Mengisap jempol adalah kebiasaan yang sangat umum terjadi pada bayi dan anak-anak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hingga 80% anak-anak akan mengalami masa mengisap jempol sebelum mereka berusia 4 tahun.
Meskipun secara umum hal ini tidak dianggap sebagai masalah pada anak di bawah usia 4 tahun, namun menghisap jempol dapat menjadi penyebab bau mulut.
Mengisap atau mengunyah benda apa pun secara terus menerus dapat menyebabkan mulut kering. Seperti disebutkan sebelumnya, mulut kering dapat menyebabkan kelebihan bakteri di mulut yang menjadi penyebab bau mulut.
Diskusikan dengan dokter mengenai cara yang tepat untuk menghentikan kebiasaan ini.
Selain itu, ada beberapa penyebab kurang umum yang membuat napas bayi bau, yaitu:
- Bayi tidak sengaja memasukkan benda asing ke hidung. Penyumbatan hidung ini bisa menyebabkan napasnya berbau tidak sedap.
- Bau mulut akibat diabetes sering digambarkan sebagai bau manis atau buah-buahan, bukan bau telur busuk. Penyebab bau tersebut adalah adanya keton, yang dilepaskan ke dalam tubuh karena produksi insulin yang tidak mencukupi.
- Penyakit ginjal kronis.
Jika napas bayi berbau seperti telur busuk, atau meskipun baunya tidak terlalu menyengat, tindakan terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter.
Semua bau mulut ada penyebabnya. Setelah penyebabnya ditemukan, masalahnya pun dapat segera diatasi dan bau mulut pada bayi akan menghilang.
Mama sekarang sudah mengetahui 6 penyebab napas bayi berbau tidak sedap. Bila hal ini terjadi pada bayi, segera cari penyebabnya biar bisa diatasi, ya, Ma.