6 Tips Tandem Nursing Lancar, Menyusui Anak Pertama dan Kedua

Tandem nursing adalah kondisi dimana Mama menyusui dua anak dengan usia berbeda secara bersamaan

20 September 2020

6 Tips Tandem Nursing Lancar, Menyusui Anak Pertama Kedua
minnesotaparent.com

Apakah Mama memiliki dua anak dengan selisih usia yang dekat? Tentu Mama harus membagi waktu dan perhatian untuk kedua anak, apalagi jika keduanya masih berusia di bawah 1 tahun. Tak bisa dipungkiri pula Mama harus menyusui keduanya atau dikenal dengan istilah tandem nursing. 

Tandem nursing adalah kondisi dimana Mama menyusui dua anak dengan usia berbeda dalam waktu yang bersamaan. Tentu itu tidak mudah dilakukan karena Mama harus bisa memproduksi ASI dalam jumlah banyak. Popmama.com telah merangkum enam tips yang bisa dilakukan agar tandem nursing dapat berjalan lancar.

1. Diskusi bersama pasangan

1. Diskusi bersama pasangan
parenting.com

Seringkali Mama harus menyapih anak pertama ketika Mama tengah hamil anak kedua. Namun, jika Mama bertekad untuk melakukan tandem nursing, maka Mama harus berdiskusi terlebih dahulu dengan pasangan. Pastikan Papa mendukung keputusan mama. 

Mama harus menjelaskan pentingnya memberikan ASI kepada anak walaupun Mama telah melahirkan anak kedua. Dukungan dari keluarga khususnya pasangan sangat dibutuhkan Mama selama tandem nursing karena kondisi psikis sangat memengaruhi produktivitas ASI. Jika produksi ASI berkurang, maka itu berpengaruh pada berat badan dan tumbuh kembang si Kecil. 

2. Komunikasi dengan si Kakak

2. Komunikasi si Kakak
Freepik/yanalya

Kondisi terpenting dari tandem nursing adalah pengertian dari si Kakak. Mama harus memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada si Kakak jika dia akan memiliki adik dan berbagi menyusui.

Beri pengertian pada si Kakak jika setiap bayi membutuhkan ASI dan belum dapat mengonsumsi makanan sendiri. Tandem nursing dapat lebih mudah dilakukan jika Mama telah memberikan penjelasan tersebut sebelum si Adik dilahirkan.

Editors' Picks

3. Dahulukan menyusui si adik

3. Dahulukan menyusui si adik
yourwholebaby.org

Walaupun tumbuh kembang kedua anak sangat penting, namun Mama harus mendahulukan menyusui si Adik. Bayi yang baru lahir akan sering menyusu, biasanya sekitar dua hingga tiga jam sekali pada siang dan malam hari. 

Mama harus memastikan si Adik mendapatkan nutrisi cukup dari ASI. Setelah adik terlihat kenyang, maka Mama baru bisa menyusui si Kakak. Mama dapat memenuhi nutrisi untuk si Kakak dengan memberikan makanan dan minuman bergizi pendamping ASI. 

4. Luangkan waktu untuk istirahat

4. Luangkan waktu istirahat
Pixabay.com/Public Domain Pictures

Tak bisa dipungkiri, tumbuh kembang anak menjadi prioritas mama setelah melahirkan. Namun, Mama juga harus memikirkan kondisi kesehatan mama karena Mama umumnya mengalami postpartum fatigue atau kelelahan setelah melahirkan. 

Oleh karena itu, Mama harus istirahat dengan cukup untuk proses pemulihan setelah melahirkan. HIndari begadang untuk kegiatan yang tidak perlu dilakukan. Mama dapat istirahat bersamaan dengan anak-anak yang sedang istirahat. 

5. Konsumsi makanan sehat dan bergizi

5. Konsumsi makanan sehat bergizi
npr.org

Selain istirahat cukup, Mama juga harus memastikan kebutuhan nutrisi selama menyusui. Jangan lupa konsumsi makanan dan minuman bergizi, mengonsumsi ekstra kalori, dan minum lebih banyak air putih untuk menjaga kondisi kesehatan mama sekaligus meningkatkan produktivitas ASI. 

6. Konsultasi ke dokter

6. Konsultasi ke dokter
drgreenmom.com

Yang terpenting adalah Mama harus rutin konsultasi ke dokter. Dokter biasanya akan memantau tumbuh kembang kedua anak Mama selama bulan pertama tandem nursing. Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan kedua anak mama mendapatkan nutrisi yang cukup dari ASI.

Jika Mama sudah merasa lelah dan tidak sanggup menjalani tandem nursing, maka tak ada salahnya untuk berhenti. Jangan merasa bersalah untuk mulai menyapih si Kakak. Pastikan kedua anak mendapatkan nutrisi yang cukup dan kondisi kesehatan mama dalam keadaan stabil.

Itulah tips agar tandem nursing lancar yang bisa Mama lakukan. Pastikan Mama tidak memaksakan diri karena kondisi kesehatan mama sama pentingnya dengan kesehatan si Kecil.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.