Di bulan kedua bayi mulai menunjukkan kegembiraan, minat, dan kesusahan melalui ekspresi wajah mereka. Si Kecil melakukan ini dengan menggerakkan otot mulut, alis, dan dahi dengan cara yang berbeda.
Ekspresi wajah bayi mencerminkan emosi yang mereka rasakan saat itu dan ini tidak disengaja. Ekspresi emosional berkomunikasi dalam bahasa universal.
Dimulai dalam beberapa bulan pertama, bayi akan menunjukkan minat yang besar pada wajah mama dan anggota keluarga lainnya. Kemampuan mereka untuk mempertahankan kontak mata dengan Mama akan terus meningkat. Mereka memiliki preferensi yang ditandai untuk melihat wajah dibandingkan dengan benda mati.
Bayi mungkin mencoba meniru gerakan wajah pengasuhnya seperti menjulurkan lidah atau membuka mulutnya sangat lebar, tetapi tidak dengan benda mati seperti boneka yang membuat gerakan serupa. Ini berarti bayi menyadari ada kesamaan antara mereka dan orang lain di sekitar mereka.
Seiring bertambahnya usia, bayi akan menggunakan imitasi sebagai alat penting untuk mempelajari perilaku baru. Mereka akan mengawasi dan belajar.
Bayi mulai tertarik dengan percakapan orang lain dan bagaimana orang-orang bergiliran mendengarkan dan berbicara. Mereka akan membuat suara jika Mama berbicara dan menunggu Mama untuk merespons. Bahkan, jika bayi menangis, terkadang Mama dapat mengalihkan perhatiannya hanya dengan berbicara dengannya.
Ini adalah bulan yang menyenangkan di kancah sosial untuk bayi karena ini adalah waktunya bayi menunjukkan senyum yang sesungguhnya.
Sebelum waktu ini, senyum bayi muncul secara acak dan paling sering ketika mereka sedang bermimpi atau tidak sepenuhnya bangun. Sekarang, senyum bayi lebih bersifat sosial, artinya bayi akan tersenyum menanggapi senyuman mama.