Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Baby Gym: Apa Itu, Manfaat, Cara Melakukan
Pexels/Polina Tankilevitch
  • Baby gym adalah aktivitas gerak dan permainan sederhana untuk bayi, juga dapat merujuk pada mainan lengkung dengan gantungan warna, tekstur, suara, musik, atau lampu.

  • Aktivitas ini membantu melatih motorik, koordinasi mata-tangan, kemampuan kognitif, serta perkembangan visual dan sensorik melalui gerakan meraih, menggenggam, menendang, dan mengamati.

  • Baby gym dilakukan di permukaan aman dan empuk dengan gerakan perlahan serta mainan aman; dapat digunakan saat telentang maupun tummy time.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Baby gym adalah aktivitas gerak dan permainan sederhana untuk bayi, termasuk penggunaan mainan lengkung dengan gantungan warna, bentuk, tekstur, suara, musik, atau lampu.
  • Who?
    Bayi menjadi peserta aktivitas, sementara orang tua atau pengasuh membantu menyiapkan area bermain, mengarahkan gerakan sederhana, dan memberikan mainan sebagai stimulasi.
  • Where?
    Aktivitas dapat dilakukan di rumah, di atas matras atau permukaan empuk dan rata yang bebas dari benda kecil maupun benda berpotensi membahayakan.
  • When?
    Baby gym dapat dilakukan sejak bayi aktif bergerak, seperti menendang atau berusaha meraih benda, serta saat tummy time apabila bayi sudah siap tengkurap.
  • Why?
    Aktivitas ini digunakan untuk menstimulasi motorik, koordinasi mata dan tangan, perkembangan kognitif, serta kemampuan visual dan sensorik bayi.
  • How?
    Bayi dibaringkan di area aman, lalu tangan dan kaki digerakkan perlahan. Mainan diletakkan di depan atau atas bayi agar ia melihat, meraih, menyentuh, atau menendangnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Baby gym adalah bermain sambil bayi menggerakkan tangan dan kaki. Mama bisa taruh bayi di alas yang empuk dan aman. Bayi melihat, meraih, atau menendang mainan warna-warni. Bisa juga saat tengkurap. Bermain ini membantu bayi belajar bergerak, melihat, dan memegang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Si Kecil mulai suka menendang-nendang kaki atau berusaha meraih benda di depannya? Aktivitas tersebut ternyata bisa dikembangkan menjadi permainan yang sekaligus memberikan stimulasi untuk mendukung perkembangan bayi, salah satunya melalui baby gym.

Baby gym tidak harus dilakukan dengan gerakan yang rumit seperti gym pada orang dewasa. Dengan mainan dan gerakan sederhana, Mama bisa mengajak si Kecil aktif bergerak sambil mengeksplorasi berbagai rangsangan.

Lalu, apa sebenarnya baby gym? Cari tahu jawaban lengkapnya dalam Popmama.com yang merangkum mengenai baby gym: apa itu, manfaat, cara melakukan. Yuk, disimak!

Apa Itu Baby Gym?

Pexels/RDNE Stock project

Baby gym adalah aktivitas sederhana yang melibatkan gerakan tubuh dan permainan untuk membantu bayi aktif bergerak sejak dini. Gerakannya bisa berupa menggerakkan tangan dan kaki atau bermain sambil tengkurap.

Dilansir dari Baby Centre, istilah baby gym juga sering digunakan untuk menyebut mainan berbentuk lengkungan yang dilengkapi berbagai benda menarik di atasnya.

Mainan ini biasanya terbuat dari kayu atau plastik dan memiliki gantungan dengan warna, bentuk, tekstur, hingga suara yang beragam. Beberapa baby gym juga dilengkapi musik atau lampu untuk menarik perhatian bayi.

Biasanya, baby gym hadir bersama playmat atau alas bermain yang empuk sebagai tempat bayi berbaring. Alat tersebut bisa digunakan saat si Kecil bermain telentang maupun ketika melakukan tummy time.

Manfaat Baby Gym

Pexels/RDNE Stock project

Baby gym bisa menjadi salah satu pilihan permainan yang sekaligus memberikan stimulasi untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Melansir dari Parenting Firstcry, berikut beberapa manfaat baby gym yang perlu diketahui, yaitu:

  • Melatih kemampuan motorik: Gerakan meraih, menggenggam, menendang, dan menoleh saat bermain membantu melatih otot serta kontrol gerak bayi.

  • Mengasah koordinasi mata dan tangan: Bayi belajar mengarahkan tangannya sesuai dengan benda yang sedang dilihat dan ingin diraihnya.

  • Menstimulasi perkembangan kognitif: Warna, bentuk, suara, dan tekstur pada baby gym membantu bayi mengenali berbagai rangsangan di sekitarnya.

  • Mengembangkan kemampuan visual dan sensorik: Mainan yang bergerak, berbunyi, atau memiliki tekstur berbeda mendorong bayi untuk mengamati dan merespons berbagai rangsangan.

Cara Melakukan Baby Gym

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Baby gym bisa dilakukan dengan cara yang sederhana di rumah. Berikut ini cara melakukan baby gym sederhana yang bisa Mama lakukan.

  1. Siapkan tempat yang aman dan nyaman
    Letakkan bayi di atas matras atau permukaan yang empuk dan rata. Pastikan area bermain bebas dari benda kecil atau benda lain yang berpotensi membahayakan.

  2. Ajak bayi melakukan gerakan sederhana
    Mama bisa membantu menggerakkan tangan dan kaki bayi secara perlahan, misalnya mengangkat kedua tangannya atau menggerakkan kakinya seperti sedang mengayuh sepeda.

  3. Gunakan mainan sebagai stimulasi
    Letakkan mainan di atas atau di depan bayi untuk menarik perhatiannya. Biarkan si Kecil mencoba melihat, meraih, menyentuh, atau menendang mainan tersebut sesuai kemampuannya.

  4. Coba saat tummy time
    Jika bayi sudah siap melakukan tummy time, baby gym juga bisa digunakan saat si Kecil tengkurap. Letakkan mainan di depannya agar si Kecil terdorong untuk mengangkat kepala dan mengamati benda di sekitarnya.

Itulah mengenai baby gym: apa itu, manfaat, dan cara melakukan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article