hanco

Ada Darah di Popok Bayi, Apakah Berbahaya?

Mendapati darah di popok bayi pasti bisa bikin Mama khawatir sepanjang hari

20 November 2019

Ada Darah Popok Bayi, Apakah Berbahaya
freepik.com

Buang air kecil merupakan salah satu cara alami tubuh mengeluarkan racun dan sisa-sisa produksi berupa cairan air seni. Pada bayi yang baru lahir, buang air kecil sedikitnya setara dua kali ganti popok dalam sehari. Semakin bertambah umur, setelah usia 6 hari, bayi minimal buang air kecil setara enam kali ganti popok sehari.

Kondisi air seni erat kaitannya dengan kesehatan bayi. Karena bayi belum bisa mengkomunikasikan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang dirasakan tubuhnya, oleh karena itu Mama perlu jeli memperhatikan kondisi air seninya. Apakah warna urinenya normal atau tidak? Bagaimana jika seperti noda darah tampak di popoknya? Apakah berbahaya?

Warna Air Seni Bayi yang Normal

Warna Air Seni Bayi Normal
medicalnewstoday.com
Manfaat kemiri untuk keluarga

Dilansir dari verywellfamily.com, warna air seni bayi yang normal adalah tidak berwarna atau kuning muda. Tetapi, bayi yang minum ASI warna air seninya akan mengalami perubahan sesekali. Makanan tertentu, unsur pewarna makanan, rempah-rempah dan suplemen vitamin yang dikonsumsi Mama dapat memengaruhi warna air seni bayi yang minum ASI Mama, misalnya kehijauan, kemerahan atau  sedikit berwarna oranye.

Terdapat Kristal Berwarna Kemerahan pada Air Seni Bayi, Apakah Itu?

Terdapat Kristal Berwarna Kemerahan Air Seni Bayi, Apakah Itu
sanfrancisco.cbslocal.com

Air seni bayi yang sangat pekat selama beberapa hari setelah kelahirannya, mengandung kristal asam urat. Kristal ini dapat menyebabkan noda berwarna merah muda, merah, atau oranye pada popok bayi Mama. Kondisi ini seringkali disebut brick dust urine.

Bagi orangtua baru, mendapati brick dust urine pertama kali mungkin mengejutkan. Tetapi hal ini normal bagi bayi baru lahir kok, Ma. Air seni pekat dan brick dust urine akan menghilang dengan sendirinya pada hari kelima atau keenam setelah bayi minum lebih banyak ASI.

Editors' Picks

Ada di Darah di Air Seni Bayi, Berbahayakah?

Ada Darah Air Seni Bayi, Berbahayakah
pixabay.com/sarah_tssi

Mendapati darah di air seni bayi tentu membuat sahabat Popmama.com khawatir. Hal ini dapat terjadi pada bayi laki-laki maupun perempuan, tetapi penyebab terjadinya berbeda-beda. 

Ada dua penyebab munculnya darah di air seni bayi yang tidak berbahaya, yaitu:

Pseudomenstruation

Bayi perempuan bisa saja mengeluarkan sedikit darah dari vaginanya di hari-hari awal kelahirannya. Hal ini disebut pseudomenstruation atau false menstruation. Pseudomenstruation disebabkan hormon pada tubuh bayi, dan hal ini tidak berbahaya.

Sunat

Bagi bayi laki-laki yang disunat di usia yang sangat kecil, wajar jika terdapat darah pada air seninya. Perdarahan akibat sunat ini biasnya terjadi selama beberapa jam, tetapi bercak-bercaknya masih tersisa di popok hingga beberapa hari ke depan. 

Kapan Saatnya Membawa Bayi ke Dokter?

Kapan Saat Membawa Bayi ke Dokter
Freepik

Jika menemui darah pada popok bayi akibat pseudomenstruation atau sunat, sebetulnya bukanlah hal yang membahayakan. Tetapi jika Mama mendapati bayi kesakitan saat buang air kecil disertai dengan darah atau perdarahan terjadi lebih dari 3 hari secara terus-menerus dalam jumlah banyak, sebaiknya jangan ditunda untuk menghubungi dokter anak agar menemukan diagnosis dan pengobatan yang tepat. 

Itu dia beberapa hal yang penting diketahui orangtua seputar darah pada air seni bayi. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!