Begini Cara Mengenalkan Hewan Peliharaan kepada Bayi

Memperkenalkan hewan peliharaan bisa menguatkan ikatan emosional antara hewan dan bayi

29 Maret 2021

Begini Cara Mengenalkan Hewan Peliharaan kepada Bayi
Freepik/Master1305

Beberapa orangtua memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Hewan peliharaan memang terlihat menggemaskan, namun keberadaannya perlu diwaspadai apabila Mama telah memiliki bayi. Mama harus bisa membagi kasih sayang kepada si Kecil dan hewan peliharaan. 

Pasalnya, hewan peliharaan kerap cemburu ketika pemiliknya memiliki bayi. Beberapa hewan peliharaan akan mengganggu atau mengambil barang-barang milik si Kecil untuk menunjukkan rasa cemburunya. 

Sebaliknya, bayi pun bisa menyakiti hewan peliharaan karena gemas. Itulah sebabnya, Mama perlu mengenalkan hewan peliharaan kepada si Kecil terlebih dahulu. mengenalkan hewan peliharaan bisa menguatkan ikatan emosional antara keduanya.

Mama bisa mengikuti beberapa langkah dari Popmama.com yang dilansir dari Parents untuk mengenalkan hewan peliharaan kepada bayi.

1. Mengenalkan hewan dengan hati-hati

1. Mengenalkan hewan hati-hati
Freepik/Kristina-igumnova

Saat pertama kali membawa bayi pulang ke rumah, Mama bisa mulai mengenalkan keberadaan hewan peliharaan kepada si Kecil. Misalnya, Mama membiarkan anjing atau kucing mengendus bau bayi atau mendekati si Kecil. Ketika hewan peliharaan mendekati bayi, tetap awasi perilakunya agar tidak menyakiti bayi. 

Mama juga dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk mengenalkan penghuni baru kepada hewan peliharaan. Jangan menjauhkan bayi secara mendadak, karena hewan peliharaan akan mengira kalau bayi mama adalah ancaman bagi mereka. 

Editors' Picks

2. Libatkan hewan peliharaan saat mengurus bayi

2. Libatkan hewan peliharaan saat mengurus bayi
Freepik

Langkah selanjutnya adalah Mama bisa melibatkan hewan ketika mengurus bayi. Misalnya, Mama mengajak hewan peliharaan ketika bayi berjemur di pagi hari. Mama juga dapat mengajak hewan peliharaan untuk duduk di sebelah mama ketika mengganti popok bayi. 

Ketika bayi sudah tidur, Mama bisa membagi perhatian kepada hewan peliharaan. Hal ini bertujuan untuk menghindari perasaan cemburu dari hewan peliharaan. 

3. Biarkan bayi berinteraksi dengan hewan

3. Biarkan bayi berinteraksi hewan
Freepik

Ketika bayi berusia empat bulan, ia sudah bisa mengenali orang-orang di sekelilingnya. Hal itu bisa dijadikan kesempatan untuk mulai mengenalkan nama hewan peliharaan kepada si Kecil. Mama bisa dapat membimbing bayi untuk membelai anjing atau kucing.

Bukan hanya mengenalkan nama atau keberadaan hewan peliharaan, mengajak hewan bermain juga membantu tumbuh kembang si Kecil. 

Misalnya, Mama melempar bola ketika bermain dengan anjing, maka cara tersebut membantu perkembangan penglihatan bayi. Pasalnya, bayi akan mengikuti pergerakan anjing ketika mengambil bola.  

4. Jauhkan toilet hewan dari bayi

4. Jauhkan toilet hewan dari bayi
Freepik/Senivpetro

Walaupun diperbolehkan untuk mengenalkan hewan kepada bayi, Mama tetap harus mengutamakan kebersihan di sekitar bayi. Jauhkan tempat makan dan toilet hewan peliharaan dari bayi. Cara tersebut bisa mencegah hewan peliharaan mengganggu barang-barang milik si Kecil. 

Selain itu, menjauhkan toilet hewan juga mencegah penularan penyakit dari hewan kepada bayi. Jangan lupa untuk memeriksakan hewan secara rutin untuk menghindari kutu atau cacing pada tubuh hewan. 

5. Jenis hewan yang dilarang diperkenalkan kepada bayi

5. Jenis hewan dilarang diperkenalkan kepada bayi
Freepik

Terakhir, ada beberapa hewan yang sebaiknya tidak diperkenalkan kepada bayi yang masih berusia di bawah satu tahun. Contohnya, kadal, kura-kura, kodok, dan reptil. Hewan-hewan tersebut dikhawatirkan bisa membawa kuman atau virus berbahaya kepada bayi. 

Selain itu, hewan-hewan tersebut juga dapat mengancam keselamatan si Kecil. 

Demikian informasi mengenai cara mengenalkan hewan peliharaan kepada bayi. Memiliki hewan peliharaan memang menyenangkan. Namun, Mama harus lebih selektif memilih hewan peliharaan dan memerhatikan perawatannya ketika sudah memiliki bayi. 

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.