5 Faktor Agar Anak Punya Tinggi dan Berat Ideal di Usia Emasnya

Optimalkan usia emas dengan asupan nutrisi

17 Juli 2019

5 Faktor Agar Anak Pu Tinggi Berat Ideal Usia Emasnya
Shutterstock/Violetblue

Tinggi dan berat badan adalah salah satu tolok ukur pertumbuhan anak yang patut Mama monitor setiap saat. Oleh karena itulah anak yang diperiksa ke fasilitas pelayanan kesehatan seperti dokter selalu ditimbang dan diukur terlebih dahulu. Meski penting banget, namun sayangnya belum banyak anak yang bisa mencapai berat dan tinggi ideal sesuai umurnya. 

Untuk bantu Mama menghindari masalah-masalah yang nggak diinginkan, berikut ini 5 faktor supaya anak punya tinggi dan berat ideal di usia emasnya. 

1. Asupan gizi ibu

1. Asupan gizi ibu
Shutterstock/LADYING

Saat si Kecil belum menginjak usia 1 tahun pastilah ia akan sangat membutuhkan ASI dari Mama. Oleh karena itu, Mama pun perlu turut serta dalam menjaga nutrisi harian Mama untuk menciptakan ASI yang berkualitas. Perbanyak konsumsi makanan-makanan yang kaya zat besi, kalsium, protein, dan lemak baik. Selain itu, Mama juga perlu melakukan hal-hal tertentu untuk meningkatkan produksi ASI yang berkualitas. Contohnya seperti mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, mengurangi asupan kafein, makan lebih banyak, dan juga minum lebih banyak. Semua ini perlu Mama supaya si Kecil bisa mendapatkan nutrisi terbaik yang bisa Mama berikan. 

2. Kondisi kesehatannya

2. Kondisi kesehatannya
Shutterstock/Jimmy Tran

Nggak sedikit penyakit yang membuat pertumbuhan anak-anak cenderung melambat. Anak yang terganggu kesehatannya akan mengalami perlambatan dalam pertumbuhan. Misalnya saja, bila anak terkena cacingan tanpa Mama sadari. Meski anak makan banyak, seluruh nutrisinya tidak akan terserap sempurna oleh tubuhnya. Semua nutrisi itu justru diserap oleh cacing-cacing yang bersarang di tubuhnya. Oleh karena itu, bila Mama melihat pertumbuhan anak tidak sama dengan teman-teman sepantarannya, coba periksakan ke dokter ya Ma. Sebelum terlambat!

Editors' Picks

3. Kondisi lingkungan anak

3. Kondisi lingkungan anak
Shutterstock/Natee K Jindakum

Kondisi lingkungan juga akan sangat mempengaruhi pertumbuhan anak, baik fisik maupun psikis. Anak yang dibesarkan dalam rumah tangga yang hangat tentu akan berbeda dengan anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang kurang kondusif. Lingkungan ini pun dimulai dari rumah. Usahakan anak mendapatkan kasih sayang seutuh mungkin, supaya mereka bisa tumbuh optimal tanpa stres. Selain itu, lingkungan yang baik ini bisa diartikan sebagai kondisi kehidupan di mana anak bisa tidur cukup. 

4. Asupan gizi anak

4. Asupan gizi anak
Shutterstock/Natee K Jindakum

Selain menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, Mama juga perlu perhatikan asupan gizi anak. Bila anak sudah dipastikan sehat, maka cara terbaik untuk mengoptimalkan pertumbuhannya adalah dengan memastikan kalau mereka mendapatkan asupan gizi yang mencukupi. Bagi anak-anak yang masih di bawah usia 1 tahun, ASI dan MPASI adalah asupan yang harus Mama berikan. 

Ada banyak alternatif MPASI yang bisa Mama berikan kepada si Kecil. Salah satunya adalah bubur sereal. Dengan teksturnya yang lembut, membuat si Kecil nggak kesulitan untuk mencerna makanannya Ma. Tapi, Popmama sarankan Mama nggak asal memilih sereal. Pilih saja sereal yang mengandung asupan yang dibutuhkan oleh anak. Misalnya, bubur sereal CERELAC.

Bubur sereal CERELAC adalah sereal bergizi dengan kandungan zat besi yang tinggi. Melansir dari idai.or.id, asupan zat besi ini sendiri sangat dibutuhkan oleh anak, namun kurang terpenuhi apabila hanya mengandalkan ASI. Selain itu, ada juga kandungan zinc, Vitamin A, dan Vitamin C untuk bantu memenuhi asupan harian anak. Jadi, yuk penuhi gizi yang dibutuhkan anak supaya ia bisa tumbuh mencapai berat dan tinggi ideal dengan CERELAC. Ada banyak pilihan rasanya lho, untuk tahu informasi lebih lanjut soal manfaat CERELAC yuk klik di sini.

5. Produksi hormon yang seimbang

5. Produksi hormon seimbang
Shutterstock/Jimmy Tran

Pertumbuhan anak sedikit banyak dipengaruhi oleh hormon di tubuhnya. Dilansir dari klikdokter.com, pertumbuhan yang terlalu lambat mengindikasikan masalah dengan kelenjar hormon. Seperti kelenjar pituitari yang menghasilkan hormon pertumbuhan tulang dan jaringan. Masalah pertumbuhan bisa muncul ketika tubuh anak tidak mampu memproduksi cukup hormon pertumbuhan untuk proses pertambahan ukuran tubuh sesuai usianya. Jadi, apabila Mama melihat laju pertumbuhan si Kecil mengkhawatirkan, jangan ragu untuk dibawa ke dokter yang sudah ahlinya ya. 

Itu dia 5 faktor agar anak punya tinggi dan berat ideal di usia emasnya. Tentunya melihat anak tumbuh sehat akan membuat Mama jadi lebih tenang ‘kan? Jadi, pastikan kalau lima hal di atas selalu terjaga dengan baik ya Ma.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;