Ingin Membeli Steriliser untuk Bayi, Apa yang Harus Dipertimbangkan?

Jangan sampai membeli steriliser dengan harga mahal tapi jadinya mubazir karena tak sesuai kebutuhan

18 April 2021

Ingin Membeli Steriliser Bayi, Apa Harus Dipertimbangkan
Freepik

Sistem kekebalan tubuh bayi masih lemah. Dengan mudah mereka menjadi mangsa bakteri dan kuman hingga setidaknya berusia satu tahun. Oleh karena itu, sedapat mungkin orangtua harus memastikan lingkungan sekitar bayi senantiasa bersih. 

Segala sesuatu yang berhubungan dengan apa yang dimasukkan bayi ke dalam mulutnya, mulai dari botol, dot, bahkan mainan, perlu disterilkan sebelum digunakan. Ada beberapa metode sterilisasi yang dapat dilakukan untuk memastikan semua barang yang disentuh bayi menjadi lebih bebas kuman. Salah satunya menggunakan alat steril bernama steriliser. 

Untuk Mama yang baru pertama kali ingin membelinya, berikut ini Popmama.com merangkum panduan membeli steriliser yang paling sesuai untuk kebutuhan mama dan bayi, dilansir dari Parenting Firstcry:

1. Kapasitas

1. Kapasitas
Freepik/domestudio

Kapasitas steriliser adalah hal pertama yang perlu dipertimbangkan tatkala berencana membelinya. Kebutuhan ini merujuk pada dua hal, yaitu berapa banyak botol yang digunakan bayi setiap harinya dan barang-barang lain yang membutuhkan sterilisasi. Bayi yang minum susu dari botol tentu saja membutuhkan lebih banyak stok botol yang bersih ketimbang yang menyusu langsung dari payudara mama. Begitu pula pada ibu bekerja yang perlu sering memerah ASI, itu artinya pompa ASI-nya pun perlu disterilkan. 

Jangan lupakan kebutuhan mensterilkan empeng dan teether, serta barang-barang lain jika bayi mama memiliki kebiasaan memasukkan mainan ke dalam mulut.

Editors' Picks

2. Anggaran biaya

2. Anggaran biaya
Pexels/Karolina Grabowska

Kita semua tahu bahwa produk-produk milik bayi punya harga yang cukup lumayan. Oleh karena itu, tentukan anggaran biaya sebelumnya sehingga Mama dapat menyaring pilihan alat steriliser yang sesuai. Lakukan riset tentang berbagai merek, jenis, dan fitur-fiturnya. Yang perlu diingat, steriliser sendiri adalah alat yang bermanfaat hingga bertahun-tahun setelahnya. Jadi, jika membeli steriliser dengan harga yang cukup tinggi pun Mama tidak akan rugi. 

3. Ukuran

3. Ukuran
Tokopedia.com

Beberapa alat steriliser berukuran cukup besar dan memakan ruang di dapur atau ruang makan. Hal ini bisa menjadi masalah tatkala ruangan di rumah tergolong sempit. Plus, begitu bayi tidak membutuhkannya lagi, urusan menyimpan bisa jadi merepotkan. 

Carilah model yang ramping dan tidak terlalu memakan ruang. Beberapa steriliser bahkan bisa dibongkar sehingga muat disimpan dalam lemari dan dibawa bepergian.

4. Kesesuaian dengan barang yang digunakan

4. Kesesuaian barang digunakan
Freepik/user6014584

Bayi mama mungkin memiliki beberapa jenis botol yang menjadi favoritnya. Tetapi, kesukaan mereka akan berubah tiap minggu. Beberapa steriliser hanya bekerja dengan jenis botol tertentu. Hal ini menjadi memusingkan apabila tiba-tiba bayi Mama lebih suka menggunakan botol lain yang tidak sesuai dengan steriliser yang sudah dibeli. 

Sebaiknya pilih steriliser yang cocok untuk berbagai macam produk dan botol sehingga Mama dapat menggunakannya secara umum. 

5. Sistem membersihkan

5. Sistem membersihkan
Pexels/Burst

Steriliser dapat dengan mudah menjadi tempat berkembang biak bagi kuman jika tidak dibersihkan secara menyeluruh. Sekat yang terlalu banyak membuatnya jadi sulit untuk dibersihkan dan menyita waktu serta tenaga. Pilih steriliser dengan model yang memungkinkan Mama membersihkannya dengan cepat dan efektif. 

Di pasaran ada tiga jenis steriliser yang umum digunakan, yaitu cold water steriliser, microwave steriliser, dan electric steriliser. Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya. Belilah sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mama ya.

Demikian daftar pertimbangan saat ingin membeli steriliser botol bayi. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.