Penelitian Membuktikan Suara Mama Bikin Bayi di NICU Cepat Pulih

Ternyata suara dan pelukan mama adalah obat paling manjur untuk bayi yang dirawat di NICU

30 Maret 2020

Penelitian Membuktikan Suara Mama Bikin Bayi NICU Cepat Pulih
Freepik/Praisaeng

Menimang bayi yang sehat dan normal merupakan dambaan setiap orangtua. Namun, apapun kondisinya, bayi kita adalah anak yang spesial yang dianugerahkan Tuhan sebagai berkat bagi keluarga. 

Memiliki bayi yang dirawat di unit perawatan khusus merupakan tantangan besar yang dihadapi orangtua, terutama Mama. Bayi yang dirawat di NICU (neonatal intensive care unit) menghabiskan lebih banyak waktu di inkubator ketimbang bersama-sama Mama. Ini artinya mereka harus berjuang menyesuaikan diri dengan lingkungan asing yang mungkin membuatnya tak nyaman. 

Bayi yang dilahirkan prematur, mengalami kelainan, atau sakit, adalah penghuni NICU yang utama. Di ruang ini, bayi mendapat perawatan maksimal agar kondisinya segera pulih dan kuat dan bisa pulang ke rumah dengan sehat. Salah satu perawatan yang maksimal adalah dengan meningkatkan kualitas tidur bayi NICU agar tubuhnya membaik.

Berikut Popmama.com merangkum seputar kualitas tidur bayi di NICU beserta tips membuat bayi spesial Mama nyaman tidur di NICU, dilansir dari bellybelly.com.au:

Pentingnya Tidur Bagi Bayi Spesial Mama

Penting Tidur Bagi Bayi Spesial Mama
pixabay/ Suchart Sriwichai

Mama dengan bayi spesial ini akan menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan anak-anak mereka. Namun, bayi yang tinggal di NICU akan mendapatkan pembatasan kunjungan yang mana membuat mereka menghabiskan beberapa jam tiap hari tanpa adanya sang Mama di sampingnya.

Salah satu tantangannya adalah tidur di suasana lingkungan yang asing. Bagi bayi yang spesial, tidur sangatlah penting untuk mendukung pertumbuhannya dan mendorong kesembuhannya. 

Tidur merupakan penanda seberapa baik otak bayi berfungsi. Otak bayi berkembang secara signifikan selama beberapa minggu pertama. Karena itulah diperlukan strategi agar bayi mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kualitas tidur yang baik pada bayi spesial dapat membuat perbedaan besar bayi kesehatan dan perkembangan bayi, terutama mereka yang harus tinggal lebih lama di rumah sakit.

Editors' Picks

Kualitas Tidur Bayi dan Kontak Kulit dengan Sang Mama

Kualitas Tidur Bayi Kontak Kulit Sang Mama
Freepik

Secara biologis, skin-to-skin alias kontak antar kulit dengan Mama sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan anak. Pada bayi yang normal dan bisa segera dibawa pulang, mereka punya watu lebih banyak bersama sang Mama. Jika diperhatikan, mereka juga lebih jarang rewel. Apabila rewel pun, cenderung lebih mudah ditenangkan dengan berbagai cara, seperti digendong dan ditimang. 

Bayi baru lahir cenderung tidur lebih nyenyak saat berada dalam gendongan mamanya. Tetapi, tidak semudah itu melakukan skin-to-skin dengan bayi spesial yang dirawat di NICU, yang tidak bisa setiap saat bersama sang Mama. Pembatasan jam waktu berkunjung demi observasi dan penyembuhan yang intensif membuat bayi-bayi spesial ini harus puas dengan waktu yang lebih sedikit berinteraksi dengan Mama.

Mendengarkan Suara Mama Membuat Tidur Bayi Lebih Nyenyak

Mendengarkan Suara Mama Membuat Tidur Bayi Lebih Nyenyak
Unsplash/Julie Johnson

Para staf NICU melakukan yang terbaik untuk memastikan semua kebutuhan medis dan nutrisi bayi spesial yang rapuh ini terpenuhi. Bayi spesial ini butuh perhatian ekstra. Terkadang ada bantuan untuk menenangkan mereka saat rewel, tetapi bagaimana jika kondisinya bayi sulit tidur dan sulit ditenangkan?

Renée Shellhaas, M.D., M.S., peneliti utama yang berprofesi sebagai ahli saraf pediatrik, mengatakan, "Di rumah sakit, kami telah melakukan yang terbaik untuk membuat NICU menjadi lingkungan yang setenang mungkin. Meskipun begitu ada gangguan yang tak bisa dihindari, misalnya alarm monitor, ventilator, bahkan suara pendingin ruangan." 

Studi yang dilakukan Dr. Shellhaas dan tim menemukan, bayi yang dirawat NICU tidur lebih nyenyak ketika mereka bisa mendengar suara mama mereka. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Michigan C.S. Mott Children's Hospital terhadap 50 orang bayi yang dilahirkan pada usia kehamilan 33 minggu. Mereka diperdengarkan rekaman suara mama mereka masing-masing yang dimainkan secara berulang. Ternyata, cara sederhana ini cukup efektif meredam kegelisahan dan memberikan bayi ketenangan, serasa dekat dengan sang Mama. 

Bayi Mama Dirawat di NICU, Apa yang Harus Dilakukan?

Bayi Mama Dirawat NICU, Apa Harus Dilakukan
Pixabay/SeppH

Jika saat ini bayi Mama berada di NICU, Mama bisa berdiskusi dengan tim perawatannya tentang hal-hal apa saja yang dapat dilakukan dengan aman untuk membantu meningkatkan kualitas tidur dan bonding dengan si Kecil.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua di NICU:

  • Habiskan waktu sebanyak mungkin di NICU untuk melakukan skin-to-skin, atau juga dikenal sebagai kangaroo care.
  • Saat bayi tidak bisa dikeluarkan dari inkubatornya, bacakan cerita, nyanyikan lagu, atau mengobrollah dengan bayi di dekatnya. 
  • Bawalah selimut atau baju yang biasa Mama pakai untuk diletakkan di dekat bayi. Ini akan memberikan bayi kenyamanan karena familiar dengan aroma tubuh Mama.
  • Jika diperbolehkan, rekam suara Mama sedang menyanyi, membaca atau berbicara. Minta mereka memutarnya saat Mama pulang dari NICU.

Memiliki bayi di NICU adalah tantangan besar yang perlu trik agar bayi merasa aman dan nyaman. Percayalah, Mama dan si Kecil dapat melalui situasi ini dengan baik. Semoga informasi ini menginspirasi ya, Ma.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.