TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Hampir Mirip, Begini Cara Membedakan Jerawat dan Eksim pada Bayi

Jerawat dan eksim pada bayi memiliki tanda yang sama, tetapi gejala dan penanganannya berbeda

24 September 2022

Hampir Mirip, Begini Cara Membedakan Jerawat Eksim Bayi
Freepik/onlyyouqj

Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif dan sangat rentan terhadap masalah kulit. Biasanya, permasalahan kulit pada bayi sering menimbulkan tanda-tanda yang terlihat, seperti ruam kemerahan.

Terdapat beberapa jenis masalah kulit yang umum terjadi pada bayi, seperti jerawat bayi dan eksim. Kedua jenis permasalahan kulit ini memiliki kesamaaan pada tanda-tandanya, sehingga dapat membuat Mama menjadi keliru untuk mendiagnosa.

Meskipun hampir sama, terdapat juga perbedaan penyebab dan gejala yang melatarbelakangi permasalahan kulit yang satu ini.

Berikut Popmama.comakan mengulas cara membedakan jerawat dan eksim pada bayi. Yuk disimak, Ma!

Jerawat VS Eczema pada Bayi

Jerawat VS Eczema Bayi
Edie and My

Jerawat merupakan kondisi peradangan yang berhubungan dengan kelenjar minyak pada folikel rambut di kulit. Pada bayi, kondisi ini dapat memengaruhi 2 dari 10 bayi yang baru lahir dan dapat sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa minggu atau bulan.

Pada umumnya, jerawat bayi cenderung berkembang pada usia sekitar 2 hingga 4 minggu. Dalam kondisi ini, biasanya bayi yang berusia 6 minggu keatas akan diklasifikasikan oleh dokter sebagai jerawat infantil.

Sedangkan eksim atau yang biasa disebut dermatitis merupakan kondisi yang menyebabkan kulit menjadi kering, bersisik, dan gatal. Umumnya, kondisi ini seringkali terjadi pada bayi dan anak-anak dengan rentang usia 6 bulan dan 5 tahun.

Terdapat berbagai jenis eksim, yaitu:

  • Dermatitis atopik (eksim susu), yaitu ruam kemerahan pada bayi yang mengakibatkan pipi bayi menjadi gatal dan bersisik.
  • Dermatitis seboroik (cradle cap), yaitu dermatitis yang disebabkan oleh peradangan yang dapat mengakibatkan produksi minta berlebih pada kulit bayi dan munculnya kerak berwarna kekuningan dan kecokelatan di area kulit kepala.
  • Dermatitis kontak, yaitu ruam yang disebabkan oleh zat tertentu, seperti sampo, sabun, deterjen, obat, dan zat lainnya yang dapat memicu alergi.
  • Eksim dishidrosis, yaitu eksim yang menyerang pada kulit area telapak tangan dan kaki yang melepuh dan disertai dengan rasa gatal serta cairan yang ada didalam lepuhan tersebut. 

Editors' Picks

Gejala Jerawat dan Eksim pada Bayi

Gejala Jerawat Eksim Bayi
Mom Loves Best

Meskipun keduanya memiliki tanda-tanda yang hampir mirip, tetapi terdapat beberapa perbedaan gejala dari jerawat dan eksim pada bayi.

Jerawat pada bayi memiliki gejala yang hampir mirip dengan gejala yang dirasakan orang dewasa, seperti munculnya jerawat bintik-bintik yang berada di sekitar area wajah, leher, dada, dan punggung.

Sedangkan, eksim memiliki gejala-gejala yang berbeda dengan jerawat, seperti :

  • kulit kering yang dapat menyebabkan gatal,
  • terdapat bercak merah yang meradang,
  • adanya bercak-bercak hitam pada kulit,
  • tekstur kulit menjadi kasar dan bersisik,
  • kulit berkerak, dan
  • beberapa area kulit menjadi bengkak.

