Bayi baru lahir biasanya dijemur beberapa saat untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari sinar matahari. Namun ketika musim hujan, bagaimana cara menjemur bayi?
Dilansir dari unggahan dr. Jeffry Kristiawan di laman Instagram pribadinya @jeffkristiawan, sebagian masyarakat masih mengira jika cara menjemur bayi adalah di bawah sinar matahari yang panas dan sinarnya langsung mengenai badan.
Menurut dr. Jeffry, cara menjemur bayi tidak seperti itu. Dan jika menjemur bayi di tengah panas terik, maka kulit bayi berisiko terbakar karena kulit bayi masih sangat sensitif, Ma.
Contoh menjemur bayi yang baik misalnya di bawah teras atau di bawah pohon sehingga sinar matahari tidak langsung mengenai tubuh bayi. Kenapa? Yang dibutuhkan adalah sinar Uvnya, bukan panasnya matahari.
Jadi, jika cuaca berawan, mendung, dan tidak ada panas, namun selama masih ada sinar matahari, Mama masih bisa menjemur bayi dan mendapatkan paparan sinar UV. Sinar UV bisa membantu bayi mendapatkan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi.
Jadi jika cuaca mendung seperti di musim hujan, jangan khawatir tidak bisa menjemur bayi. Mama tetap bisa melakukan aktvitas menjemur di teras selama masih ada sinar matahari atau masih terang.