Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Viral! Bayi 2 Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu
Unsplash/Kelly Sikkema
  • Bayi perempuan berusia 2 hari ditemukan di gerobak nasi uduk Pasar Minggu setelah warga mendengar tangisan bayi.

  • Bersama bayi ditemukan surat dari kakaknya yang berusia 12 tahun, meminta agar adiknya dirawat karena ibu mereka meninggal saat melahirkan.

  • Polisi membawa bayi ke puskesmas untuk perawatan medis dan melakukan penelusuran CCTV untuk mencari identitas pelaku penelantaran.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebuah kejadian memilukan terjadi di Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Bayi perempuan berusia 2 hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk pada Selasa (3/3/2026).

Penemuan ini berawal dari tangisan bayi yang terdengar oleh warga sekitar.

Berikut Popmama.com rangkum kronologi lengkap penemuan bayi di gerobak nasi uduk Pasar Minggu.

1. Kronologi penemuan bayi di gerobak nasi uduk

Pixabay

Kejadian ini bermula saat saksi, D, yang sedang berada di lantai 2 mendengar suara tangisan bayi pada hari Selasa. Merasa penasaran dengan sumber suara tersebut, D keluar rumah untuk memastikan.

Ternyata, suara tangisan berasal dari gerobak nasi uduk. Saat diperiksa, D menemukan seorang bayi perempuan di dalam tas belanja berwarna hitam dengan posisi miring.

Bayi tersebut mengenakan baju bergambar boneka beruang warna biru dan diselimuti selimut. D segera melaporkan penemuan ini kepada ketua RT setempat.

2. Barang-barang yang ditemukan bersama bayi

Freepik/user18526052

Selain bayi, di dalam tas belanja juga ditemukan sejumlah barang keperluan bayi. Barang-barang tersebut meliputi susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan, tisu basah, dan sarung tangan bayi yang senada dengan selimut dan baju yang dikenakan bayi perempuan tersebut.

Tidak hanya itu, ditemukan juga sebuah surat tulisan tangan di dalam tas. Berdasarkan keterangan dalam surat tersebut, surat ditulis oleh kakak bayi yang berinisial Z, berusia 12 tahun.

Dalam surat itu, Z menjelaskan bahwa ia sengaja meninggalkan adiknya karena ibu mereka telah meninggal dunia. Z meminta kepada siapa pun yang menemukan bayi tersebut untuk merawat adiknya dengan baik.

3. Isi surat dari Z

Freepik/fanjianhua

Surat yang ditulis oleh kakak kandung bayu tersebut berisi permintaan yang sangat menyentuh hati. Ia meminta orang yang menemukan adiknya untuk merawatnya karena ibu mereka meninggal saat melahirkan.

Z juga meminta agar bayi yang berinisial AR tersebut dianggap sebagai anak sendiri oleh orang yang menemukannya. Di dalam surat itu Z juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah menemui atau mengunjungi adiknya lagi.

Alasan Z meninggalkan adiknya sangat menyayat hati. Ia tidak ingin masa depan adiknya sama seperti dirinya. Berdasarkan surat tersebut, AR lahir pada 2 Maret 2026.

4. Tindakan polisi pasca penemuan bayi

Pexels/Kat Wilcox

Setelah menerima laporan dari ketua RT, kasus ini diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan dilanjutkan ke Polsek Pasar Minggu. Pihak kepolisian langsung melakukan tindakan cepat untuk menangani kasus ini.

Polisi membawa bayi AR ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Kondisi bayi dipastikan sehat dan tidak mengalami masalah kesehatan yang serius.

Sementara itu, polisi juga melakukan penelusuran CCTV di sekitar lokasi penemuan untuk mencari tahu identitas orang yang menelantarkan bayi tersebut. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut dan memastikan keselamatan bayi AR.

Kasus penemuan bayi di gerobak nasi uduk ini menjadi pengingat tentang pentingnya perhatian dan kepedulian terhadap sesama. Semoga bayi AR mendapatkan perawatan dan masa depan yang lebih baik.

Editorial Team