Penyebab Jerawat dan Eksim pada Bayi

Penyebab Jerawat Eksim Bayi
Freepik

Jerawat pada bayi yang baru lahir biasanya berkembang di awal 6 minggu pertama setelah dilahirkan. Sedangkan ketika bayi berusia lebih dari 6 minggu atau sekitar 3 sampai 6 bulan, maka dokter akan mengklasifikasinya sebagai jerawat infantil.

Hingga saat ini, belum ada jawaban pasti mengenai penyebab munculnya jerawat. Dilansir dari Medical News Today, jerawat pada bayi kemungkinan disebabkan oleh hormon testosteron dan androgen yang ikut masuk ke dalam plasenta pada saat akhir masa kehamilan. Hal ini menyebabkan terjadinya kelenjar minyak pada kulit bayi.

Sedangkan eksim biasanya muncul pada bayi dengan rentang usia 6 bulan hingga 5 tahun. Sama seperti jerawat, belum ada penyebab yang pasti terkait eksim pada bayi. Namun, para peneliti percaya bahwa kemungkinan besar eksim dapat diturunkan dari anggota keluarga yang memiliki riwayat eksim, demam, dan asma.

Dilansir dari Medical News Today, selain disebabkan oleh faktor genetik yang diturunkan oleh keluarga, terdapat 30 persen disebabkan oleh alergi pada zat tertentu, seperti sabun, sampo, pakaian, dan deterjen.

Pengobatan Jerawat dan Eksim pada Bayi

Pengobatan Jerawat Eksim Bayi
Edie and My

Pengobatan jerawat pada bayi yang baru lahir biasanya akan menghilang dengan sendirinya tanpa memerlukan perawatan khusus.

Maka dari itu, untuk memudarkan jerawat di kulit si Kecil, Mama dapat melakukan beberapa tips perawatan kulit untuk bayi baru lahir menurut American Academy of Dermatology, sebagai berikut :

  • Mengusap secara lembut pada area jerawat.
  • Hindari menggosok kulit si Kecil terlalu kencang.
  • Menggunakan air yang hangat dan bukan air panas.
  • Hindari penggunaan perawatan jerawat yang tidak dianjurkan oleh dokter, terutama produk jerawat orang dewasa.
  • Menghindari penggunaan perawatan kulit berminyak.

Dalam beberapa kasus, dokter akan memberikan krim atau antibiotik yang bertujuan untuk mencegah adanya jaringan parut.

Lalu, untuk perawatan pada jerawat infantil biasanya akan hilang dengan sendirinya yang memakan waktu cukup lama dengan kisaran 6 bulan hingga 1 tahun.

Sedangkan pengobatan pada eksim sendiri belum tersedia. Namun, terdapat beberapa perawatan yang dapat membantu untuk meringangkan gejala eksim. Biasanya perawatan untuk eksim akan disesuaikan dengan jenis eksim/dermatitis, tingkat keparahannya, dan lokasinya.

Sebelum melakukan pengobatan rumahan, ada baiknya Mama melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi perawatan seperti apa dengan menyesuaikan jenis eksim, tingkat keparahannya, dan lokasi eksim.

Biasanya pada kondisi ini, dokter akan meresepkan pelembab untuk mengobati eksim ringan. Hal ini perlahan-lahan akan membantuk meredakan rasa gatal dan melindungi kulit dari bakteri dan beberapa zat yang menjadi pemicu iritasi.

Tidak hanya itu, dokter juga akan memberikan rekomendasi khusus perawatan harian si Kecil, seperti sabun, sampo, dan krim khusus.

Jerawat dan eksim merupakan suatu masalah kulit yang dapat dirasakan oleh semua umur, termasuk bayi dan anak-anak.

Jerawat memiliki gejala yang ringan dan bukan permasalahan kulit yang parah, sehingga dapat hilang dengan sendirinya. Berbeda dengan eksim yang memiliki gejala yang agak parah dibandingkan jerawat. Hal ini tentunya untuk menyembuhkan eksim sangat membutuhkan waktu lama.

Itu tadu ulasan mengenai cara membedakan jerawat dan eksim pada bayi. Semoga bermanfaat!

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk