Tahapan Melatih Bayi untuk Minum Menggunakan Gelas

Membiasakan bayi minum dengan gelas perlu dilakukan sejak dini. Begini cara melatihnya yang benar!

17 November 2018

Tahapan Melatih Bayi Minum Menggunakan Gelas
parents.com

Bagi sebagian besar anak, botol susu ibarat ‘soulmate’ bagi kehidupan anak. Butuh waktu yang lama untuk bisa melepaskan anak dari ketergantungan botol susu.

Sebagian Mama bahkan mengatakan proses menyapih botol susu lebih sulit dibandingkan menyapih anak yang menyusu pada payudara mama.

Pasalnya, penggunaan dot yang terlalu lama dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan, diantaranya kerusakan pada gigi anak dan obesitas.

Itulah sebabnya mayoritas dokter di Amerika Serikat menganjurkan para Mama untuk berhenti menggunakan dot atau botol susu saat anak berusia 18 bulan. American Academy of Pediatrics (AAP) sampai membuat panduan untuk tahapan minum memakai gelas. 

Sebagai gantinya, ajari bayi untuk minum menggunakan gelas sejak bayi berusia 6 bulan atau saat Mama mulai mengenalkan makanan padat pertama (MPASI) kepada si Kecil.

1. Ajarkan bayi secara bertahap

1.	Ajarkan bayi secara bertahap
flickr.com

Mama bisa mengawalinya dengan mengenalkan gelas bercucuk atau populer disebut sippy cup atau training cup. Pada dasarnya, cara kerja sippy cup mirip dengan botol susu, yakni air akan keluar jika dihisap.

Kebanyakan bayi menyukai sippy cup dengan bagian ujung yang lunak, sehingga teksturnya menyerupai puting payudara mama atau dot pada botol susu. Namun ada pula yang lebih suka bagian ujung sippy cup yang sedikit keras.

Pada tahap awal, sebaiknya gunakan sippy cup berbahan plastik dengan ukuran gelas yang kecil. Kenapa? Karena material plastik lebih aman digunakan jika anak tidak sengaja menjatuhkan atau melempar gelasnya.

Sedangkan ukuran yang kecil ditujukan karena bayi mama masih dalam proses belajar, sehingga lebih memudahkan ia untuk memegang gelas berukuran kecil.

Baca disini: Dos dan don'ts memperkenalkan sippy cup

Editors' Picks

2. Berikan contoh cara minum yang benar

2.	Berikan contoh cara minum benar
flickr.com

Jangan kaget ya Ma jika menemukan tumpahan air atau harus berkali-kali mengganti baju si Kecil yang basah di hari-hari awal ketika si Kecil belajar minum dengan gelas. Proses ini cukup sulit dilakukan oleh bayi.

Mama bisa membantunya dengan memberi contoh bagaimana cara menggunakan gelas yang benar. Ajari anak untuk menggenggam pegangan yang berada di kedua sisi botol.

Kemudian ajari ia untuk memiringkan gelas secara perlahan hingga air benar-benar membasahi bibirnya. Lambat laun, si Kecil pun akan terbiasa menggunakan sippy cup, paling tidak saat waktu makan tiba.

3. Beralih ke straw cup

3.	Beralih ke straw cup
flickr.com

Setelah bayi mama sudah lebih pintar menggunakan sippy cup, artinya tidak banyak air yang tumpah saat ia minum, maka waktunya mengenalkan straw cup atau gelas dengan sedotan. Tahapan ini kebanyakan bisa dilalui oleh bayi di atas 9 bulan, dimana kemampuan hisapnya sudah jauh lebih baik.

Ada banyak model straw cup yang dijual di pasaran. Sebaiknya pilih gelas dengan material yang awet, tidak mudah bocor dan mudah dibersihkan.

Perlu diingat agar Mama tetap sabar selama mendampingi anak belajar minum dengan gelas. Mama tak perlu khawatir jika bayi sesekali menolaknya atau dengan sengaja memainkan gelas dan menumpahkan air. Bayi masih beradaptasi dengan ‘ilmu’ barunya.

Untuk menarik minat belajar anak, cobalah memberikan beberapa bentuk dan warna gelas yang berbeda. Hal tersebut dapat memotivasi bayi mama untuk terbiasa minum dengan gelas.