Kapan Waktu Tepat untuk Tindik Telinga Bayi? Pastikan Tidak Melukai

Beberapa orangtua memilih untuk menindik telinga beberapa hari setelah bayi dilahirkan

22 Juni 2021

Kapan Waktu Tepat Tindik Telinga Bayi Pastikan Tidak Melukai
Freepik

Menindik telinga bayi adalah sesuatu yang normal di Indonesia. Para orangtua biasanya menindik telinga bayi perempuan agar bisa dipakaikan anting-anting yang cantik. 

Beberapa orangtua memilih untuk menindik telinga si Kecil beberapa hari setelah bayi dilahirkan. Sementara sebagian orangtua lainnya memilih tidak terburu-buru menindik telinga bayi karena khawatir menyakiti si Kecil dan menyebabkan infeksi. 

Pasalnya, apabila terjadi infeksi pada telinga bayi, kondisi itu dikhawatirkan dapat menyebabkan komplikasi kesehatan pada bayi. Apabila dilihat dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi? 

Popmama.com telah merangkum jawabannya seputar waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi sekaligus cara perawatannya agar tidak terjadi infeksi telinga. 

Waktu yang Tepat untuk Menindik Telinga Bayi

Waktu Tepat Menindik Telinga Bayi
Pexels/Anna Shvets

Dilansir dari Riley Children’s Health, Mama sebaiknya menunggu selama 3-4 bulan pasca bayi dilahirkan untuk menindik telinganya. Sementara itu, menurut American Academy of Pediatrics, bayi sebaiknya ditindik ketika si Kecil sudah mampu merawat sendiri tindikannya. 

Artinya, si Kecil tidak akan rewel ketika ditindik dan tidak menyentuh telinganya secara sembarangan. Sebab, ketika tangan bayi menyentuh bekas tindikan, dikhawatirkan bisa terjadi infeksi. 

Pakar kesehatan juga menyarankan orangtua untuk menindik telinga bayi ketika si Kecil sudah berusia lebih dari 2 bulan. Pasalnya, telinga bayi berusia di bawah 2 bulan masih rentan terserang infeksi kuman dan bakteri. Kulit bayi pun masih cukup sensitif untuk ditindik. 

Editors' Picks

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan 

Hal-hal Perlu Diperhatikan 
Freepik

Telah disinggung di atas bahwa keputusan menindik bayi secara terburu-buru justru bisa menyebabkan infeksi pada kulit atau telinga si Kecil. Oleh karena itu, Mama dianjurkan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan waktu yang tepat menindik telinga bayi. 

Pastikan Mama menindik telinga bayi di dokter anak. Sebab, alat tindik yang digunakan telah steril dan terbuat dari baja bedah hypoallergenic agar tidak terjadi infeksi. Jarum tindik pun bisa terbuat dari emas, perak, platinum, atau titanium. 

Hindari penggunaan jarum tindik yang terbuat dari nikel dan kobalt. Sebab logam dengan campuran kedua bahan tersebut bisa meningkatkan risiko alergi dan infeksi pada kulit bayi. Itulah sebabnya, Mama hanya diperbolehkan menindik telinga bayi di dokter anak. 

Cara Merawat Tindik Telinga Bayi

Cara Merawat Tindik Telinga Bayi
Freepik/v.ivash

Setelah telinga bayi ditindik, Mama masih memiliki pekerjaan rumah untuk merawat area telinga si Kecil. Setelah ditindik, area kulit telinga bayi umumnya terlihat kemerahan dan menjadi lebih sensitif. 

Untuk merawatnya, hindari menyentuh tindikan kecuali ketika membersihkannya. Jangan lupa untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh area telinga bayi. 

Untuk membersihkan bekas tindikan, Mama bisa menggunakan alkhohol sebanyak 2-3 kali sehari. Pastikan bantalan anting tidak lepas ketika Mama membersihkannya. Terpenting adalah mengawasi si Kecil agar tidak sembarangan menyentuh area telinganya. 

Apa yang Harus Dilakukan ketika Terjadi Infeksi?

Apa Harus Dilakukan ketika Terjadi Infeksi
Pixabay/Daniela Dimitrova

Meski Mama sudah membersihkan area telinga bayi, risiko infeksi tentu masih ada. Infeksi bisa terjadi ketika ada kuman atau bakteri, pemasangan anting yang terlalu ketat, atau bayi memiliki alergi terhadap bahan metal dalam anting. 

Infeksi biasanya ditandai dengan area kulit telinga yang kemerahan, telinga bengkak, kulit di telinga bayi terasa hangat saat disentuh, si Kecil mengalami demam, hingga keluar nanah pada bekas tindikan. 

Mama perlu melakukan pertolongan pertama ketika terjadi infeksi yakni membersihkan area telinga menggunakan saline atau larutan garam. Hindari penggunaan alkohol untuk membersihkan telinga bayi. Selanjutnya, bawalah si Kecil ke dokter untuk mendapatkan salep antibakteri. 

Rekomendasi Jenis Anting

Rekomendasi Jenis Anting
Pexels/Fancycrave.com

Selain merawat area kulit telinga bayi, Mama bisa memilih anting yang tepat untuk menghindari risiko alergi. Pilihlah anting yang terbuat dari perak atau emas. Kedua bahan tersebut biasanya tidak menyebabkan alergi pada kulit bayi. 

Hindari penggunaan anting dari bahan nickel karena bisa memicu reaksi alergi. Bahan nikel memang sering dipilih sebagai anting bayi karena harganya yang murah. 

Itulah rangkuman penjelasan seputar waktu yang tepat untuk menindik telinga bayi. Untuk memastikan waktu yang tepat, tak ada salahnya untuk konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Pastikan bayi telah siap ditindik dan bahan anting yang digunakan aman untuk kulit bayi. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.