Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, batuk-batuk di malam hari yang dialami bayi bisa diobati jika penyebabnya telah diketahui. Namun, bagaimana jika Mama tidak tahu pasti apa yang menyebabkan si Kecil batuk-batuk di tengah tidurnya?
Jika batuk-batuk terjadi bersamaan dengan gejala lain, seperti hidung tersumbat, demam, dan pilek, maka Mama bisa membersihkan saluran hidungnya sebelum tidur. Mama bisa membersihkan hidung si Kecil dengan menggunakan cairan saline hidung atau alat penyedot lendir khusus bayi.
Namun, jika gejala yang dialami bayi lebih mengarah pada kondisi refluks, maka sebaiknya jangan memberi makan bayi dalam jumlah berlebihan. Selain itu, cobalah untuk memposisikan bayi tetap tegak selama 20-30 menit setelah menyusui.
Mama juga bisa meletakkan barang empuk di bawah bantal bayi, seperti handuk atau selimut yang dilipat. Dengan begitu, kepala bayi akan sedikit terangkat untuk membantu meringankan gejala refluks.
Satu lagi hal yang terpenting adalah jauhi obat-obatan yang dijual bebas tanpa resep dokter, apalagi jika Mama belum tahu penyebab pasti mengapa bayi mengalami batuk-batuk. Jika salah diagnosis dan memberikan sembarang obat, hal ini justru akan berakibat fatal pada kesehatan si Kecil.