Yuk, Perhatikan! Ini 5 Peraturan Menu MPASI 4 Bintang

Menu 4 bintang pada MPASI bertujuan untuk memenuhi kecukupan gizi bayi. Seperti apa metodenya?

10 November 2018

Yuk, Perhatikan Ini 5 Peraturan Menu MPASI  4 Bintang
Pixabay/Maplehorizons

Saat bayi mama memasuki usia 6 bulan, asupan ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya. Bayi memerlukan makanan pendamping (MPASI) yang bergizi guna mendukung proses tumbuh kembangnya.

Badan kesehatan dunia (WHO) menganjurkan agar bayi diberikan menu tunggal selama 14 hari pertama MPASI-nya. Berikutnya, menu MPASI bayi harus mengacu pada menu 4 bintang, yakni satu porsi makanan yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sayuran.

Pemberian MPASI menu 4 bintang ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan gizi bayi, terutama zat besi, agar bayi mama terhindari dari mal nutrisi, berat badan rendah atau stunting di kemudian hari.

Seperti apa metodenya?

Mulai dengan Menu Tunggal

Mulai Menu Tunggal
Pixabay/Maplehorizons

Selama 14 hari pertama sejak dimulainya proses MPASI, Mama sebaiknya memberikan menu tunggal kepada si Kecil. Artinya, Mama hanya memberikan satu jenis makanan saja per harinya.

Berikan jenis makanan yang sama dalam dua hari berturu-turut untuk melihat apakah ada reaksi alergi yang ditimbulkan. Terutama pada jenis makanan yang memiliki resiko alergi paling tinggi, seperti jenis makanan laut (seafood), telur, keju atau kacang-kacangan.

Adapun intensitas memberi makanan pada bayi dilakukan secara bertahap. Berikan waktu untuk bayi mengenal rasa dan tekstur dari makanan yang diberikan dengan jadual makan sehari sekali.

Setelah proses MPASI mulai lancar, Mama bisa meningkatkan jadual makan bayi menjadi dua kali dalam sehari disertai dengan snacks berupa potongan buah atau sayur diantara jeda waktu makan.

Tujuan diberikan menu tunggal selama 14 hari pertama MPASI agar bayi dapat mengenal rasa dari setiap makanan yang diberikan, sekaligus mengetahui jenis makanan tertentu yang menimbulkan reaksi alergi.

Editors' Picks

Bahan Makanan Menu 4 Bintang

Bahan Makanan Menu 4 Bintang
Pixabay/yalehealth

Setelah memastikan tidak ada jenis makanan yang menimbulkan reaksi alergi, Mama bisa mulai memberikan menu MPASI 4 bintang. Sesuai namanya, menu MPASI ini mengandung 4 jenis nutrisi penting yang dibutuhkan bayi, yakni karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sayuran.

Ini bahan makanan yang bisa Mama pakai: 

  1. Karbohidrat merupakan sumber energi yang didapat dari makanan pokok seperti beras putih, beras merah, beras cokelat, kentang, ubi, jagung, gandum atau oat.
  2. Protein hewani mengandung zat-zat penting untuk mendukung kecerdasan otak. Protein hewani bisa diperoleh dari aneka lauk pauk seperti ayam, daging sapi, ati sapi, telur, ikan dan udang. Pastikan Mama memproses jenis makanan hingga matang untuk menghindari infeksi bakteri.
  3. Protein nabati adalah protein yang diperoleh dari tumbuhan. Biasanya didapat dari jenis kacang-kacangan seperti tahu, tempe, kacang hijau, kacang merah dan kacang edamame.
  4. Serat yang ada di dalam buah-buahan dan sauran. Mama bisa memberikan sayuran hijau yang mengandung banyak zat besi, vitamin dan mineral seperti bayam, kangkung, buncis, kacang panjang, wortel dan labu.

5 Peraturan Menu 4 Bintang

5 Peraturan Menu 4 Bintang
Pixabay/Maplehorizons

Meski baik untuk anak, Mama tidak bisa sembarangan juga memberikan menu 4 bintang. Simak disini peraturannya, yuk!

1. Harus lolos dari menu tunggal

Menu MPASI 4 bintang ini bisa dimulai setelah bayi lolos menu tunggal selama 14 hari. Apakah perlu digabung? Ya, keempat menu ini sebaiknya diberikan kepada bayi secara bersamaan, tentunya dengan porsi yang sedikit atau menyesuaikan dengan porsi makan si Kecil.

2. Perhatikan reaksi alergi

Dalam proses MPASI, kemungkinan Mama akan menemukan reaksi alergi dari makanan tertentu. Reaksi yang ditimbulkan pun bermacam-macam, ada yang tampak dari kulit bayi yang memerah atau tekstur pup bayi yang keras atau terlalu cair seperti diare. Segera hentikan makanan yang menimbulkan alergi dan ganti dengan menu lainnya.

3. Buat catatan menu

Membuat catatan menu banyak manfaatnya. Ini agar Mama tahu mana menu favorit si Kecil dan yang paling penting adalah mengetahui potensi alergi pada anak.

Caranya, buatlah daftar menu MPASI bayi selama seminggu. Atur menu makan per hari dengan tidak menggabungkan jenis makanan tinggi serat yang berpotensi memicu sembelit pada bayi secara bersamaan.  Seperti wortel, pisang, beras merah, kentang, buncis atau kentang.

4. Imbangi dengan asupan cairan

Jika menu makan bayi sudah didominasi oleh makanan tinggi serat, maka sebaiknya imbangi dengan cemilan berupa buah dengan kadar air yang tinggi, seperti buah pir atau semangka.

5. Jangan memaksa anak

Perlu diingat bahwa MPASI adalah proses belajar anak mengenal makanan pertamanya selain ASI. Jadi jangan berharap apalagi memaksa bayi untuk menyukai serta menghabiskan makanannya. Biarkan ia mengenali tiap rasa dari makanan dan menentukan makanan apa yang paling disukainya. Bukankah yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan gizinya?

Selamat MPASI!