Benarkah Tepung Maizena Bisa Mengatasi Ruam Popok Bayi?

Simak penjelasan dokter berikut sebelum Mama menggunakan maizena untuk mengatasi ruam popok bayi

6 Maret 2023

Benarkah Tepung Maizena Bisa Mengatasi Ruam Popok Bayi
Pexels/Kaboompics .com

Bayi terkenal memiliki kulit yang sangat lembut dan halus. Selain itu, kulit bayi juga sangat sensitif yang membuatnya rentan terkena masalah kulit.

Ruam popok merupakan salah satu permasalahan kulit yang kerap dialami bayi. Ruam popok bisa disebabkan oleh iritasi akibat urine dan feses, gesekan dari popok, hingga popok yang lembap karena jarang diganti.

Ada banyak sekali produk seperti salep atau krim yang dikhususkan untuk mengobati ruam popok. Namun, sebagian orangtua masih menggunakan bahan tradisional untuk mengobati permasalahan kulit yang satu ini.

Salah satunya adalah dengan menggunakan cornstarch atau tepung maizena. Lantas, benarkah tepung maizena bisa mengatasi ruam popok bayi?

Di bawah ini Popmama.com telah merangkum jawabannya untuk Mama. Yuk, disimak!

1. Mengapa tepung maizena digunakan untuk mengobati ruam popok?

1. Mengapa tepung maizena digunakan mengobati ruam popok
Freepik/Racool_studio

Tepung maizena adalah jenis tepung yang terbuat dari jagung. Inilah alasan mengapa tepung maizena juga disebut tepung jagung atau cornstarch.

Selain dipakai untuk bahan tambahan dalam masakan, tepung maizena juga banyak dipakai untuk kegunaan lain. Salah satunya adalah untuk mengobati ruam popok pada kulit bayi.

Awalnya, para orangtua menggunakan bedak bayi yang mengandung talc sebelum memakaikan popok.

Namun, American Academy of Pediatrics kemudian tidak menganjurkan orangtua menggunakan bedak bayi mengandung talc karena partikelnya dapat terhirup dan menyebabkan kerusakan pada paru-paru.

Alhasil, sebagian orangtua menggunakan tepung maizena sebagai penggantinya. Meskipun tepung maizena juga berbentuk bubuk, namun tepung ini bebas dari talc.

Selain itu, tepung maizena juga memiliki tekstur halus dan mampu menjaga kulit tetap kering. Tepung maizena juga memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu menenangkan kulit gatal, ruam, dan luka bakar.

Editors' Pick

2. Penggunaan tepung maizena untuk ruam popok menurut dokter

2. Penggunaan tepung maizena ruam popok menurut dokter
Freepik/freepic.diller

Dilansir dari Romper, seorang dokter anak, Natasha Burgert, M.D., mengatakan bahwa tepung maizena pada dasarnya dianggap aman untuk dicoba. Namun, meskipun aman, bukan berarti tepung maizena juga ampuh mengatasi ruam popok.

Dokter Burgert sendiri tidak menyarankan orangtua menggunakan tepung maizena untuk mengobati ruam popok bayi. Pasalnya, ruam popok memiliki beberapa jenis dan penyebab sehingga penanganannya juga berbeda.

Beberapa orangtua mungkin mengeklaim tepung maizena dapat mengobati ruam popok. Namun, ada banyak obat atau perawatan lain yang telah teruji aman dan lebih efektif untuk mengobati ruam popok sesuai dengan penyebabnya.

3. Penyebab dan jenis ruam popok

3. Penyebab jenis ruam popok
Freepik/yanalya

Biasanya, ruam popok dipicu oleh kulit yang terlalu banyak kelembapan dan kurangnya sirkulasi udara pada popok. Selain itu, ruam popok juga bisa disebabkan oleh gesekan dan iritasi karena urine dan feses.

Bahkan, tidak hanya dari pemilihan popok, ruam pada kulit juga bisa disebabkan oleh kandungan tisu basah, produk mandi, dan produk kulit lainnya.

Selain itu, ruam popok juga terbagi menjadi beberapa kategori, mulai dari radang, infeksi ragi, intertrigo (kemerahan yang dapat mengeluarkan cairan), impetigo (infeksi bakteri), dan eksim.

Jadi, ampuh atau tidaknya penggunaan tepung maizena dalam mengobati ruam popok bayi tergantung pada apa yang menyebabkan ruam dan jenisnya. Ada jenis ruam popok seperti infeksi yang tidak bisa diobati dengan tepung maizena dan membutuhkan obat-obatan dengan resep dokter.

4. Cara lain mengobati ruam popok selain dengan tepung maizena

4. Cara lain mengobati ruam popok selain tepung maizena
Freepik/Savvapanf

Dokter Burgert mengungkapkan bahwa ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengobati ruam popok selain menggunakan tepung maizena. Mama bisa mencoba salep khusus mengobati ruam popok pada kulit bayi.

Sebagian besar salep ruam popok mengandung zinc oxide yang berguna untuk membentuk lapisan pelindung untuk iritasi dan lecet kulit ringan. Selain itu, umumnya salep ruam popok juga mengandung petroleum jelly untuk merawat kulit bayi yang iritasi.

Mama juga bisa mencegah ruam popok semakin parah dengan cara berikut:

  • Rutin mengganti popok bayi.

  • Pilih popok yang mudah meresap dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

  • Menyeka kulit secara lembut agar tidak memperparah iritasi.

  • Hindari penggunaan sabun atau tisu basah yang mengandung alkohol dan pewangi.

  • Kenakan pakaian berbahan ringan.

5. Kapan harus ke dokter?

5. Kapan harus ke dokter
Freepik/prostooleh

Walaupun bukan kondisi yang serius dan perlu dikhawatirkan, namun ruam popok bisa menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Jika tak kunjung sembuh atau justru bertambah parah, ruam popok juga berpotensi memengaruhi tumbuh kembang bayi. 

Maka dari itu, Mama sebaiknya mengunjungi dokter jika si Kecil memiliki tanda-tanda berikut:

  • Jika setelah diobati ruam popok tak kunjung membaik atau semakin parah setelah 2 sampai 3 hari.

  • Jika ruam popok menyebar ke bagian tubuh lain seperti perut, leher, wajah, atau lengan.

  • Jika Mama melihat permasalahan kulit lainnya seperti lecet, jerawat, benjolan, atau luka.

  • Jika bayi mengalami demam.

  • Jika ruam terjadi dalam beberapa minggu pertama setelah bayi lahir.

Jadi, tepung maizena bisa mengatasi ruam popok bayi. Namaun, dokter tidak menyarankan orangtua menggunakan tepung maizena untuk mengatasi ruam popok bayi. Pasalnya, ruam popok memiliki beberapa jenis dan penyebab sehingga penanganannya juga berbeda.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya, Ma!

Baca juga:

The Latest