Begini Proses Bayi Belajar Bicara, Dimulai dari Menggumam Tanpa Makna

Semakin sering diajak mengobrol, si Bayi akan semakin cepat bisa bicara

25 Juni 2019

Begini Proses Bayi Belajar Bicara, Dimulai dari Menggumam Tanpa Makna
Pexels.com/Bruce Mars

Senang rasanya saat bayi Mama menunjukkan perkembangan yang baik, sesuai milestones pada umumnya. Setelah belajar berguling, tengkurap, merangkak, sekarang Mama mulai mendengar sepenggal gumaman dari bibir mungil si Kecil. Rasanya pasti bangga ya, Ma?

Tahu tidak, Ma? Bayi butuh proses yang bisa dibilang juga cepat sampai dia bisa bicara. Namun tak jarang ada beberapa bayi yang lambat bicara, karena ada beberapa faktor yang memengaruhinya. Nah, yang Mama perlu tahu di sini, seperti apa sih proses bayi belajar bicara?

Popmama.com merangkum langkah demi langkah bayi belajar bicara, mulai dari hanya bisa menggumam, sampai bisa mengucapkan kata-kata. Jika sebelumnya Mama lebih banyak berkomunikasi memakai kode dengan si Kecil, saat dia mulai bicara akan berbeda rasanya.

Dimulai dengan Bahasa Bayi di Usia 3 Bulan

Dimulai Bahasa Bayi Usia 3 Bulan
Pexels.com/Victoria Borodinova

Sebelum bayi belajar berbicara dalam bahasa ibu, atau bahasa apapun yang pertama kali diperkenalkan pada mereka, bayi lebih banyak mengoceh tak jelas dan bermain dengan suara. Ini yang disebut bahasa bayi, yang kedengaran serupa pada semua bayi di seluruh dunia.

Biasanya, si Kecil mulai bisa berkomunikasi dengan bahasa bayi ini pada bulan ketiga. Dia mendengarkan suara Mama, mengawasi wajah Mama saat Mama berbicara, dan berusaha membuat suara random untuk merespon. Mereka juga memerhatikan suara musik atau suara lain di sekitarnya.

Pada umumnya, bayi lebih suka suara perempuan daripada suara laki-laki. Banyak juga bayi yang lebih suka suara dan musik yang pernah mereka dengar saat masih dalam kandungan. Pada akhir tiga bulan, bayi mulai memerhatikan vokalisasi lagu yang gembira, lembut, dan berulang-ulang.

Bayi Mulai Bicara Random di Usia 6 Bulan

Bayi Mulai Bicara Random Usia 6 Bulan
Pixabay

Pada usia 6 bulan, si Kecil akan mulai mengoceh dengan suara yang berbeda-beda. Mereka mulai bisa mengatakan dua suku kata yang diulang, seperti 'ba-ba' atau 'da-da', dan semacamnya. Mereka mulai berusaha mengungkapkan sesuatu lewat gumamannya.

Kadang Mama atau Papa bersemangat menafsirkan serangkaian ocehan seperti 'ba-ba' sebagai kata-kata pertama si Kecil yang dipercaya sedang mengucapkan kata 'papa' untuk panggilan ayah. Namun, ocehan mereka biasanya masih terdiri dari suku kata acak tanpa makna.

Editors' Picks

Umur 7 Bulan, Bayi Bisa Mengekspresikan Bahagia dan Sedih

Umur 7 Bulan, Bayi Bisa Mengekspresikan Bahagia Sedih
Pexels.com/Bingo Theme

Nah, memasuki bulan ketujuh, si Kecil bakal mulai merespons nama mereka sendiri. Mereka tahu saat dipanggil, dan sudah mulai mengenali bahasa ibu. Bayi juga mulai menggunakan nada suara untuk memberi tahu Mama mereka sedang bahagia atau sedih.

Belajar Kata-kata Pendek di Usia 9 Bulan

Belajar Kata-kata Pendek Usia 9 Bulan
Pexels.com/ Pixabay

Memasuki usia 9 bulan, bayi mulai bisa memahami beberapa kata dasar pendek seperti 'tidak' yang biasanya Mama sebut 'no', dan 'selamat tinggal' yang biasanya mama sebut 'bye' atau 'da-da'. Mereka akan sering mengucapkan kata-kata pendek yang dipelajarinya di usia ini.

Si Kecil juga mulai bisa menggunakan rentang suara konsonan dan nada suara yang lebih luas pada usia ini. Bayi juga mulai bisa diajak berkomunikasi dengan bahasa ibu di usia ini, meski kadang Mama bingung dengan kata-kata yang mereka ucapkan.

Umur 12 Bulan, Bayi Mulai Mengerti Perintah

Umur 12 Bulan, Bayi Mulai Mengerti Perintah
Pexels.com/Hasan Albari

Memasuki usia 12 bulan, kebanyakan bayi sudah mulai memahami bahasa yang mereka dengar sehari-hari. Mereka mulai mengerti jika diminta tolong atau dilarang, walau tak selalu melakukan apa yang Mama minta atau berhenti melakukan hal yang Mama larang.

Di fase ini, bayi baru sampai pada tahap mengerti, mengetahui arti kata, dan merespons dengan melakukan apa yang Mama minta, atau mungkin dengan bahasa yang dia pahami untuk menolak permintaan Mama itu. Mama bisa mulai mengajarkan konsep meminta tolong dan mengucapkan maaf juga.

Itulah tonggak penting bagi bayi yang sedang belajar berbicara ada dalam tiga tahun pertamanya, ketika otak bayi berkembang pesat, atau yang biasa disebut periode emas. Sepanjang waktu itu, perkembangan bicara bayi tergantung pada bagaimana Mama memahami bahasa bayi, dan berusaha membuat bayi memahami bahasa Mama.

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;