Bisa Menstruasi! Ini 7 Fakta Unik yang Terjadi pada Bayi Baru Lahir

Aneh tapi ini pasti terjadi!

17 Desember 2018

Bisa Menstruasi Ini 7 Fakta Unik Terjadi Bayi Baru Lahir
Freepik

Walau sudah 9 bulan di dalam kandungan, namun banyak hal di diri bayi baru lahir yang belum sempurna. Seiring waktu, baik organ-organ tubuh, panca indera, hingga sistem imun bayi akan terus berkembang hingga sempurna.

Oleh karena itu, bayi baru lahir melakukan banyak hal unik yang terjadi selama beberapa bulan pertamanya saja. Mulai dari belum bisa merasakan garam, hingga menangis tanpa air mata.

Ya, belum sempurnanya tubuh newborn memang membuat ia ‘seakan-akan’ melakukan hal normal yang terlihat unik, lucu, dan menggemaskan.

Apa saja sih hal unik yang dilakukan bayi baru lahir? Dilansir dari Readers Digest, simak beberapa fakta berikut ini yuk, Ma.

1. Belum bisa merasakan garam

1. Belum bisa merasakan garam
Freepik/sommail

Tahukah Mama, kalau bayi baru lahir tidak bisa merasakan asin? Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi baru lahir lebih mudah beradaptasi terhadap rasa manis, tidak berespons rasa asin, dan akan menolak rasa asam dan pahit.

IDAI juga menyebutkan kalau rasa asin baru mulai berkembang setelah bayi berusia 4 sampai 6 bulan. Maka, sampai usia sekitar 4 bulan, si Kecil belum bisa merasakan asinnya garam.

2. Menangis, tapi tidak mengeluarkan air mata

2. Menangis, tapi tidak mengeluarkan air mata
Freepik/A3pfamily

Sudah bukan rahasia lagi, lima aktivitas favorit bayi baru lahir adalah: tidur, minum susu, menangis, menangis, dan menangis. Ya benar, bayi baru lahir memang sering sekali menangis. Namun lucunya, ia belum bisa mengeluarkan air mata.

Ini disebabkan oleh belum berfungsinya kelenjar air mata pada bayi baru lahir. Kelenjar air mata tersebut baru berfungsi baik ketika usianya 3 hingga 12 minggu.

“Lalu matanya kering dong?” Mungkin pertanyaan ini sering dipertanyakan para Mama. Jangan khawatir, Ma, karena bayi baru lahir bisa mengeluarkan air mata basal. Ini adalah air mata yang tidak dipicu oleh emosi, dan akan selalu menjaga mata tetap lembap juga tidak kering.

3. Belum punya tempurung lutut

3. Belum pu tempurung lutut
Freepik/yanalya

Sebenarnya, bukan belum punya tempurung lutut, tetapi tempurung lututnya masih sangat kecil dan belum keras seperti tulang lainnya. Alasannya adalah, karena semua tulang bermula sebagai cartilage atau tulang muda, dan ini akan mengeras seiring bertambahnya usia anak. 

Khusus bagian tempurung lutut, pengerasannya terbilang lebih lama dibanding tulang lainnya, mungkin ini sebabnya tempurung lutut newborn sering seperti tidak terlihat di hasil x-ray.

Editors' Picks

4. Punya lebih banyak tulang dibanding orang dewasa

4. Pu lebih banyak tulang dibanding orang dewasa
Freepik/Yanalya

Mengutip Readers Digest, orang dewasa memiliki 206 tulang, sedangkan anak bayi baru lahir punya 300 tulang. Alasannya sama dengan kenapa bayi belum punya tempurung lutut, yaitu karena beberapa tulang masih terpisah pada newborn, dan akan menyatu menjadi satu tulang seiring bertambahnya usia bayi.

Contoh: Tengkorak awalnya adalah beberapa tulang yang terpisah, dan kemudian menyatu menjadi satu tulang besar di kepala saat usia anak sekitar 2 tahun.

5. Bayi juga bisa menstruasi!

5. Bayi juga bisa menstruasi
Freepik

Saat masih di dalam kandungan, janin terpapar hormon estrogen yang sangat banyak. Ketika lahir, tiba-tiba bayi tidak ‘terkait’ lagi dengan Mama, dan tiba-tiba pula kadar estrogennya turun drastis.

Hal inilah yang menyebabkan pseudomenstruation, yang sebenarnya sama saja dengan menstruasi pada remaja dan wanita dewasa.

Perlu Mama ketahui, kalau menurunnya hormon estrogen dan berbagai hormon lainnya yang terkait adalah pemicu menstruasi pada wanita dewasa.

Maka jika Mama melihat ada darah di popok bayi baru lahir Mama, jangan kaget ya, karena itu normal terjadi, kok. Ini bisa terjadi pada seperempat dari seluruh bayi perempuan di dunia, dan seringnya terjadi pada 7 hari pertama kehidupannya.

6. Bayi pun bisa mengeluarkan air susu

6. Bayi pun bisa mengeluarkan air susu
Freepik/Yanalya

Menurunnya kadar hormon-hormon yang menyebabkan pseudomenstruation juga bisa menyebabkan galactorrhea, sebuah fenomena di mana bayi baru lahir memiliki sedikit payudara dan bisa menyusui.

Ya, puting bayi baru lahir bisa mengeluarkan sedikit susu! Uniknya lagi, ini bisa terjadi pada anak perempuan maupun laki-laki.

Khawatir? Tidak perlu! Ini normal dan tidak berbahaya kok. Galactorrhea ini terjadi pada 5 persen bayi baru lahir, dan bisa terjadi selama 2 bulan.

7. Newborn bisa ingat rasa makanan di dalam perut

7. Newborn bisa ingat rasa makanan dalam perut
Freepik

Seperti yang disebutkan di penjelasan nomor 1: bayi baru lahir belum bisa merasakan asin. Namun ternyata bayi lebih cerdas dari yang Mama kira, karena ia bisa mengingat rasa yang sering ia nikmati di dalam kandungan, mulai usia 4-5 bulan.

Rasa air ketuban diyakini sangat dipengaruhi dengan makanan yang dikonsumsi Mama. Ini bahkan dipercaya juga akan memengaruhi preferensi makanan yang disukai si Kecil kelak.

Jadi kalau bumil tidak suka makan sayur, jangan kaget ya kalau anaknya juga nanti tidak suka sayur.

Nah, fakta Mama yang paling mencengangkan menurut Mama?