proses membaca suhu sudah akurat, Mama dapat mengikuti instruksi pada kemasan yang tertera agar dapat mengukurnya dengan tepat.
Akan tetapi, ada beberapa kondisi yang dapat sebabkan ketidakakuratan dalam pengukuran tubuh bayi, berikut beberapa penyebabnya:
- Bayi terbungkus selimut dengan rapat saat diukur suhunya.
- Bayi berada pada ruangan yang sangat panas.
- Bayi sangat aktif saat diukur suhunya.
- Bayi menggunakan pakaian berlapis-lapis.
- Bayi baru selesai dimandikan.
Untuk itu, jika beberapa hal di atas terjadi selama proses pengukuran suhu berlangsung, Mama dapat menunggu beberapa menit sebelum mengukur kembali suhunya dengan keadaan yang lebih baik untuk melihat apakah adanya perubahan suhu.
Nah, itu tadi ulasan terkait suhu tubuh normal bayi yang perlu Mama ketahui. Yuk, perhatikan lagi suhu tubuh si Kecil, Ma!